View Single Post
Old 18th February 2011, 18:10
#2497  
Hafilova
Mania Member
Hafilova is offline

Hafilova's Avatar

Join Date: May 2009
Posts: 1,481
Hafilova is a divo/divaHafilova is a divo/divaHafilova is a divo/divaHafilova is a divo/divaHafilova is a divo/divaHafilova is a divo/diva

Default

Guzaarish (2010)



Ethan Mascarenhas: ” Break the rules. Forgive quickly. Kiss slowly. Love deeply. Laugh uncontrollably. And never regret anything that made you smile “


“Para hadirin, sambutlah Ethan Mascarenhas pesulap terbaik yang pernah dimiliki India” dan riuhan suara tepuk tangan dan teriakan gembira penuh kekaguman para penonton pun menyeruak disaat pesulap flamboyan itu menyelesaikan pertunjukan spektakulernya. Ya, itulah sosok Ethan Mascarenhas (Hrithik Roshan) 14 tahun lalu disaat pria tampan ini sedang berada di puncak kariernya sebagai pesulap sensasional. Namun rupanya nasib berkata lain, sebuah kecelakaan tragis mencederai tulang belakangnya dan mengakibatkan kelumpuhan dari leher kebawah.

14 tahun pun telah berlalu, tidak mudah menghabiskan waktu selama itu ‘terpenjara’ dalam tubuhmu sendiri, meskipun kamu adalah seorang pesulap terhebat di dunia sekalipun. Namun Ethan masih beruntung karena mampu bangkit dari keterpurukan, semuanya tidak lepas dari teman dan penggemar yang mendukung dan memberinya semangat hidup selama ini, Ethan juga beruntung karena memiliki Sofia D’Souza (Aishwarya Rai), wanita yang sudah merawat, menjadi orang paling dekat dan setia 12 tahun ini.

Ethan memang sudah tidak mampu lagi menghadirkan trik-trik sulap ajaibnya seperti dulu, namun bukan berarti Ia berhenti menyebarkan kekuatan “sihirnya’. Ya, Ia kini telah menjadi sumber inspirasi, tawa dan harapan bagi banyak orang diluar sana melalui buku yang ditulisnya dan juga melalui siaran radio FM miliknya. Namun siapa yang menyangka dengan semangat hidupanya yang luar biasa ini Ethan ternyata membuat sebuah keputusan mengejutkan. Ia akan melakukan euthanasia.

“Setiap manusia berhak untuk hidup, namun disisi lain manusia juga berhak memilih untuk tidak melanjutkan hidupnya” Ah, salah satu ungkapan di film ini mungkin terdengar provokatif bukan? Ya, Euthanasia, mercy killing atau kamu bisa menyebutnya sebagai usaha untuk membunuh seseorang karena rasa kasihan atau iba memang selalu menjadi topik kontroversial yang menarik untuk dikonversikan ke dalam pita seluloid, dan kali ini sutradara Sanjay Leela Bhansali bisa dibilang telah sukses melakukan ‘pekerjaan rumahnya’ dengan baik dalam Guzaarsih. Meskipun film ini diakui kualitasnya, namun sayang Guzaarish sendiri tidak memperoleh hasil yang baik di tangga box-office Bollywood.

Guzaarish
yang juga berarti ‘request’ atau ‘permintaan’ ini dengan mudah menempatkan dirinya sebagai sebuah drama inspiratif dan emosional. Premis yang ditawarkan sepintas mungkin terasa mirip dengan film milik Alejandro Amenábar, The Sea Inside / Mar Ardento, keduanya sama-sama menyajikan kisah menyentuh seorang pria yang memperjuangkan Euthanasia bagi dirinya, namun Guzaarih mungkin akan lebih mudah dinikmati oleh penonton umum ketimbang film peraih Best Foreign Language Film dalam Oscar 2006 lalu, apalagi Sanjay Leela Bhansali menghadirkannya dalam balutan sinematografi dan tata artistik yang mempesona, plus iringan lagu dan irama pop klasik indah yang diaransemenkan sendiri oleh Bhansali. Tenang saja, jika anda adalah penonton yang antipati terhadap film India karena lagu dan tariannya yang dirasa menganggu, kali ini Bhansali menghadirkannya elemen-elemen khas Hindi movie itu tersebut dengan lebih elegan, jauh dari kesan menggelikan, lihat saja bagaimana lagu klasik “Smile” yang pernah dipopulerkan oleh Nat King Cole membuka kisah ini dengan lebut sembari mengajak penontonnya melihat Ethan memulai hari-harinya dalam asuhan Sophia.

Keberhasilan Guzaarish mengaduk-aduk emosi penontonnya selain karena kepiawaian Bhansali meracik kisahnya dengan dukungan teknis kelas atas, juga jelas tidak terlepas dari performa gemilang Hrithik Roshan. Dibutuhkan akting prima untuk dapat membawakan karakter Ethan Mascarenhas yang lumpuh secara meyakinkan, dan Roshan melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, membuat penonton berimpati dan memaklumi keadaannya tanpa harus merasa kasihan terhadap kekurangannya. Kehadiran artis cantik yang juga mantan Miss World, Aishwarya Rai sebagai perawat sekaligus love interst Ethan pun semakin mewarnai kisah indah ini.

Guzaarish tidak melulu menghadirkan bagaimana seorang pesulap lumpuh berjuang untuk memperoleh kematiannya, namun juga bagaimana keputusan untuk mengakhiri hidupnya itu berefek besar pada orang lain disekitarnya. Ya, Guzaarish sebuah beautiful tearjeker melodrama yang akan menyentuh setiap emosi penontonnya, sebuah film tentang mencari kematian yang dipenuhi dengan petuah dan semangat kehidupan.

8/10

visit my blog
Reply With Quote