View Single Post
Old 28th October 2010, 11:50
#248  
Air
Mania Member
Air is offline

Air's Avatar

Join Date: Jan 2008
Location: bumi hijau :)
Posts: 6,685
Air is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legendAir is a legend

Default

salam,

teruntuk Presiden Indonesia Raya tercinta, terkasih, tersayang karena Tuhan dan disayang Tuhan,

semoga bapak selalu dalam lindungan cintaNYA
sebelumnya mohon maaf batin lahir atas kelancangan air nulis surat cinta ini,
tapi apa daya, karena rasa sudah membara dan butuh diwujudkan dalam kata.

bapak yang air cintai,
pernahkah bapak menyimak cerita Layla-Majnun? Mungkin pernah, atau bisa jadi belum.
cerita yang sangat indah, bapak. tentang cinta sejati yang membara antara Layla dan Majnun.
cinta dua insan yang ditentang kedua pihak keluarga. cinta yang indah, bapak.

bapak tahu,
Layla dan Majnun dilarang bertemu oleh kedua pihak keluarga mereka. namun cinta mereka tetap membara untuk pasangannya, begitu pula rindu. kian hari rindu kian menggelegak.

suatu hari, keluarga Layla yang kaya raya itu mengadakan syukuran besar-besaran, membagikan makanan untuk orang sekampung.
sebagai wujud kekhidmatan, Layla sendiri yang menyendokkan makanan ke dalam piring setiap orang yang hadir.
ah, Majnun juga hadir di sana, bapak. Majnun juga ikut mengantri. bapak tahu, saat tiba giliran Majnun apa yang dilakukan Layla? bukan pak, Layla ngga memeluk atau mencium Majnun.
bapak tahu, Layla memecahkan piring Majnun.
ya, piring Majnun dipecahkan Layla dihadapan orang banyak, sehingga Majnun harus mengambil piring baru dan mengantri lagi.
Layla, orang yang sangat dicintai dan menyintai Majnun itu memecahkan piringnya berkali-kali.

bapak tahu reaksi Majnun? Majnun hanya tersenyum. diam, tersenyum dan dia kembali antri.
bapak tahu pendapat semua orang? "Majnun telah dipermalukan".
keluarga Layla dan Majnun yang melarang mereka bertemu kegirangan, karena menganggap Layla membenci Majnun.

benarkah Majnun dipermalukan?
seseorang bertanya pada Majnun "Hai, Majnun. kenapa kau tersenyum saja? bukankah Layla, telah mempermalukanmu dihadapan orang banyak?".
Majnun tetap tersenyum, bapak.
lalu pria yang dimabuk cinta itu menjawab "Layla memecahkan piringku karena cinta dan kerinduannya padaku."
"bagaimana bisa kau berpikir seperti itu?" tanya orang itu lagi.
"kau tahu, Layla sangat ingin bertemu denganku. maka dia pecahkan piringku, dan aku harus mengantri lagi. kau tahu kenapa? karena saat tiba giliranku, kami akan saling bertatapan lagi ."

bagaikan Layla yang sangat menyintai Majnun,
kami pun memecahkan "piring"mu berkali-kali, bapak.

kami kritik bapak bertubi-tubi,
karena kami ingin bapak kembali antri dan bertatapan lagi dengan kami.

jadilah Majnun bagi kami, bapak.
walau semua orang mengira bapak telah dipermalukan, yakinlah bahwa itu karena cinta kami padamu.
walau semua orang mengira kami membencimu, yakinlah bahwa itu karena cinta kami padamu.

jadilah Majnun yang selalu percaya pada Layla, bapak

wassalam,
air


***ngga tau nyambung apa ndak ***
background music : dust on the road, debu

....Like dissolves Like...



Last edited by Air; 28th October 2010 at 11:53..