View Single Post
Old 2nd October 2017, 07:53
#26  
freya.
Moderators
freya. is offline

Join Date: Mar 2016
Location: di atas tanah, di bawah langit...
Posts: 18,421
freya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legendfreya. Super Legend

Default

Quote:
Originally Posted by shiori_kamisaki View Post
Kemaren saya ke Bali naik Garuda delay 1,5 jam. Pulangnya pagi2 dari Bali naik Lion malah tepat waktu.

Btw setelah saya amati Garuda ini cuma menang di pelayanan pas di dalam pesawat. Tapi di luar pesawat, agak payah. Ground staff kerjanya masih kurang bagus. Apalagi pemesanan tiket lewat website-nya sering bermasalah.

Belum lagi kinerja keuangannya. Rugi bertahun-tahun. Untuk domestik mungkin masih aman, tapi yang internasional ini banyak masalah. Rute ke London, ini saya gak ngerti masalahnya di mana, katanya sepi. Padahal costnya besar. Makanya sekarang cuma terbang 2x seminggu. Yang kayak begini mau buka rute ke Los Angeles & Moscow? Saya gak yakin.

Terus sebagai member aliansi Skyteam, nyata2nya gak bisa kerjasama dengan member Skyteam. Saya gak tau apa memang mentalnya masih BUMN banget, suka "jumawa" makanya gak mau kerjasama. Airlines lain biasanya langsung gencar codeshare dgn maskapai lain di aliansi. Tapi Garuda enggak. Jalan sendiri. Terus ngapain masuk Skyteam? Cuma buat gengsi?

Sebagai BUMN, "flag-carrier", dan satu2nya maskapai Indonesia yang tergabung dalam 3 aliansi besar (Skyteam, Star Alliance, Oneworld), saya berharap banget Garuda bisa lebih baik. Mental BUMNnya coba disingkirkan dulu lah, harus lebih profesional. Jangan malu belajar dari sesama flag-carrier macam SQ, MAS, dll.
Delay nya Garuda karena cuaca atau gmna? Dikasih voucher makan atau kompensasi dalam bentuk lain gak?

Masak sih Garuda mentalnya jumawa dan sulit diajak kerja sama? Keknya Garuda dlm bbrp tahun blkgan bukannya justru improving ya?
Reply With Quote