DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Sosial Budaya (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=52)
-   -   Selamat Datang di Desa Gigolo (http://forum.detik.com/showthread.php?t=167387)

josella 25th March 2010 13:11

Selamat Datang di Desa Gigolo
 
Sumber: http://id.news.yahoo.com/lptn/201003...o-9c562ac.html


Liputan6.com, Boyolali: Dengan langkah pasti, seorang anak muda memasuki kamar hotel. Usianya kurang dari 20 tahun, namun profesinya cukup mencengangkan, pelaku seks komersial pria alias gigolo. Kesulitan ekonomi selalu menjadi alasan suburnya ladang kerja para gigolo muda tersebut.

Lantaran penasaran, penelusuran menuju daerah asal para gigolo muda pun dimulai. Dua desa kecil di kawasan Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tujuannya. Di Desa Cabean, penduduknya beraktivitas layaknya penduduk desa kebanyakan. Warga bergotong-royong membuat keranjang ayam.

Siapa sangka. Begitu senja turun, para pembuat keranjang ayam menjelma menjadi "kucing" alias gigolo. Rata-rata pemuda "desa kucing" merupakan pelajar putus sekolah. Melalui mucikari atau bekerja seorang diri, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan. Targetnya, tante girang dan om senang. Terdapat juga salon yang beralih fungsi sebagai tempat mempermak para gigolo.

Warga dan perangkat desa sepertinya tidak mengetahui aktivitas rahasia sejumlah pemuda desa. Terlepas dari itu semua, para pemuda desa pastinya merasa sayang meninggalkan profesinya. Menurut salah seorang pemuda berusia 18 tahun, ia dibayar ratusan ribu rupiah untuk melayani om atau tante yang butuh pijat ekstra. Maksudnya tentu saja pelayanan seks.

Desa lainnya yang menampung para gigolo muda adalah Desa Bakalan. Letaknya di antara Boyolali dan Salatiga. Dengan kamera tersembunyi, tim Sigi memasuki rumah seorang warga yang diduga sebagai kediaman makelar gigolo muda. Rumah itu dikenal sebagai agency model salon. Tak butuh lama bagi seorang makelar menyiapkan "kucing" belianya. Jika harga disepakati, transaksi ditutup dengan hubungan seks di hotel atau lokasi pilihan pelanggan.

"Terus gimana" tanya seorang pelanggan. "Ya maksudnya mesti ngajarin kalo dipegang-pegang...biasa. Tapi kalo main kan belum terlalu tahu," sahut si makelar. Inilah sepenggal percakapan yang direkam tim Sigi dalam traksaksi gigolo di sebuah warung.

Selanjutnya, anak muda desa dibawa ke Semarang. Terdapat sebuah tempat yang kerap disebut-sebut sebagai persinggahan para gigolo, yaitu daerah Pos Ponjolo. Melalui makelar juga para gigolo dikenalkan dengan nuansa kota seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Terbukti, banyaknya remaja lelaki desa yang ingin mencoba dunia esek-esek tidak lepas dari peran makelar yang mendatangi desa mereka. Namun ada juga gigolo yang berani mempromosikan diri sendiri dengan mengirim kode tertentu pada calon pelanggan. Para gigolo ini biasa nongkrong di taman atau kafe. Bahkan, tak sedikit gigolo remaja yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari pelanggan.

Kisah sepak terjang seorang pemuda menjadi gigolo pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Dimas Djayadiningrat. Dalam film berjudul Quickie Express yang dirilis pada 2007, Tora Sudiro memerankan pemuda gigolo yang ingin hidup enak. Gigolo, sulit diberantas bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang berarti untuk mengurangi jumlah para gigolo. Keberadaan mereka bisa menciptakan kondisi sosial yang kurang sehat di masyarakat.(OMI/ANS)


Bagaimana pendapat member DF hal tsb diatas? Kira2 apa penyebeb seorang pria mau jadi seorang Gigolo ? Alasan materi / napsu sex yg besar / ingin hidup enak dgn cara yg mudah ?

joan-joan-gerald 25th March 2010 13:22

Tidak ada yang istimewa ..

Gigolo juga PSK, mereka juga nyari makan ...

bamsan 25th March 2010 13:39

Kalo tante girangnya namanya Luna Maya, gw juga mau daptar jadi gig.... :D

deWisRi 25th March 2010 13:40

hal2 begini yg blm sempat terekspos......

membuat hal2 besar lain yg sebenarnya g ada apa2nya sll mjd sasaran pemikiran buruk org lain....:geleng:

cepot-repot-kolot 25th March 2010 13:47

Quote:

Originally Posted by josella (Post 10055562)
Sumber: http://id.news.yahoo.com/lptn/201003...o-9c562ac.html


Liputan6.com, Boyolali: Dengan langkah pasti, seorang anak muda memasuki kamar hotel. Usianya kurang dari 20 tahun, namun profesinya cukup mencengangkan, pelaku seks komersial pria alias gigolo. Kesulitan ekonomi selalu menjadi alasan suburnya ladang kerja para gigolo muda tersebut.

Lantaran penasaran, penelusuran menuju daerah asal para gigolo muda pun dimulai. Dua desa kecil di kawasan Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tujuannya. Di Desa Cabean, penduduknya beraktivitas layaknya penduduk desa kebanyakan. Warga bergotong-royong membuat keranjang ayam.

Siapa sangka. Begitu senja turun, para pembuat keranjang ayam menjelma menjadi "kucing" alias gigolo. Rata-rata pemuda "desa kucing" merupakan pelajar putus sekolah. Melalui mucikari atau bekerja seorang diri, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan. Targetnya, tante girang dan om senang. Terdapat juga salon yang beralih fungsi sebagai tempat mempermak para gigolo.

Warga dan perangkat desa sepertinya tidak mengetahui aktivitas rahasia sejumlah pemuda desa. Terlepas dari itu semua, para pemuda desa pastinya merasa sayang meninggalkan profesinya. Menurut salah seorang pemuda berusia 18 tahun, ia dibayar ratusan ribu rupiah untuk melayani om atau tante yang butuh pijat ekstra. Maksudnya tentu saja pelayanan seks.

Desa lainnya yang menampung para gigolo muda adalah Desa Bakalan. Letaknya di antara Boyolali dan Salatiga. Dengan kamera tersembunyi, tim Sigi memasuki rumah seorang warga yang diduga sebagai kediaman makelar gigolo muda. Rumah itu dikenal sebagai agency model salon. Tak butuh lama bagi seorang makelar menyiapkan "kucing" belianya. Jika harga disepakati, transaksi ditutup dengan hubungan seks di hotel atau lokasi pilihan pelanggan.

"Terus gimana" tanya seorang pelanggan. "Ya maksudnya mesti ngajarin kalo dipegang-pegang...biasa. Tapi kalo main kan belum terlalu tahu," sahut si makelar. Inilah sepenggal percakapan yang direkam tim Sigi dalam traksaksi gigolo di sebuah warung.

Selanjutnya, anak muda desa dibawa ke Semarang. Terdapat sebuah tempat yang kerap disebut-sebut sebagai persinggahan para gigolo, yaitu daerah Pos Ponjolo. Melalui makelar juga para gigolo dikenalkan dengan nuansa kota seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Terbukti, banyaknya remaja lelaki desa yang ingin mencoba dunia esek-esek tidak lepas dari peran makelar yang mendatangi desa mereka. Namun ada juga gigolo yang berani mempromosikan diri sendiri dengan mengirim kode tertentu pada calon pelanggan. Para gigolo ini biasa nongkrong di taman atau kafe. Bahkan, tak sedikit gigolo remaja yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari pelanggan.

Kisah sepak terjang seorang pemuda menjadi gigolo pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Dimas Djayadiningrat. Dalam film berjudul Quickie Express yang dirilis pada 2007, Tora Sudiro memerankan pemuda gigolo yang ingin hidup enak. Gigolo, sulit diberantas bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang berarti untuk mengurangi jumlah para gigolo. Keberadaan mereka bisa menciptakan kondisi sosial yang kurang sehat di masyarakat.(OMI/ANS)


Bagaimana pendapat member DF hal tsb diatas? Kira2 apa penyebeb seorang pria mau jadi seorang Gigolo ? Alasan materi / napsu sex yg besar / ingin hidup enak dgn cara yg mudah ?

waduh saya gak bisa komentar neeh walaupun lahir di desa namun sejak balita sudah menjadi orang kota???

namun sedikit aja deh ..komentnya kalo menurut saya ...seorang laki2 yang menjadi gigolo sama aja dengan melemparkan harga dirinya ke sampah...

kucing.kecil 25th March 2010 13:52

tadinya mau bikin trit ini tapi keduluan TS, hehehehe...

pas baca tadi jg kaget, kirain "kucing" itu emang anak2 kota besar yg kemauannya banyak alias pingin ini itu tapi duit mepet, ealah ternyata jg dipasok to, ckckckck...kasian liatnya :(
mau jadi apa mereka kalo udah tua, gak takut kena penyakit apa

cumi_kuadrat 25th March 2010 13:55

jadi inget pilm indonesia ...
kalau kagak salah yg meranin itu si aming, tora sudiro ame siapa atu lagi...

gw lupa judul nye...
yg jelash.. di situ di ceritakan germonye berkedok.. tukang pizza..


BTW.. kalau ade yg punya ringtone nye tora yg di pilm ntu.. boleh dunk bagi2 ke gw :D

ninjitsu 25th March 2010 13:57

gan jadi gigolo berapa omsetnya sebulan gan,trus dapet asuransi ga? :D

cumi_kuadrat 25th March 2010 13:59

Quote:

Originally Posted by ninjitsu (Post 10056029)
gan jadi gigolo berapa omsetnya sebulan gan,trus dapet asuransi ga? :D

nyari kerja jangan kayak orang putus asa getho dong :lol:

Rujack_Cyngoer 25th March 2010 14:01

Quote:

Originally Posted by bamsan (Post 10055839)
Kalo tante girangnya namanya Luna Maya, gw juga mau daptar jadi gig.... :D

kalo tantenya spt luna maya kayaknya semua laki ntar mengig-kan dirinya :lol:


All times are GMT +8. The time now is 23:05.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.