DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Politik (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=49)
-   -   Kampret tidak beradab (http://forum.detik.com/showthread.php?t=2060451)

kumalraj 20th May 2019 13:03

Kampret tidak beradab
 
https://news.detik.com/berita/d-4556...oalisi-prabowo

Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Situasi ini jelas menjadi bahan pertimbangan kami apakah kami masih pantas terus berada di koalisi Prabowo ini atau segera mundur saja dari koalisi ini," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Situasi yang dimaksud adalah soal tudingan adanya buzzer dari Prabowo-Sandi yang mem-bully Bu Ani. Sebelum Jansen, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean sudah menyatakan terlebih dahulu keluar dari pendukung Prabowo-Sandi.

Meski begitu, Jansen menyebut keputusan Demokrat bertahan atau keluar dari koalisi Prabowo-Sandi akan diambil oleh para petinggi partai. Hanya saja yang jelas, Jansen menegaskan mundur meski di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, dirinya bertugas sebagai salah satu juru bicara.

"Tapi terkait ini biarlah nanti institusi Partai yang secara resmi memutuskan ya. Ada Ketua Umum di situ, Sekjen dan Majelis Tinggi Partai," ucap Jansen.

"Kalau ditanya sikap pribadi saya sebagai kader, maka saya sungguh sudah tidak nyaman dengan keadaan ini. Dan saya pribadi akan pamit baik baik mundur dari barisan pak Prabowo ini. Karena begini begini saya ini juga ini kan ikut berjuang habis-habisan untuk memenangkan Pak Prabowo," imbuhnya.

Jansen mengaku masih bisa terima apabila ia diserang secara pribadi sebagai kader. Namun ia menyatakan tidak terima apabila serangan ditujukan kepada Bu Ani.

"Mungkin kalau hanya menyerang kami kader kader demokrat masih bisa lah kami menerimanya. Silahkan serang sekeras mungkin. Tetapi ini sudah menyerang ibu ani. Sudah tidak pantas dan beradab," tegas Jansen.

"Melecehkan Bu Ani ini menurut saya tidak menghargai perjuangan saya yang juga jelas keringat dan rekam jejaknya selama 7 bulan kemarin untuk memenangkan pak Prabowo. Ibu Ani ini posisinya sudah seperti Ibu Kandung kami seluruh kader Demokrat. Dengan kejadian beliau dituduh tuduh sakit rekayasa ini sungguh telah menyakiti hati saya dan hati seluruh kader Demokrat," sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Ferdinand Hutahaean yang merupakan pendukung 'die hard' Prabowo-Sandiaga geram karena ada netizen yang mem-bully Bu Ani. Ia menuding netizen tersebut adalah buzzer pasangan nomor urut 02 itu, yang disebutnya 'buzzer setan gundul'. Ia pun menyatakan melepaskan dukungan.

Langkah Ferdinand diikuti oleh Jansen, yang merasa berang lantaran adanya bully-an kepada Bu Ani, istri SBY. Sebelum 2 elite PD ini balik badan, , Demokrat memang jadi perhatian usai hari pencoblosan. Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sempat bertemu dengan Presiden Jokowi. Langkah politik AHY sempat jadi sorotan. Demokrat pun kerap berbeda sikap dengan Prabowo-Sandi usai pencoblosan 17 April lalu.

Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan Demokrat masih berada di koalisi Prabowo-Sandiaga, hingga 22 Mei mendatang yang merupakan pengumuman hasil Pemilu 2019. Alasannya, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan Pilpres.

"Demokrat tetap 02, sampai nanti tanggal 22 Mei, mengapa sampai tanggal 22 Mei. Karena koalisi partai politik itu capres ini memang dimaksudkan untuk capres, nah peluit terakhir ditiupkan oleh wasit dalam hal ini KPU, itu nanti tanggal 22, nah kalau sudah ditiup peluit pertandingan berakhir ya berakhir. Gitu," kata Hinca di Kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

celingak-celinguk 20th May 2019 16:42

Quote:

Originally Posted by kumalraj (Post 39347990)
https://news.detik.com/berita/d-4556...oalisi-prabowo

Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Situasi ini jelas menjadi bahan pertimbangan kami apakah kami masih pantas terus berada di koalisi Prabowo ini atau segera mundur saja dari koalisi ini," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Situasi yang dimaksud adalah soal tudingan adanya buzzer dari Prabowo-Sandi yang mem-bully Bu Ani. Sebelum Jansen, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean sudah menyatakan terlebih dahulu keluar dari pendukung Prabowo-Sandi.

Meski begitu, Jansen menyebut keputusan Demokrat bertahan atau keluar dari koalisi Prabowo-Sandi akan diambil oleh para petinggi partai. Hanya saja yang jelas, Jansen menegaskan mundur meski di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, dirinya bertugas sebagai salah satu juru bicara.

"Tapi terkait ini biarlah nanti institusi Partai yang secara resmi memutuskan ya. Ada Ketua Umum di situ, Sekjen dan Majelis Tinggi Partai," ucap Jansen.

"Kalau ditanya sikap pribadi saya sebagai kader, maka saya sungguh sudah tidak nyaman dengan keadaan ini. Dan saya pribadi akan pamit baik baik mundur dari barisan pak Prabowo ini. Karena begini begini saya ini juga ini kan ikut berjuang habis-habisan untuk memenangkan Pak Prabowo," imbuhnya.

Jansen mengaku masih bisa terima apabila ia diserang secara pribadi sebagai kader. Namun ia menyatakan tidak terima apabila serangan ditujukan kepada Bu Ani.

"Mungkin kalau hanya menyerang kami kader kader demokrat masih bisa lah kami menerimanya. Silahkan serang sekeras mungkin. Tetapi ini sudah menyerang ibu ani. Sudah tidak pantas dan beradab," tegas Jansen.

"Melecehkan Bu Ani ini menurut saya tidak menghargai perjuangan saya yang juga jelas keringat dan rekam jejaknya selama 7 bulan kemarin untuk memenangkan pak Prabowo. Ibu Ani ini posisinya sudah seperti Ibu Kandung kami seluruh kader Demokrat. Dengan kejadian beliau dituduh tuduh sakit rekayasa ini sungguh telah menyakiti hati saya dan hati seluruh kader Demokrat," sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Ferdinand Hutahaean yang merupakan pendukung 'die hard' Prabowo-Sandiaga geram karena ada netizen yang mem-bully Bu Ani. Ia menuding netizen tersebut adalah buzzer pasangan nomor urut 02 itu, yang disebutnya 'buzzer setan gundul'. Ia pun menyatakan melepaskan dukungan.

Langkah Ferdinand diikuti oleh Jansen, yang merasa berang lantaran adanya bully-an kepada Bu Ani, istri SBY. Sebelum 2 elite PD ini balik badan, , Demokrat memang jadi perhatian usai hari pencoblosan. Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sempat bertemu dengan Presiden Jokowi. Langkah politik AHY sempat jadi sorotan. Demokrat pun kerap berbeda sikap dengan Prabowo-Sandi usai pencoblosan 17 April lalu.

Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan Demokrat masih berada di koalisi Prabowo-Sandiaga, hingga 22 Mei mendatang yang merupakan pengumuman hasil Pemilu 2019. Alasannya, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan Pilpres.

"Demokrat tetap 02, sampai nanti tanggal 22 Mei, mengapa sampai tanggal 22 Mei. Karena koalisi partai politik itu capres ini memang dimaksudkan untuk capres, nah peluit terakhir ditiupkan oleh wasit dalam hal ini KPU, itu nanti tanggal 22, nah kalau sudah ditiup peluit pertandingan berakhir ya berakhir. Gitu," kata Hinca di Kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

PD ini dikasih tau gak mau percaya...udh kejadian berkali2 tetep aja bilang solad solid solad solid..


Udah lah tinggal aja..ngapain sih numpang di kubu pecundang

Kini liat akibatnya kan..Ibu Negara Presiden 2 periode malahan jadi sasaran bully kampreter yang lagi frustasi dan streess

Kelakuan biadab para kampret ini memang sudah melampaui batas akal sehat dan kewarasan

mahatolol 20th May 2019 16:53

Quote:

Originally Posted by kumalraj (Post 39347990)
https://news.detik.com/berita/d-4556...oalisi-prabowo

Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Situasi ini jelas menjadi bahan pertimbangan kami apakah kami masih pantas terus berada di koalisi Prabowo ini atau segera mundur saja dari koalisi ini," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Situasi yang dimaksud adalah soal tudingan adanya buzzer dari Prabowo-Sandi yang mem-bully Bu Ani. Sebelum Jansen, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean sudah menyatakan terlebih dahulu keluar dari pendukung Prabowo-Sandi.

Meski begitu, Jansen menyebut keputusan Demokrat bertahan atau keluar dari koalisi Prabowo-Sandi akan diambil oleh para petinggi partai. Hanya saja yang jelas, Jansen menegaskan mundur meski di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, dirinya bertugas sebagai salah satu juru bicara.

"Tapi terkait ini biarlah nanti institusi Partai yang secara resmi memutuskan ya. Ada Ketua Umum di situ, Sekjen dan Majelis Tinggi Partai," ucap Jansen.

"Kalau ditanya sikap pribadi saya sebagai kader, maka saya sungguh sudah tidak nyaman dengan keadaan ini. Dan saya pribadi akan pamit baik baik mundur dari barisan pak Prabowo ini. Karena begini begini saya ini juga ini kan ikut berjuang habis-habisan untuk memenangkan Pak Prabowo," imbuhnya.

Jansen mengaku masih bisa terima apabila ia diserang secara pribadi sebagai kader. Namun ia menyatakan tidak terima apabila serangan ditujukan kepada Bu Ani.

"Mungkin kalau hanya menyerang kami kader kader demokrat masih bisa lah kami menerimanya. Silahkan serang sekeras mungkin. Tetapi ini sudah menyerang ibu ani. Sudah tidak pantas dan beradab," tegas Jansen.

"Melecehkan Bu Ani ini menurut saya tidak menghargai perjuangan saya yang juga jelas keringat dan rekam jejaknya selama 7 bulan kemarin untuk memenangkan pak Prabowo. Ibu Ani ini posisinya sudah seperti Ibu Kandung kami seluruh kader Demokrat. Dengan kejadian beliau dituduh tuduh sakit rekayasa ini sungguh telah menyakiti hati saya dan hati seluruh kader Demokrat," sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Ferdinand Hutahaean yang merupakan pendukung 'die hard' Prabowo-Sandiaga geram karena ada netizen yang mem-bully Bu Ani. Ia menuding netizen tersebut adalah buzzer pasangan nomor urut 02 itu, yang disebutnya 'buzzer setan gundul'. Ia pun menyatakan melepaskan dukungan.

Langkah Ferdinand diikuti oleh Jansen, yang merasa berang lantaran adanya bully-an kepada Bu Ani, istri SBY. Sebelum 2 elite PD ini balik badan, , Demokrat memang jadi perhatian usai hari pencoblosan. Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sempat bertemu dengan Presiden Jokowi. Langkah politik AHY sempat jadi sorotan. Demokrat pun kerap berbeda sikap dengan Prabowo-Sandi usai pencoblosan 17 April lalu.

Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan Demokrat masih berada di koalisi Prabowo-Sandiaga, hingga 22 Mei mendatang yang merupakan pengumuman hasil Pemilu 2019. Alasannya, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan Pilpres.

"Demokrat tetap 02, sampai nanti tanggal 22 Mei, mengapa sampai tanggal 22 Mei. Karena koalisi partai politik itu capres ini memang dimaksudkan untuk capres, nah peluit terakhir ditiupkan oleh wasit dalam hal ini KPU, itu nanti tanggal 22, nah kalau sudah ditiup peluit pertandingan berakhir ya berakhir. Gitu," kata Hinca di Kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

manusia itu akan cendrung memilih org yang punya kemiripan dengan mereka.

pemimpin tidak beradab biasanya akan dipilih dan diidolakan oleh org tdk beradab pula..
ini teori dasar yang sederhana..

nosezyc 22nd May 2019 01:01

Quote:





WWW. J U A L D O K U M E N .COM


ANTI PENIPUAN,TERPERCAYA DAN SELLER NOMOR 1 PALING RAMAI DI DETIK FORUM
SILAHKAN ADD BBM/WA UNTUK LIHAT RATUSAN TESTIMONI DOKUMEN KAMI YG SUDAH SAMPAI KE PELANGGAN



jasa pengurusan surat penting dan berharga proses ga ribet aman dan terpercaya
jual - E KTP - KK - NPWP - IJAZAH S1
JUAL IJAZAH SD - SMP - SMU - S1 - D3 - AKTE LAHIR - KTP
JUAL BUKU / AKTE NIKAH - AKTE TANAH - SERTIFIKAT TOEFL
JUAL IJAZAH IJASAH TERPERCAYA DAN TERAMAN








j u a l d o k u m e n KTP | KK |NPWP | ijasah SMA SMP SD | IJAZAH S1 S2 S3 | BPKB | STNK |AKTE LAHIR | AKTE NIKAH/kimpoi KAMI BISA MENYEDIAKANNYA DAN BERIKUT DOKUMEN ASLI / PALSU
HUBUNGI :
WA (WHATSAPP) : 083117772727
BBM : DE272A4C
YM/EMAIL : c s j u a l d o k u m e n @ y a h o o . c o m



WWW . J U A L D O K U M E N . COM TERPERCAYA


Selamat Datang di J u a l D o k u m e n . c o m

SEBUAH WEBSITE LIVE 24 JAM YANG SENGAJA KAMI BUAT HANYA UNTUK MEMBANTU ANDA SEMUA, DALAM HAL JASA UNTUK MEMBANTU MENGURUS DAN MEMBUAT ATAU MENDUPLIKAT SURAT-SURAT PENTING DAN BERHARGA ANDA

Tujuan kami adalah membantu anda untuk menyediakan jasa penduplikatan, pengurusan dan pembuatan segala macam dokumen ataupun surat penting dalam kehidupan anda sehari hari. Karena Surat atau dokumen tersebut sangat dibutuhkan dalam kegiatan kita sehari-hari baik untuk pribadi anda maupun untuk hal lainnya.

J u a l D o k u m e n . c o m hanyalah berniat membantu anda semua untuk mempermudah dan mempersingkat waktu proses pengurusan atau pembuatan surat / dokumen yang diinginkan, kami berkerja secara professional dan tidak akan pernah berniat untuk mengecewakan anda apalagi berniat menipu. Karena kepercayaan dan loyalitas anda pada kami adalah segalanya bagi kami.

J u a l D o k u m e n . c o m dalam pembuatan surat/dokumen anda hanya menggunakan Form Asli sehingga mungkin saja harga kami mungkin lebih tinggi dibanding yang lain yang hanya menggunakan form hasil print atau percetakan. Tetapi anda dapat membandingkan hasil kami dari yang lainnya.

BEST REGARDS

J u a l D o k u m e n . c o m

Jenis dokumen yang dapat kami bantu untuk membuatnya :

IJAZAH SD
IJAZAH SLTP
IJAZAH SMU
IJAZAH S1
IJAZAH S2
IJAZAH DI DII DIII
KTP
KARTU KELUARGA
KTP+KARTU
KELUARGA
AKTA KELAHIRAN
AKTA NIKAH
BUKU NIKAH
AKTA CERAI
AKTA KEMATIAN
SERTIFIKAT TOELF
SERTIFIKAT RUMAH
SERTIFIKAT TANAH
PBB
STNK
BPKB MOBIL
REKENING KORAN
BUKU TABUNGAN BANK
UTILITY BILL (BILLING STATEMENT)
SIUP
TDP
NPWP
SURAT KETERANGAN KERJA
SLIP GAJI CARBONIZED
SURAT KETERANGAN SAKIT







j u a l d o k u m e n KTP | KK |NPWP | ijasah SMA SMP SD | IJAZAH S1 S2 S3 | BPKB | STNK |AKTE LAHIR | AKTE NIKAH/kimpoi KAMI BISA MENYEDIAKANNYA DAN BERIKUT DOKUMEN ASLI / PALSU
HUBUNGI :
WA (WHATSAPP) 083117772727
BBM : DE272A4C
YM/EMAIL : c s j u a l d o k u m e n @ y a h o o . c o m


WWW . J U A L D O K U M E N . C O M TERPERCAYA


azbycx1 22nd May 2019 18:41

Quote:

Originally Posted by mahatolol (Post 39348545)
manusia itu akan cendrung memilih org yang punya kemiripan dengan mereka.

pemimpin tidak beradab biasanya akan dipilih dan diidolakan oleh org tdk beradab pula..
ini teori dasar yang sederhana..

Birds of a feather flock together..


All times are GMT +8. The time now is 01:19.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.