View Single Post
Old 10th June 2011, 00:14
#4442  
juwandi08
Banned
Malejuwandi08 is offline

Join Date: Mar 2008
Location: Calon Suaminya Donita
Posts: 14,496
juwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legendjuwandi08 Super Legend

Default

Hati Merdeka @Citra XXI


Sinopsis:
Dengan latar belakang masa-masa kelam revolusi di awal tahun 1948, Hati Merdeka mengikuti perjalanan sekelompok kadet yang kemudian menjadi pasukan gerilya elit setelah kejadian pembunuhan massal para kadet calon prajurit di tahun 1947 (sebuah cerita yang didasarkan kisah nyata tentang perang yang mengakibatkan terbunuhnya kedua paman Hashim pada peristiwa Lengkong tahun 1946).
Setelah menyelesaikan misi yang berakhir tragis dengan kehilangan anggota kelompok ini, kesetiaan kelompok ini kembali diuji dengan mundurnya pimpinan mereka, Amir (Lukman Sardi) dari Angkatan Darat. Tanpa pemimpin dan dengan dirundung kesedihan karena kehilangan mereka, para kadet membawa dendam mereka dalam perjalanan misi mereka ke Bali tempat Dayan yang bisu (T. Rifnu Wikana) tinggal, untuk membalas dendam kepada Belanda. Mereka dikirim ke Bali untuk membunuh Kolonel Raymer (Michael Bell, aktor berbakat dari Inggris yang meninggal April lalu), yang telah membunuh keluarga Tomas (Donny Alamsyah) di awal trilogi ini. Tomas telah dipilih sebagai pemimpin baru dari kelompok kadet ini. Menghadapi meriam kapal perang Belanda, Marius yang playboy dan peminum (Darius Sinathrya) harus mengatasi rasa takutnya karena persaingannya dengan Tomas untuk memperebutkan Senja, seorang gadis berdarah biru (Rahayu Saraswati). Sesampainya di Bali, kelompok taruna ini menyelamatkan Dayu (Ranggani Puspandya) dari kekejaman kelompok milisi KNIL Kolonel Raymer, tapi salah satu dari kelompok kadet ini hampir saja mati terbunuh. Saat teman mereka sedang berjuang antara hidup dan mati, kelompok kadet ini bertemu dengan pemimpin pemberontak bawah tanah Wayan Suta (Nugie). Tomas bentrok dengan pimpinan mereka terdahulu, Amir (Lukman Sardi) saat mereka merencanakan serangan terakhir untuk melawan milisi Raymer yang menimbulkan pertanyaan: Sejauh mana revolusi ini bisa menghancurkan kejahatan dan tetap mempertahankan idealismenya?

Review:
Film yang kebanyakan adegan drama ngomong2nya daripada adegan perangnya Kalo aktor2nya bukan Lukman Sardi, Donny Alamsyah, dkk sudah pasti film ini akan membosankan sekali................ Adegan perangnya pun biasa aja dibandingkan dengan film Merah Putih dan Darah Garuda Benarkah ini seri penutup trilogi Merah Putih? Tapi kok biasa aja yah sebagai seri penutup trilogi???

Score: 6/10

Last edited by juwandi08; 10th June 2011 at 00:50..
Reply With Quote