Rita Subowo: Fasilitas Olahraga Harus Standar Internasional
Quote:
JAKARTA - Belajar dari pengalaman menyiapkan arena SEA Games XXVI/2011, Indonesia harus merencanakan dan memperbaiki standar arena pertandingan jika hendak mengikuti bidding atau mengajukan penawaran sebagai tuan rumah ajang internasional.
Begitu diungkapkan mantan Ketua Umum KONI Pusat yang juga mantan Ketua Panitia Penyelenggara SEA Games XXVI/2011 (Inasoc), Rita Subowo, dalam acara dengar pendapat dengan Komisi X DPR tentang evaluasi SEA Games 2001, Senin (6/2/2012), di Jakarta.
Menurut Rita, Indonesia dinilai amat lambat dalam menyiapkan arena-arena pertandingan untuk pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tahun lalu.
Federasi internasional cabang-cabang olahraga juga memberikan penilaian yang sama karena lambatnya menyiapkan arena mengakibatkan tes event atau tes kelayakan arena menjadi terlambat.
Dampak lain dari kelambatan itu, atlet nasional tidak memiliki waktu untuk berlatih di arena di negara sendiri.
Selain itu, masalah teknologi informasi dan papan pencatat waktu juga mengalami keterlambatan dalam penyiapan. Keterlambatan itu mengakibatkan arena-arena yang ada belum tentu berstandar internasional.
Ke depan, ujar Rita, sebaiknya pemerintah betul-betul merencanakan secara apik perencanaan anggaran, penyiapan, dan perbaikan arena jika Indonesia ingin menjadi tuan rumah ajang internasional.
Apalagi dalam waktu dekat Indonesia akan mengikuti bidding (penawaran) menjadi tuan rumah Asian Games 2019. Penyiapan dan perbaikan arena harus digarap dengan perencanaan baik supaya arena pertandingan memiliki standar internasional dan pengerjaan tidak terlambat.