View Single Post
Old 4th March 2014, 14:58
#1  
stasiunfilm
Addict Member
Femalestasiunfilm is offline

stasiunfilm's Avatar

Join Date: Jul 2013
Location: Indonesia
Posts: 270
stasiunfilm is a celebrity wannabe

Default Siapa Ibu Andy dalam Film Animasi Toy Story?

Quote:

Identitas ibu Andy dalam tiga jilid film animasi Toy Story terkuak berkat topi koboi. Ini alasannya.

Film animasi sukses produksi Pixar, Toy Story yang sampai tiga jilid itu, menjadi topik panas pembicaraan di internet beberapa hari terakhir. Penyebabnya, Jon Negroni, seorang fans berat Pixar, menganalisa tentang siapa sebenarnya ibu Andy, tokoh anak laki-laki pemilik mainan Woody cs. Kesimpulan yang diambil Jon cukup mengagetkan.

Jon Negroni adalah penulis artikel terkenal The Pixar Theory. Isi artikel itu memperlihatkan keyakinan Jon bahwa semua film Pixar sebenarnya hidup dalam alam semesta yang sama dan mengisahkan satu cerita yang kohesif. "Semua film Pixar itu berhubungan satu sama lain," ujar Jon.

Ya, berhubungan, Toy Story pertama sampai yang ketiga pun begitu. Mari perhatikan, keluarga Andy dalam Toy Story memang agak misterius. Tidak pernah diungkap oleh pembuat film soal nama orangtua Andy. Malah, tak pernah hadir sosok ayah dalam keluarga Davis--nama keluarga Andy. Boleh jadi, ibu Andy yang berambut seleher itu adalah single parent.

Titik mula analisa Jon untuk menguak identitas ibu Andy adalah topi koboi yang dikenakan Andy kecil di film Toy Story pertama. Jon mengasumsikan bahwa Andy mendapat topi itu dari ibunya. Kemudian, lewat sebuah adegan yard sale di Toy Story 2, Jon menunjukkan bahwa boneka Woody sebetulnya berusia tua.

Saat itu, tokoh antagonis The Chicken Man berusaha membeli Woody, yang disebutnya barang langka dari tahun 1950-an. Tapi tawaran itu ditolak oleh ibu Andy, karena Woody adalah, "An old family toy". Padahal, Mr. Potato Head di film Toy Story pertama membeberkan bahwa Andy mendapatkan Woody sebagai hadiah ulang tahun ke-6.

Maka seharusnya usia Woody tak tua-tua amat. Lalu kenapa ucapan The Chicken Man dan ibu Andy menyiratkan Woody berusia tua? Jon Negroni mengusulkan asumsi yang masuk akal bahwa sebenarnya Woody adalah mainan lama milik ayah Andy. "Sebab, jika Woody adalah mainan baru ketika dihadiahkan kepada Andy, semestinya Woody tahu asal-usulnya," jelas Jon.

Nyatanya dalam Toy Story 2 memang terungkap bahwa Woody lupa asal-usulnya. Untung ia bertemu dengan boneka koboi wanita, Jessie, yang kemudian menjelaskan identitas Woody. Benarlah bahwa Woody adalah produk mainan lawas. Bukanlah mainan baru yang diberikan saat usia Andy masih 6 tahun.

Dari adegan pertemuan Woody dan Jessie itu pula, Jon Negroni menunjukkan ada kemiripan antara topi koboi milik Andy dengan topi koboi milik Emily, anak perempuan si empunya Jessie. Dikisahkan dalam sekuens "When She Loved Me" di Toy Story 2, Emily yang sudah beranjak dewasa mendonasikan semua boneka mainannya, termasuk Jessie, ke bocah lainnya.

Dekorasi kamar Emily dalam film Toy Story 2 juga menampakkan ciri tipikal dari era tahun 1970-an. Dari situ sangat mungkin, kata Jon, usia Emily seharusnya sepantaran dengan ibu Andy. Dan, jangan abaikan kemiripan topi koboi milik Emily dan Andy. Memang ada renda warna putih di topi koboi Emily, sedangkan di topi koboi Andy tak ada renda itu.

Tapi, jika diperhatikan seksama, tampak seperti ada bekas tempelan (atau jahitan?) renda di topi Andy. Hal itu ini, bagi Jon Negroni, menandakan bahwa topi koboi itu juga sudah tua usianya. Jon juga menyajikan fakta bahwa ada kemiripan antara warna rambut Emily dengan ibu Andy. "Kesimpulannya: Emily adalah ibu Andy," ucap Jon, yakin.

Ditambahkan Jon Negroni, sejak kecil Emily menyukai boneka mainan koboi. Maka ketika anaknya jadi ikutan suka mainan koboi, hal tersebut sudah alamiah. Ditambah lagi, asumsi bahwa topi koboi Andy adalah pemberian ibunya.

"Ibu Andy (Emily) memberikan topinya kepada Andy, maka takdir pula yang mempertemukan Andy dengan Jessie. Ini seperti penebusan dosa ibu Andy karena pernah memberikan Jessie ke orang lain," ujar Jon Negroni.


Sumber

Jon Negroni

So, percayakah kalian dengan 'teori' Jon Negroni ini?
Reply With Quote