View Single Post
Old 26th February 2011, 13:56
#2678  
narutoluvhinata
Mania Member
narutoluvhinata is offline

narutoluvhinata's Avatar

Join Date: Sep 2008
Location: L 3- 0 NARDO TE 2-5 GUNCANG
Posts: 1,324
narutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestro

Default

Guzaarish (2010)




Ethan Mascarenhas adalah seorang pesulap terkenal di Goa, India. Saat di masa2 jayanya, ia mengalami kecelakaan parah ketika melakukan sebuah trik sulap berbahaya. Ia menderita cedera parah tp ia bisa selamat. Walaupun begitu akbiat cedera yang dialaminya, Ethan mengalami kelumpuhan total mulai dr leher sampai ke bawah.

Dengan dukungan semangat dr para fans dan sahabat2 terdekatnya, Ethan berhasil melanjutkan kehidupannya selama 14 tahun dengan penuh inspiratif. Kemudian pada suatu hari setelah selesai melakukan sebuah sesi acara radio miliknya, Ethan memohon kepada lawyernya, Devyani, untuk mengajukan permohonan Euthanasia atau usaha pembunuhan atas dasar rasa kasihan atau iba kepada pengadilan. Semua orang terdekatnya terkejut dan begitu juga masyarakat India yang mendengar kabar tersebut.

=================================================

“Setiap manusia berhak untuk hidup, namun disisi lain manusia juga berhak memilih untuk tidak melanjutkan hidupnya”. Sebuah ungkapan dalam film ini yang terdengar begitu provokatif, bukan? Selama puluhan tahun, Euthanasia selalu menjadi topik kontroversial. SUdah ribuan kasus permohonan Euthanasia yang diajukan kepada pengadilan. Ada yang ditolak dan tidak sedikit yang diterima permohonannya. Bhanzali yang duduk sbagai sutradara dalam film ini melakukan tugasnya dengan baik.

Guzaarish atau Permintaan adalah sebuah drama emosional. Berbeda dg karya Amenabar, The Sea Inside, Guzaarish menuturkan sebuah kisah yang bs diikuti oleh semua penonton. Anda yang malas menonton film2 India karena tari2annya yang dirasa mengganggu dan bs makan scene sampai 5 menit lebih, anda tidak perlu khawatir. Film ini hanya menampilkan satu scene tarian tp digarap dg begitu indah dan segar.

Ada 3 elemen yang membuat film ini layak utk disaksikan. Pertama, ide cerita, kedua, akting dan terakhir adalah musik2 pendukung..

Utk ide cerita, pemilihan Euthanasia sebagai bahan baku utama dalam film adalah tepat. Guzaarish saya jamin akan mengaduk-aduk emosi anda ketika menyaksikan film ini. Anda yang mudah menangis ketika menyaksikan sebuah film sedih saya sarankan utk menyiapkan banyak tisu. Terlihat berlebihan? hmmmm... sebaiknya anda tonton film ini utk membuktikannya..

Utk akting. Hritik Roshan harus mendapat aplaus meriah atas kualitas aktingnya yang luar biasa total. Dibutuhkan sebuah penampilan prima dan ikatan emosi yang dalam utk memerankan seorang yang lumpuh total dan hal itu tidak mudah. Hanya sedikit orang yang bs melakukan hal itu. Tom Hanks dalam dua filmnya, Forrest Gump dan Cast Away, Dustin Hofman dalam Rain Man dan Russel Crowe dalam A Beautiful Mind. Saya rasa harus menambahkan Roshan dalam daftar orang tsb. Salah satu scene yang menurut saya adalah suguhan akting luar biasa baiknya dr seorang Roshan adalah ketika ia menyanyikan sebuah lagu klasik terkenal, "What a Wonderful World" di sela2 pemakaman ibunya. Roshan berhasil menampilkan seorang Ethan yang begitu kehilangan ibundanya dan sekaligus ekspresi atas penderitaan yang ia harus hadapi selama 14 tahun terakhir.

Mgk anda bs berhenti dl dan mulai membayangkan. Anda seorang yang sedang mengalami masa2 penuh kegemilangan ketika pd suatu saat sebuah kecelakaan parah merenggut kegemilangan anda hanya dalam hitungan menit. Blassssssss..... dan selama 14 tahun anda harus hidup hanya di tempat tidur dan anda bahkan tidak sanggup hanya utk menggaruk hidung anda yg gatal atau anda tidak sadar ketika anda -maaf- sudah sudah buang hajat. Ya, itulah gambaran seorang Ethan selama 14 tahun terakhir dan Roshan bisa memainkan tugasnya dengan begitu baik.

Walaupun begitu Guzaarish tidak hanya soal mengenai penderitaan demi penderitaan yang dialami oleh Ethan. Hal yang jauh lebih besar dr itu adalah optimisme yang luar biasa dr seorang Ethan. Ia berkata dalam film ini, "Life is Short. Therefore, Break the rules. Forgive quickly. Kiss slowly. Love deeply. Laugh uncontrollably. And never regret anything that made you smile.“ Ya, ungkapan yang menyiratkan sebuah optimisme dari seorang Ethan. Atau sebuah pernyataan lain yg tak kalah inspiratif dr seorang Ethan. Ketika pd pesta perpisahan Ethan bersama sahabat2 dan keluarga terdekat. Ethan memberikan sebuah nasihat relijius kepada dua orang kokinya... Ia berkata "aku tahu kalian berdua sudah mendoakan diriku kepada Tuhan agar aku mendapatkan kesembuhan dan walaupun doa2 kalian berdua ternyata tidak dikabulkan jangan pernah sekalipun berpaling dr Tuhan." Wowwww.... Atau ketika seorang pastur menasihatinya utk membatalkan keputusannya utk melakukan euthanasia dan pastur tsb bilang bhw kenapa Ethan tidak percaya pd kuasa Tuhan atas hidupnya, dengan tenangnya Ethan menjawab,"Bapa, saya sangat percaya pd Tuhan. Oleh karena itu saya sangat ingin bertemu dengan-Nya!"

Ya, Guzaarish adalah sebuah film beautiful tearjeker. Guzaarish menceritakan seorang manusia yang berusaha setiap harinya utk mengalahkan kepahitan dan kegetiran dalam hidupnya dan pd akhirnya mencari sebuah kehormatan melalui sebuah kematian yang indah......

oiyah, ntn film ini membuat Three Idiots bagi gw jd film kacangan..

8/10

Reply With Quote