View Single Post
Old 19th May 2015, 22:58
#826  
maksimaho
Groupie Member
Malemaksimaho is offline

maksimaho's Avatar

Join Date: Dec 2010
Location: Diantara kamu, carrier dan kamera
Posts: 10,135
maksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legendmaksimaho Super Legend

Send a message via Yahoo to maksimaho
Default

Mendadak DCF part II

Memasuki area DCF, lautan manusia dimana-mana dingin yang biasanya dingin mendadak agak sedikit hangat, muter-muter tanya info masih ada tiket vvip atau gak, ternyata udh habis, nggak dapat tiket cari tempat buat ndiriin tenda, muter muter tanpa lampu dan tanya kesana kemari akhirnya kita nemu lapangan luas yang penuh tenda kirain gratis tapi harus registrasi, nggak ada pilihan lain, kasih ktp dan kita dapat space satu tenda, biaya semalam bawa tenda sendiri 50K. tenda pun selesai kita diriin tanpai bantuan senter

selesai beres, kebetulan masuk isya, berhubung kami sama-sama muslim, kami tetap melaksanakan kewajiban kami meskipun disebrang ribuan lampion udah mulai diterbangkan, ibdah selesai langsung lari takut kehabisan moment, ratusan lampion mulau memenuhi langit dieng, pemandang yang sangat luar biasa dimata gw, yang jelas gw kemana travelmate gw kemana saking takjubnya
Spoiler

Spoiler

Spoiler

Spoiler

Spoiler

Spoiler



kelar pelepasan 3000 ribu lampion, dari seberang jazz diatas awan mulai menghentak ditengah dinginnya malam, lumayan buat nggerakin badan, semakin banyak gerak akan mengurang sedikit menggigilnya bdan yang ketika berbicara sudah keluar asap, udah gak sempet motret rasanya malas ngeluarin tangan dari kantong celana,saking dinginya :speachless1:yang gw inget hostnya malam itu robby purba

kelar jazz diatas awan gw lansung balik tenda sebelum terlebih dahulu gw ngangetin badan, ada api unggun dan nampak beberapa orang juga pada bakar jagung dan ubi, hanya kuat beberapa saat, jam 12an kita masuk tenda dan tidur, ngumpulin tenaga buat besok

Spoiler

Spoiler


Kami kebangun sekitar jam 5, kelar ibadah kami nyalin kompor dan menyeduh teh hangat dipagi yang sangat menggigil, teh hangat dan satu piring mie gorenga menemani kami membicarakan banyak hal dari hal-hal yang ringan kayak krupuk sampai yang berat, ternyata kami punya alasan yang sama kenapa jadi agak gila traveling, kami menyebutnya "pelarian" , kita pernah kuliah ditempat yang sama. jam 7 beresin tenda untuk selanjutnya menikmati berjalan meninggalkan "penginapan" kami,

Spoiler

Spoiler
Reply With Quote