View Single Post
Old 10th March 2011, 12:54
#3137  
narutoluvhinata
Mania Member
narutoluvhinata is offline

narutoluvhinata's Avatar

Join Date: Sep 2008
Location: L 3- 0 NARDO TE 2-5 GUNCANG
Posts: 1,324
narutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestronarutoluvhinata has becoma a maestro

Default

In The Footsteps of Alexander The Great



Sebuah film dokumenter yang mencoba utk menapak tilas jejak seorang Raja, Komandan Militer dan Penakluk terbesar sepanjang masa, Alexander The Great. Dokumentasi ini dipandu oleh sejarawan Inggris, Michael Wood. Dokumenter ini dimulai dari tempat kelahiran ALexander di Makedonia dan lanjut hingga ke wilayah India. Ya, sebuah napak tilas sejauh 20.000 mil melintasi samudera dan melalui ratusan tempat bahkan harus melalui daerah rawan konflik seperti Kurdi dan Afghanistan.

Michael Wood mendasarkan informasinya pd dua tulisan sejarah karya Arian dan Critus ttg Alexander. Tetapi dalam perjalanannya tsb, Wood juga mencoba menggali dr kisah2 warga dan kebudayaan setempat. Dokumenter ini terbai dalam 4 bagian : 1. Son Of God; 2. Lord of Asia; 3. Across the Hindu Kush, 4. To the Ends of the Earth.

=======================================

Orang2 Yunani mengenalnya dg nama Megas Alexandros, Bangsa Persia dan keturunannya, Iran menyebutnya dg Sikander, rakyat India menyebut namanya Sikandar dan bangsa Arab memanggilnya dg Iskandar. Tidak sampai di situ pengaruh Alexander bahkan hingga pd keyakinan relijius. Yahudi dan Kristen mengenalnya mll nubuatan Nabi Daniel. Islam dalam kitab sucinya, Al Quran, mengenalnya dg sebutan Dhul-Qarnayn atau The Two-Horned One.

Ya itulah sebagian dr kepopularitasan dari seorang Alexander III of Macedon. Lahir di Pella, anak dari penguasa Macedonia, Raja Phillip II dan seorang ibu, Olympias. Pada masa kecil, pemikirannya bnyk dipengaruhi oleh filsuf terkenal Yunani, Aristoteles, yang adalah gurunya. Alexander tumbuh dengan dikelilingi kisah2 petualangan pahlawan2 Yunani, seperti Perseus dan Herakles (Hercules). Tetapi Alexander jatuh hati kepada Achilles, ksatria dan pahlawan Yunani yang bertempur dan gugur di kota Troya.

Sejak kecil Alexander dikenal akan kepandaiannya. Dalam dokumenter ini dikisahkan suatu ketika ayahnya akan membeli sebuah kuda liar hasil tangkapan. Kuda ini berwarna hitam legam dan bagus fisiknya, sayangnya kuda ini terlalu liar. Ketika tidak ada seorang pun bs menjinakkannya, Alexander mengajukan diri utk mencoba menjinakkannya. Alexander mendatangi kuda tsb dan secara luar biasa berhasil menjinakkannya. Bgm ia menjinakkannya? simpel, Ia melihat bhw kuda tsb meronta ketika tubuhnya membelakangi matahari. Alexander menilai bhw kuda tsb terganggu akan bayangan hitam dr dirinya sendiri. Oleh karenanya ALexander menuntun kuda tsb agak menjauhi matahari dan ternyata bnar kuda tsb bs tenang. Phillip yang melihatnya kontan berteriak," Hey, nak, carilah kerajaanmu sendiri. Makedonia terlalu kecil bagimu!" Entah itu pertanda atau memang sudah ditakdirkan bhw Alexander pada usia belum genap 30 tahun sudah menjadi penguasa seluruh kerajaan Persia dan vasal2nya. Ya, sebuah wilayah taklukkan hampir sepertiga bagian dr dunia ini. Hal ini membuatnya menjadi penakluk termuda sepanjang sejarah.

Dokumenter ini juga membahas taktik jenius dr Alexander dalam serangkaian pertempuran. Taktik palu godamnya ketika mengalahkan 100ribu pasukan Persia di Issus atau taktik gunting ketika mengalahkan pasukan persia di Gaugamela. Dikisahkan juga bgm pengepungan Tyre dan Gazza yang menolak menyerah yang diakhiri dg pembantaian dan perbudakan. Ya, Alexander adalah orang kejam ketika ada yg mencoba menghalangi jalannya tetapi dia bisa menjadi seorang yang baik ketika tidak ada yg brani melawan. Semuanya dibahas dengan lugas tetapi sederhana oleh Wood.

Tidak hanya itu, dokumenter ini mengajak kita berpetualang ke daerah2 yang indah hingga ke wilayah yg berbahaya. Pegunungan Hindu Kush adalah salah satu tantangan yang dihadapi oleh Wood. Ia harus menghadapi perampok2, milisi2 bersenjata dan cuaca ekstrim. Tp dr situ semua kita bs merasakan bgm kuat dan teguhnya Alexander. Sebagai catatan ia adalah seorang raja yang tidak pernah duduk di singgasananya. Selepas merebut Susa dan Persepolis, dua ibukota utama Persia, Alexander langsung melakukan pengejaran thd kelompok2 perlawanan. Lebih dr 30 kali pertempuran, baik skala besar maupun kecil, yang ia pernah alami. Ia menderita 22 luka di bagian tubuhnya, mulai dr kaki hingga kepala. Kerajaannya adalah kerajaan yang bergerak mengikuti kemana perginya Alexander.

Kita juga disuguhkan oleh berbagai plot utk mendongkel Alexander, kemudian kita juga melihat kebijakan2 aneh dari Alexander dan tentunya bgm egosentris dan megalomaniaknya seorang Alexander. Semua dituangkan tanpa tedeng aling2. Ya, inilah dokumenter yang sungguh2 memuaskan saya ketika menontonnya.

Apapun dan bagaimanapun seorang Alexander, ia tetaplah seorang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia. Ia meninggalkan begitu banyak warisan. Ia lah yg mempertemukan dua kebudayaan besar saat itu, Yunani/Latin dan Timur/Asia. Seperti tokoh idolanya, Achilles, yang mati muda tetapi dikenang sepanjang masa, begitu juga akhir dr seorang Alexander. Ia meninggal di usia yang masih muda, 32 tahun. Ia mewarisi sebuah kekaisaran yang membentang mulai dari Yunani hingga pedalaman India dan ia masih dikenal dan dikenang hingga saat ini. Ya, ia adalah MEGAS ALEXANDROS atau AL ISKANDAR AL AKBAR atau ALEXANDER THE GREAT atau ALEXANDER AGUNG

8.5/10

Reply With Quote