View Single Post
Old 20th September 2018, 19:56
#11  
buFFalo
Groupie Member
buFFalo is offline

Join Date: Oct 2007
Posts: 17,514
buFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super LegendbuFFalo Super Legend

Default

Quote:
Originally Posted by adama View Post
Nawacita kibul ?, nih :

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut data mengenai produksi beras nasional dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian (Kementan). Sayangnya, kedua instansi tersebut memiliki perbedaan data yang signifikan.

"Memang yang punya data produksi hanya ada dua, pertanian dan BPS. Tapi ini juga enggak cocok," kata Darmin di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Baca juga: Penjelasan Lengkap soal Keputusan Impor Beras 2 Juta Ton

Menurut Darmin BPS akan memperbarui data tersebut. Pemutakhiran data selesai akhir tahun ini.

"BPS berjanji memperbarui data itu dan mereka katanya sekarang sudah selesai mungkin diumumkan akhir tahun," ujar Darmin.

Darmin menambahkan, Kementerian Pertanian mencatat surplus produksi beras nasional. Namun, yang menjadi perhatian adalah ke mana beras tersebut.

"Setiap tahun surplus 11 juta ton, terus ke mana perginya. Itu angkanya terus tidak berubah. Itu yang sudah dicari solusinya, Biar BPS saja yang melakukan penyempurnaan," tegas Darmin.

Perbedaan data tersebut, lanjut Darmin, menimbulkan perdebatan di lapangan. Ia meminta publik untuk bersabar menanti data resmi BPS.

"Anda mungkin heran sudah tahu gitu kok nggak selesai. Diselesaikan belum diumumkan angkanya oleh BPS," kata Darmin.
---------

Data produksi beras aja jadi ajang kibulan, giliran jadi polemik malah saling tunjuk menyalahkan orang lain.

Tokok mentokok, tongos mentunguk...semua gegara ngibul !...ahahahahaha
Darmin kupluk.
Mosok konsumsi perbulan 2juta ton kok cuma punya buffer stok 4juta ton untuk setahun.
Reply With Quote