Pemerintah Ngeluh Masyarakat Pasang Harga Tanah Tinggi untuk Tol
Quote:
Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) berharap pembangunan 24 ruas jalan tol trans Jawa akan rampung di 2014, meski ada kekhawatiran terhambatnya pembebasan lahan. Pasalnya hingga saat ini, masih ditemui harga jual pembebasan tanah yang sangat tinggi.
"Trans Jawa 2014 semoga bisa terlaksana. Menghubungkan Cikampek hingga Surabaya. Semoga tanah nggak jadi kendala," kata Kepala BPJT Ahmad Gani Ghazali di gedung DPR-RI Jakarta, Kamis (16/2/2012).
"Karena di lapangan ada kendala yang ditemui. Yakni masyarakat pasang harga tinggi dari harga appraisal (harga taksiran wajar)," tambah Gani.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah akan fokus pada pembangunan sembilan ruas tol dengan panjang mencapai 615 km. Total biaya investasi seluruhnya mencapai Rp 51,41 triliun , diluar investasi tanah yang sebesar Rp 5,09 triliun.
Kesembilan ruas tol yang menjadi prioritas ini adalah:
Cikampek-Palimanan
Badan Usaha: PT Lintas Marga Sedaya
Jumlah Seksi: 6
Panjang: 116 km
Biaya Investasi: Rp 12,6 triliun
Biaya Tanah: Rp 550 miliar
Mulai Operasi: 2014
Pejagan-Pemalang
Badan Usaha: PT Pejagan Pemalang Toll Road
Jumlah Seksi: 4
Panjang: 58 km
Biaya Investasi: Rp 5,52 triliun
Biaya Tanah: Rp 254 miliar
Mulai Operasi: 2014
Pemalang-Batang
Badan Usaha: PT Pemalang Batang Toll Road
Jumlah Seksi: 2
Panjang: 39 km
Biaya Investasi: Rp 4,08 triliun
Biaya Tanah: Rp 180 miliar
Mulai Operasi: 2014
Batang-Semarang
Badan Usaha: PT Marga Setia Puritama
Jumlah Seksi: 5
Panjang: 75 km
Biaya Investasi: Rp 7,21 triliun
Biaya Tanah: Rp 565 miliar
Mulai Operasi: 2014
Semarang-Solo
Badan Usaha: PT Trans Marga Jateng
Jumlah Seksi: 5
Panjang: 73 km
Biaya Investasi: Rp 6,21 triliun
Biaya Tanah: Rp 927 miliar
Mulai Operasi: 2014
Solo-Ngawi
Badan Usaha: PT Solo Ngawi Jaya
Jumlah Seksi: 5
Panjang: 90 km
Biaya Investasi: Rp 5,14 triliun
Biaya Tanah: Rp 995 miliar
Mulai Operasi: 2014