View Single Post
Old 2nd December 2010, 13:06
#334  
PiRlomAniAc
Groupie Member
PiRlomAniAc is offline

PiRlomAniAc's Avatar

Join Date: Dec 2007
Location: there.......
Posts: 19,593
PiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super LegendPiRlomAniAc Super Legend

Default

The Ten Commandments (1956)


[IMG]http://2.bp.********.com/_ADFI3AoZt3E/S7VNIkM4a2I/AAAAAAAABNs/KR9zNbj_eOM/s1600/charleton-heston-the-ten-commandments.jpg[/IMG]


400 tahun setelah Yusuf (salah seorang anak Yakub/Israel) mantan PM Mesir meninggal dunia bangkitlah seorang penguasa Mesir (Firaun) yg baru. Penguasa baru ini tidak mengenal Yusuf dan ia menindas habis bangsa Israel. Tp walaupun begitu bangsa Israel malah semakin banyak populasinya. Suatu ketika, seorang penasihat spiritualnya memberitahukan sebuah ramalan yang diyakini oleh bangsa Israel bhw akan datang seorang juru selamat atau mesias yang akan membebaskan bangsa Israel dari perbudakan dan mengantar Israel ke tanah perjanjian yang melimpah susu dan madunya.

Mendengar hal ini dan ditambah semakin banyaknya jumlah bangsa Israel, Firaun menitahkan pd kepala pengawalnya utk membunuh semua bayi2 Israel yang baru lahir. Di Gosen, tempat tinggal bangsa Israel, seorang keluarga Yahudi yg mengetahui hal ini segera membungkus seorang bayi laki2. Miriam, sang kakak, bertugas utk menyelamatkan bayi ini ke sungai Nil. Sang bayi ternyata selamat karena box tempat ia ditempatkan melintas dekat kolam pemandian putri2 Firaun. Seorang putri Firaun, Bithinia menyelamatkan bayi tsb. sang bayi Yahudi itu pun tumbuh besar sebagai selayaknya Pangeran Mesir, Musa namanya. Suatu ketika ia mengetahui bhw ia adalah seorang keturunan Yahudi. Ia pun memilih ikut menderita bersama bangsanya. Suatu ketika karena melihat seorang Yahudi dipukul oleh mandor mesir, musa pun membunuh mandor tsb. Perbuatan itu diketahui oleh Firaun. Musa pun dihukum pengasingan keluar Mesir.

Cerita melompat ketika Musa mendatangi gunung Horeb yang dikenal sebagai gunung kudus. Ia tertarik melihat sebuah api yang tidak membakar semak2. ternyata itu adalah cahaya kemuliaan Allah. Allah pun memberi tugas kpd Musa utk membebaskan Israel dari perbudakan Mesir dan mengantar mereka ke tanah perjanjian.


Film ini adalah gabungan dr beberapa literatur, seperti novel, catatan sejarah dan tentunya Alkitab. Tentunya tidak mudah bagi sang sutradara utk mengangkat tema pembebasan israel dr Mesir ke dalam sebuah film apalagi saat itu teknologi perfilm-an msh sangat terbatas. Tetapi De Mille bs mengatasi keterbatasan hal itu dan menjadikan film ini sebagai salah satu film epik kolosal terbaik yang pernah dihasilkan oleh Holiwut.

Memang bnyk sudah film2 mengenai Ten Commandments, baik dalam bentuk animasi maupun real. Tetapi tidak ada yang dapat menandingi kegemilangan karya terakhir deMille ini. Charlton Heston yang berperan sebagai Musa berhasil memerankan sosok Musa sebagai utusan Allah. Kesombongannya ketika menjadi seorang pangeran Mesir dan akhirnya kerendahan hatinya ketika ia dipanggil Oleh Allah bs dijalankan dg baik oleh Heston. Yul Bryner pun berperan apik dalam film ini. Ia berhasil memerankan sosok Ramses II yang keras kepala dan angkuh. Memang tidak salah klo di tahun sebelumnya Yul berhasil menggondol Best Actor di oscar dalam film The king and I. Ia berhasil menjadi lawan sepadan (dalam akting) bagi Heston di paruh pertama film ini. Kredit khusus juga layak disematkan utk Edward Robinson yang berperan sebagai Dathan. Melalui film ini, Robinson berhasil menyelamatkan karir aktingnya setelah hanya bermain di film2 klas B. Oleh karena itu, Robinson sangat berterimakasih kepada deMille yang ia anggap sebagai juruselamatnya dalam karir filmnya. Robinson pun berhasil menjadi lawan sepadan Heston di paruh kedua film ini.

Selain akting, teknologi film ini sangat patut diacungi jempol. deMille berhasil membuat mesir jaman dahulu. Belum lagi spesial efek seperti tiang api, api kudus Allah dan peristiwa terbelahnya laut merah sangat lah mencengangkan. Mgk efek tsb di tahun ini sangatlah cupu tp di era 60an, efek tersebut sungguh menakjubkan. Dan semua itu di film terlihat realistik. Saluuttt....

Satu lagi, anda tidak perlu mengetahui sejarah Yahudi utk bs menikmati film ini... apalg mgk ada sebagian yg alergi dg kata Yahudi.. tp kalau anda seorang yng percaya bhw kebaikan akan selalu menang atas kejahatan dan anda membenci perbudakan atau penindasan, maka film ini sangat layak anda tonton.

Ada beberapa hal dalam film ini yg tidak sesuai dg sejarah atau Alkitab, tp film ini tetap lah layak ditahbiskan sebagai film epik kolosal yang terbaik sepanjang masa.


8.5/10

SIG HEIL

Last edited by PiRlomAniAc; 2nd December 2010 at 13:08..
Reply With Quote