DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Sejarah (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=191)
-   -   Kisah Menteri Sutami dan Atap Rumahnya (http://forum.detik.com/showthread.php?t=519753)

Tina1994 18th September 2012 09:03

Kisah Menteri Sutami dan Atap Rumahnya
 
Ane Newbie Tapi ingin Post

http://lh3.ggpht.com/-q64tj7KF83k/T_...jpg?imgmax=800

Kisah Menteri Sutami dan Atap Rumahnya yang Bocor, Exelroze.info - Sudah merupakan tradisi, setiap lebaran
rumah-rumah pejabat selalu ramai dikunjungi tamu. Demikian pula

rumah Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Sutami. Tapi tamu yang datang malah terkaget-kaget
melihat rumah bapak menteri yang satu ini.

Mereka melihat ke atap dan banyak bekas bocor pada langit-langit rumah. Rupanya sudah lama rumah Sutami
bocor. Demikian ditulis Staf Ahli Menteri PU, Hendropranoto Suselo dalam Edisi Khusus 20 tahun Majalah Prisma
yang diterbitkan LP3ES tahun 1991 di Jakarta.

Suatu hal yang aneh, menteri pekerjaan umum sejak Kabinet Dwikora ini tidak merenovasi rumahnya sendiri.
Padahal Sutami sudah empat kali menjabat sebagai Menteri Pekerjaan
Umum. Dia menjabat sejak tahun 1965 hingga 1978. Di bawah pengawasannya, proyek raksasa seperti Gedung
DPR, Jembatan Semanggi dan Waduk Jatiluhur, dibangun. Sutami pula yang memimpin proyek pembangunan
Bandara Ngurah Rai.


Tapi berbeda dengan pejabat sekarang yang hobi korupsi, tak pernah Sutami berpikir untuk korupsi. Jika mau,
mungkin dia sudah kaya tujuh turunan.


Semua orang yang bekerja dengannya, selalu menangkap kesan pendiam dan sederhana. Menteri ini sama sekali
tidak pernah bermewah-mewahan. Bahkan rumahnya di Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat dibeli dengan cara
mencicil. Baru saat akan pensiun, rumah itu lunas.


Sutami tak pernah mau memanfaatkan fasilitas negara secara berlebihan. Saat lengser tahun 1978, dia
mengembalikan semua fasilitas negara. Kemudian seorang pengusaha berniat memberinya mobil. Pengusaha itu
tahu mobil dinas Sutami ikut dikembalikan. Tapi dengan halus Sutami menolak. Dia hanya meminta diberi sedikit
diskon saja dari pengusaha itu.


Sutami tidak pernah banyak berbicara. Tidak berbusa-busa bicara politik dan mengumbar janji belaka seperti
pejabat sekarang. Sebagai insinyur sipil lulusan Institut Teknologi Bandung, dia sangat menyukai pekerjaan
lapangan.


Maka Sutami dikenal sebagai 'menteri yang tak punya udel'. Apa maksudnya? Ternyata julukan ini diberikan para
wartawan yang selalu diajak meninjau ke daerah-daerah terpencil. Sutami kuat jalan kaki puluhan kilometer
selama berjam-jam. Kalau ada ojek, dia naik ojek. Kalau tidak ada, maka dia akan jalan kaki untuk langsung
bertemu masyarakat kecil.



Dia ingin melihat sendiri manfaat dari pembangunan. Atau permasalahan yang ada di daerah guna dicari
penyelesaiannya. Sutami lebih suka terjun langsung daripada menerima laporan ABS alias Asal Bapak Senang.


Saat era Orde Lama, Soekarno sering mengundang Sutami sarapan di istana. Keduanya sarapan ketela yang
mengepul. Di masa Orde Baru, Presiden Soeharto sangat memperhatikannya. Soeharto kerap menjenguk Sutami
saat sakit. Soeharto pula yang meminta Sutami mau berobat ke luar negeri.


Hal ini menunjukkan Sutami bekerja bukan untuk golongan tertentu. Bukan untuk satu presiden atau satu rezim
saja. Sutami bekerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia.


Sutami menginggal dunia 13 November 1980 pada umur 52 tahun. Dia menderita sakit lever, diduga karena
terlalu sibuk bekerja tanpa memikirkan kesehatannya sendiri.


Tanggal 16 Desember 1981, Presiden Soeharto meresmikan bendungan Karangkates. Soeharto membacakan
pidato penghormatannya untuk Sutami. Dia pun memberi nama bendungan Karangkates sebagai nama
bendungan Sutami.


Berikut kutipan pidato Soeharto:

"Jika berbicara mengenai proyek-proyek besar di zaman pembangunan ini, maka kita tidak dapat melupakan salah
seorang tokoh yang saat ini sudah tidak bersama kita lagi. Yang saya

maksudkan adalah Almarhum Sutami. Kita semua tahu, beliau itu, kita semua merasakan rintisan pembangunan
proyek-proyek besar yang diilhami pikiran karya-karya Sutami. Beliau telah mematrikan namanya sebagai
pejuang pembangunan yang besar.


Bagi kita yang masih tinggal, tentunya ingin mengabadikan nama beliau itu. Salah satu proyek beliau pimpin
pembangunannya adalah bendungan dan PLTA Karangkates. Beliau yang sejak
semula selalu aktif memimpinnya ke lapangan dan aktif memimpinnya, bahkan langsung terjun ke lapangan dan
mengamati kemajuan pelaksanaan pembangunan bendungan yang besar itu.


Sebab itu, untuk menjadikan nama beliau, untuk menyatakan rasa terima kasih Bangsa Indonesia kepada salah
satu putranya yang berjasa, maka pada kesempatan ini saya umumkan dan saya resmikan nama bagi bendungan
dan PLTA Karangkates dengan nama bendungan dan PLTA Prof. Dr. Ir Sutami."

Akankah Pak Sutami kembali bereinkarnasi di Bumi Pertiwi ini? Semoga saja!

[spoiler="Lihat"]Sumber[/spoiler]

semuadikredit 18th September 2012 09:31

Atap rumah dengan korupsi ?? Rasanya gak ada hubungannya :nyengir:

LGun 18th September 2012 09:54

Kita sangat membutuhkan orang-orang sehebat Ir. Sutami. Di negeri ini yang hebat ilmunya banyak, tapi yang hebat moralnya masih harus kita cari - bak mencari sebatang jarum dalam setumpukan jerami. Kalimat 'Atap rumah yang bocor' dan kata 'korupsi' memang kaga nyambung. Sama kaga nyambungnya kalimat 'ambruknya stadion olah raga' dengan 'korupsi'.
Hanya orang-orang yang nuraninya bersih dan akalnya sehatlah yang bisa membuatnya nyambung.

Jadi apapun Anda, yang penting professional dan bermoral.

BE PROFESSIONAL

el_barcaa 18th September 2012 10:03

Wah,,, patut dicontoh tuh gan sifat kesederhanaannya.. :D

dodolpisan 18th September 2012 10:49

ada 100 orang pejabat indonesia kaya gitu mungkin rakyat akan lebih sejahtera..

archue 18th September 2012 11:18

Apa gajinya gak cukup apa buat benerin atap bocor?

melisa12 18th September 2012 14:03

cara pemasaran ace maxs
 
wah sehederhan banget ya gan....

nancy_brokoli 18th December 2012 14:04

emang gaji mentri dulu sikit y?
hmm,, kyknya emang alm. sutami ni hidupnya g mo neko2 y, sederhana
org yg hdup sederhana kn mudah2n jauh dr korupsi (korupsi kbanyakn dsebabkn tingginya gaya hidup lho)
panutan bgt y, andai mentri kyk gn masih ad...
eh, tp ktnya pk. yusril yg mantan menhankam (?) dulu bkn,, jg sering keluar kocek dr kantong sndiri buat nalangin biaya renov rutan...

helmyazis 10th December 2014 14:07

Andai saja para pemimpin kita..................................:angel1:

selmahamida 27th July 2017 15:23

ceritanya inspiratif banget.... coba klo skrg meteri2 sejujur beliau


All times are GMT +8. The time now is 03:55.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.