| ||||||
| FamilyNgomongin masalah2 dalam keluarga, di sini aja ya! |
![]() |
| Thread Tools | Display Modes |
| #1 | |
| Registered Member Join Date: Oct 2008 Location: Kota Tangerang Posts: 5 ![]() | Ini cerita nyata, beliau adalah Bapak Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yang sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia. Apa yang diutarakan beliau adalah sangat benar sekali. Silakan baca dan dihayati. * Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat? * "Sebuah perenungan buat para suami, istri dan calon istri". Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja, Pak Suyatno 58 tahun, kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit dan sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat, tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang. Dan lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan keempat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari, keempat anak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu , semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati-hati, anak yang sulung berkata "Pak, kami ingin sekali merawat Ibu semenjak kami kecil melihat Bapak merawat Ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir Bapak. Bahkan Bapak tidak izinkan kami menjaga Ibu". Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya,"Sudah yg keempat kalinya kami mengizinkan Bapak menikah lagi, kami rasa Ibu pun akan mengijinkannya, kapan Bapak menikmati masa tua Bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat Bapak, kami janji kami akan merawat Ibu sebaik-baik secara bergantian. Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anak mereka. "Anak-anakku, jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin Bapak akan menikah, tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian". Sejenak kerongkongannya tersekat. "Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya Ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?" "Kalian menginginkan Bapak bahagia, apakah batin Bapak bisa bahagia meninggalkan Ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan Bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan Ibumu yg masih sakit." Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, mereka pun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan mereka pun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat sendiri Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. Di saat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio. Kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Di situlah Pak Suyatno bercerita. "Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat dia pun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehat pun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit" Bila Anda merasa bahan renungan ini sangat bermanfaat bagi Anda dan orang lain, mohon sekiranya dapat sharing kepada teman, keluarga dan kerabat Anda lainnya. Semoga bermanfaat. |
| DetikForum Ads |
| #2 | |
| Mania Member Join Date: Sep 2007 Location: di pinggiran JKT (bukan pinggir jln ) Posts: 5,232 ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() | tidakkah anda salah tempat?? Disini tidak membicarakan masalah Misua n Istri.. Lebih tepat klo di lungsurkan ke Forum Family.. |
| Jadikan kekuranganmu untuk Maju.. |
| #3 | |
| Banned Join Date: Dec 2007 Location: di balik kemenyan Posts: 9,828 ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() | waduh...kepanjangan...lagi capek mata... tapi cinta ngga bersyarat itu cuma orang tua ke anak |
| #4 | |
| Moderator Join Date: Nov 2007 Location: KM 24 Posts: 15,962 ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() | |
| one should always play fair when one has the winning cards ![]() |
| #5 | ||
| Banned Join Date: Jan 2009 Posts: 395 ![]() ![]() | Quote:
wee.... ngapain susah2. wong bisa kawin cere, kawin cere dan kawin sama 4 orang sekaligus kok. yang penting topengnya rajin dipoles sama duitnya bung. ![]() ![]() | |
| #6 | |
| Addict Member Join Date: Jun 2008 Posts: 887 ![]() ![]() | seharusnya memang begitu.. bukankan seharusnya "tidak perlu alasan untuk mencintai seseorang" apalagi udah jadi suami istri..yang sudah berjanji di depan Tuhan untuk setia.. harus tanpa syarat donk |
| #7 | |
| Mania Member | Yah .. namanya juga kalau maut memisahkan ... terima apa adanya donk tanpa syarat ... ![]() |
| YNWA .... |
| #8 | |
| Addict Member Join Date: Oct 2008 Posts: 362 ![]() | kalau cerita itu betul apa adanya ..saya salut sekali tapi sayangnya saya masih meragukan kebenaran cerita itu apalagi di jaman sekarang..rasanya mustahil KOST HARIAN daerah Kartini, Gunung Sehari, Mangga Besar, Mangga Dua, Kota : http://forum.detik.com/showthread.php?t=66527 |
| #9 | |
| Banned Join Date: Feb 2009 Posts: 690 ![]() | cinta sejati sampai mati |
| #10 | |
| Mania Member | Kapan ya gw dapat cinta sejati kayak gini.. |
| Nothing Special... |