View Single Post
Old 31st December 2010, 16:05
#1209  
what_tea
Addict Member
what_tea is offline

what_tea's Avatar

Join Date: Nov 2010
Posts: 120
what_tea is a new comer

Default

hmm baru kemaren nonton Pejantan Tanggung, berhubung tiket gratisannya cuma sampe tanggal 31 jadi kepaksa deh nonton, coz yg laen kacrut semua (Love In Perth ma Pocong apa gitu..)
sesuai judulnya nih film bener2 tanggung, baik untuk endingnya maupun alurnya. ceritanya tentang 3 sekawan Harta (Ringgo), Cris (Dennis) ma Angga (Desta) mereka tersesat di hutan kalimantan tempat suku Borneo tinggal (mereka sampe ke situ gara2 'dipanggil' ma dukun setempat-nih dukun lumayan melek teknologi loh dan cukup bikin gw ngakak liat dia joget Keong racun, dan minta di add di FB segala) mereka terpaksa tinggal lebih lama gara2 gak sengaja ngebakar gubuk tempat mereka nginep, so, mereka mesti bangun tuh gubuk lagi sampe selesai, gubuk itu milik anak ketua adat Riana (siti Anizah) yg masih berstatus mahasiswa kedokteran (tapi gak diliatin dia kuliah, ato gimana cara dia ke kampus, mengingat dia tinggal di tengah hutan). seorang pengusaha bernama Haryono (Joe P-Project) merayu tetua adat untuk menjual tanahnya karena akan membnagun asrama dan sekolah super mewah, tapi ditolak, karena itu dia mengiming-imingi Haris-salah satu penduduk utnuk membantu dia mencapai keinginannya. Maka dibujuklah 3 pejantan untuk menculik Riana dengan iming2 mereka bisa kembali ke jakarta, Harta yg naksir Riana pun bimbang antara memilih Riana atau membantu temn2nya yg mesti kembali ke jakarta untuk sidang skripsi. berikutnya....nonton sendiri kali ya he he
film arahan Ikbal Rais ini sebenernya lumayan bagus dari sisi komedi (trio desta-Ringgo-Dennis tampil segar dan gak lebay) sayang kelucuan yg tercipta dari dialog2 segar sedikit terganggu ma alusr yg kesannya terlalu cepat dan setting yg begitu2 saja (kalo gak hutan, kampung, yaa air terjun) kurang mengangkat keindahan hutan kalimantan secara menyeluruh, padahal durasinya masih banyk loh! sayng banget tuh setting dianggurin begitu aja, belu lagi adegan slapstik yg rada kuno (kayak ketimpuk, kesetrum dan jatuh) intinya kalo punya uang lebih bolehlah nonton, gak jelek2 amat kok, lumayan menghibur.
Reply With Quote