DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Luar Negeri (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=42)
-   -   Sharing Expatriate Indonesia cara kerja di luar negeri (http://forum.detik.com/showthread.php?t=107309)

kucinggarong88 21st June 2009 07:35

Sharing Expatriate Indonesia cara kerja di luar negeri
 
Hello, saya berharap di thread ini para expat Indonesia di berbagai negara dunia bisa sharing dan berbagi tips dan tricks cara bekerja di luar negeri dan survive disana.

Ok saya akan mulai dengan pengalaman saya bekerja di sebagai engineer di Eropa, terutama Perancis.

Walaupun sekarang sedang krisis financial di mana-nama, tapi masih banyak kesempatan di Eropa bagi anda yang memiliki skill khusus di bidang science dan technology, terutama IT, telecommunications, automation dan electronics, biomedical science dan engineering.

Untuk bisa bekerja di Perancis, anda diharapkan memiliki diploma Bac+5 (5 tahun setelah SMU), master 2 professionel/recherce atau Bac+8 (Doctorat) dari Perancis, bisa berbahasa Perancis. Untuk lulus dari Grande Ecole atau Universitas di Perancis, kita diharuskan untuk membuat thesis sekaligus internship, yang biasanya dilakukan di Perusahaan. So kunci untuk mendapat pekerjaan adalah bersekolah di Perancis, cari Universitas atau Grande Ecole yang bagus, kemudian carilah internship (stage) di perusahaan yang bagus. Perusahaan lebih menyukai lulusan Grande Ecole, jika anda lulusan ITB atau UI, anda bisa mencoba program n+i untuk mendapatkan Diplome d'ingenieur dari Grande Ecole Perancis.

Di Perancis kita bisa melakukan 3-4 kali stage. Bisa jadi setelah sidang stage dan mendapatkan ijazah, kita kurang beruntung dan tidak direkrut oleh perusahaan sementara visa student sudah akan habis, solusinya adalah kita mengambil master lagi, murah (cuman 400-500 euro) kemudian ikut kuliah lagi dan ambil stage lagi semester depannya. Dengan modal pengalaman beberapa kali bekerja sebagai stagiare, kita bisa confident untuk melamar pekerjaan kontrak (CDD-Contrat Duree Determine) atau permanent (CDI-Contrat Duree Indetermine).

Perusahaan Perancis tidak terlalu peduli pada nilai, yang mereka pedulikan pertama kali adalah skill dan asal universitas/grande ecole. Kalau kita memiliki skill/kualifikasi yang jarang dimiliki oleh orang Perancis, most likely mereka akan hire kita, apalagi sejak kebijakan baru Sarkozy yang membuka kesempatan pada high qualified migrant.

Perusahaan Perancis sangat meng-encourage pegawainya untuk meningkatkan kualifikasinya, maka itu banyak sekali pegawai yang kuliah lagi sampai tingkat master specialist/doktorat dengan bantuan dari Perusahaan, bahkan bisa jadi kita cuti untuk kuliah dan dibayar.

Untuk beasiswa, pemerintah Perancis memberi beasiswa ke mahasiswa Indonesia melalui beasiswa Eiffel, BGF dan Erasmus Mundus. Tanya aja ke CCF atau kedutaan Perancis di Jakarta.

Jika anda gagal mendapat beasiswa dan tidak mempunyai cukup dana untuk kuliah, pernah punya pengalaman dinas militer di TNI, Pendidikan minimal D3, Kemampuan bahasa Perancis dasar, memiliki intelegensi, mental dan kemampuan fisik yang prima, bisa mencoba masuk Legiun Asing Perancis (Legion Etrangere), 5 tahun kontrak (bisa diperpanjang hingga 15 tahun), mendapat gaji lumayan (1100-3500 euro/bulan), training militer maupun non militer dan kesempatan mendapat kewarganegaraan/residentship Perancis.

Jika ada sharing, pertanyaan silahkan....

NapakTILAs 21st June 2009 13:37

saya kira utk wni, menjadi legion etrangere alias legiun asing tdk dibenarkan oleh uu indonesia......kalau tdk salah bisa kehilangan kewarganegaraan.....CMIIW

kalau tidak salah ada reformasi pendidikan di europe....bhw gelar akademis dari grand ecole tdk lagi diplome d'ingenieur ttp seperti sistem anglosaxon....apa di perancis sdh diterapkan.....?

karena perancis anggota eu dan setiap penduduk negara anggota eu bisa bekerja (walaupun teoritis) di mana saja di negara2 eu, saya kira tamatan universitas dr negara2 eu lain jg bisa bekerja di perusahaan2 perancis asal bisa berbicara perancis dgn fasih.......CMIIW:roses:

kucinggarong88 21st June 2009 16:00

Quote:

Originally Posted by NapakTILAs (Post 8254207)
saya kira utk wni, menjadi legion etrangere alias legiun asing tdk dibenarkan oleh uu indonesia......kalau tdk salah bisa kehilangan kewarganegaraan.....CMIIW

kalau tidak salah ada reformasi pendidikan di europe....bhw gelar akademis dari grand ecole tdk lagi diplome d'ingenieur ttp seperti sistem anglosaxon....apa di perancis sdh diterapkan.....?

karena perancis anggota eu dan setiap penduduk negara anggota eu bisa bekerja (walaupun teoritis) di mana saja di negara2 eu, saya kira tamatan universitas dr negara2 eu lain jg bisa bekerja di perusahaan2 perancis asal bisa berbicara perancis dgn fasih.......CMIIW:roses:

Hello,
Ya berdinas di militer asing tidak diperbolehkan oleh hukum Indonesia, tapi selama berdinas di legiun asing Perancis, kita akan mendapat paspor militer Perancis dengan identitas fiktif serta seluruh identitas asli kita akan dirahasiakan. So tidak akan ada yang pernah tahu kita pernah berdinas di Legion Etrangere. Di Legiun selain keterampilan militer kita bisa belajar berbagai keahlian seperti mekanik, informatika dan sebagainya. Jika kita cukup beruntung ditempatkan di Perancis dan tidak banyak misi, kita bisa punya waktu untuk bersekolah lagi, saya tahu ada anggota legion yang bahkan sempat bersekolah hingga PhD selama berdinas (which is good as an alibi).

Gelar akademis diplom Bac+5 dari Grande Ecole masih ada dan akan terus ada, karena itu adalah kebanggaan Perancis seperti halnya menara eiffel dan legiun asing. Penerapan gelar master Anglo Saxon menurut saya sangat sulit bisa terwujud di Perancis. Sekarang memang sudah mulai banyak universitas yang menyelenggarakan program master berbahasa Inggris, tapi lulusannya tetap lebih sulit untuk bekerja di Perancis dibanding lulusan Grande Ecole.

Lulusan Perancis secara teori bisa bekerja di seluruh negara EU, demikian juga lulusan EU secara teori bisa bekerja di di Perancis.

PRAKTEKNYA:

Lulusan Perancis biasanya bekerja di Perancis, Belgia (French speaking region), Swiss (French speaking region).

Demikian juga untuk bekerja di Perancis, perusahaan Perancis mengutamakan lulusan Perancis, Belgia atau Swiss yang pendidikannya berbahasa Perancis.

NapakTILAs 21st June 2009 21:33

sedikit koreksi, yg sy maksud adalah gelar diplome bukannya dalam jangka waktu tertentu akan dihapuskan, krn sistem pendidikannya akan berubah menjadi sistem anglosaxon, yaitu undergraduate 6-8 semester dgn gelar bachelor, kemudian tingkat master (graduate) 2-4 semester dgn gelar master dan/atau ditambah dgn ujian negara utk jurusan tertentu misal hukum, farmasi atau kedokteran dll.....
selama ini diplome kan setingkat dgn master di anglosaxon.....
jd yg saya maksud bukan kuliah dalam bahasa inggeris, walaupun mulai ditawarkan di banyak negara eu.....

kizmo 21st June 2009 22:42

Quote:

Originally Posted by NapakTILAs (Post 8254207)
karena perancis anggota eu dan setiap penduduk negara anggota eu bisa bekerja (walaupun teoritis) di mana saja di negara2 eu, saya kira tamatan universitas dr negara2 eu lain jg bisa bekerja di perusahaan2 perancis asal bisa berbicara perancis dgn fasih.......CMIIW:roses:

ga selalu penduduk negara anggota eu bisa kerja di negara eu mana aja. tergantung negara yang kita mo kerja, mereka memiliki peraturan sendiri2. contoh spanyol, klo kamu punya resident permit belanda, tapi pasport indonesia, tidak bisa otomatis kerja gitu aja di spanyol. ini pengalaman pribadi...
dan juga misalnya orang wn hongaria, mau kerja di belanda, juga tidak bisa otomatis. ada beberapa persyaratan yang harus di penuhi jika dia ingin kerja di belanda.

kizmo 21st June 2009 22:54

mo sharing sedikit, di belanda ada yang namanya 'kennismigrant' untuk orang2 yang berkwalifikasi. jika ada perusahaan yang mau menerima kita kerja dengan gaji min. 40ribu euro bruto/thn (untuk orang di atas umur 30thn) atau 33ribu euro bruto/thn (untuk < 30thn), kita bisa dapet ijin tinggal max. 5 tahun di belanda. procedure nya ga rumit dan cepat. biasanya di urus oleh perusahaan yang menerima kita kerja.

juga untuk student asing yang telah lulus, belanda memberikan waktu selama 1 thn untuk cari kerja. tapi biasanya klo student asing tersebut study nya pake bahasa inggris, agak susah juga dapet kerjaan di belanda. saran saya, klo study di belanda biarpun bahasa pengantar bahasa inggris, sebisanya blajar juga bahasa blanda selama anda sekolah. supaya gampang dapet kerjaan.

sama seperti info yang TS sampaikan...situasi di belanda juga seperti itu (dalam hal specialisasi yang banyak dicari oleh perusahaan2 di sini).

kucinggarong88 22nd June 2009 00:49

Quote:

Originally Posted by NapakTILAs (Post 8255974)
sedikit koreksi, yg sy maksud adalah gelar diplome bukannya dalam jangka waktu tertentu akan dihapuskan, krn sistem pendidikannya akan berubah menjadi sistem anglosaxon, yaitu undergraduate 6-8 semester dgn gelar bachelor, kemudian tingkat master (graduate) 2-4 semester dgn gelar master dan/atau ditambah dgn ujian negara utk jurusan tertentu misal hukum, farmasi atau kedokteran dll.....
selama ini diplome kan setingkat dgn master di anglosaxon.....
jd yg saya maksud bukan kuliah dalam bahasa inggeris, walaupun mulai ditawarkan di banyak negara eu.....

Oh ya sebenernya di sistem Universitas Perancis sistemnya sudah seperti itu. Undergraduate (Licence-bac+3) 3 tahun, dilanjutkan dengan master 1 (Bac+4) dan master 2 (bac+5). Yang mau melanjutkan doktor biasanya mengambil master recherche dan bukan master professionel. Dulu istilahnya DEA atau DESS.

Tapi tetap grande ecole masih bertahan dengan pola lama, yaitu sekolah persiapan 2 tahun, dilanjutkan dengan pendidikan diploma 3 tahun.

Sekarang ada inovasi dari beberapa grande ecole dimana dengan bekerja sama dengan universitas tertentu melalui program n+i (di Indonesia yang saya tahu baru dengan ITB dan UI), lulusan sarjana bisa meneruskan ke Grande Ecole Perancis dan mendapatkan diplome d'ingenieur dalam 2 tahun.

Saya tidak yakin sistem Grande Ecole ini berubah sampai kapanpun.

kucinggarong88 22nd June 2009 01:02

Quote:

Originally Posted by kizmo (Post 8256458)
mo sharing sedikit, di belanda ada yang namanya 'kennismigrant' untuk orang2 yang berkwalifikasi. jika ada perusahaan yang mau menerima kita kerja dengan gaji min. 40ribu euro bruto/thn (untuk orang di atas umur 30thn) atau 33ribu euro bruto/thn (untuk < 30thn), kita bisa dapet ijin tinggal max. 5 tahun di belanda. procedure nya ga rumit dan cepat. biasanya di urus oleh perusahaan yang menerima kita kerja.

juga untuk student asing yang telah lulus, belanda memberikan waktu selama 1 thn untuk cari kerja. tapi biasanya klo student asing tersebut study nya pake bahasa inggris, agak susah juga dapet kerjaan di belanda. saran saya, klo study di belanda biarpun bahasa pengantar bahasa inggris, sebisanya blajar juga bahasa blanda selama anda sekolah. supaya gampang dapet kerjaan.

sama seperti info yang TS sampaikan...situasi di belanda juga seperti itu (dalam hal specialisasi yang banyak dicari oleh perusahaan2 di sini).

Thanks bro atas sharingnya, oh ya teman saya yang di Belanda cerita, kalau di Belanda PhD student pun mendapat status pekerja dan membayar pajak ya?

dan setelah beberapa tahun qualified untuk mendapat residentship Belanda ?

ronronku 23rd June 2009 18:06

Quote:

Originally Posted by kucinggarong88 (Post 8252737)
....................

Jika ada sharing, pertanyaan silahkan....

upah minimum dan biaya hidup minimum di Paris berapa, bro?

kucinggarong88 23rd June 2009 22:22

Quote:

Originally Posted by ronronku (Post 8279376)
upah minimum dan biaya hidup minimum di Paris berapa, bro?

Biaya hidup di Paris (single, hemat gak macem2) kira2 800-1000 euro lah sebulan. Gaji minimal (gue taunya engineer) 2000an euro. Biasanya di Paris sih engineer diatas 2400 euro.


All times are GMT +8. The time now is 23:08.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.