View Single Post
Old 23rd September 2018, 22:29
#1  
djuragan_luwak
Addict Member
djuragan_luwak is offline

djuragan_luwak's Avatar

Join Date: Mar 2017
Posts: 756
djuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstardjuragan_luwak has become a superstar

Default Kristen Ortodoks Syria : ajaran Kristen dg ritual Sholat, puasa dan berhaji

Beberapa waktu belakangan ini, ramai tersebar di seputar dunia maya sebuah gerakan dari ajaran Kristen Ortodoks Syiria. Varian (sekte) dari agama Kristen ini dari tampilan luarnya mirip dengan tampilan luar kaum muslim. Yang pria berpeci, yang wanita berjilbab. Bahkan, ada beberapa ibadah mereka yang persis dengan ibadah umat Islam. Seperti shalat, puasa dan mereka pun berhaji, meski tata caranya tidak sama. Ajaran ini bukanlah ajaran agama baru, dan yang gerakannya baru terjadi belakangan ini. Seperti apa sesungguhnya Kristen Ortodoks Syiria itu, yang dalam agama kristen sendiri mereka sebut sekte Kanisah Ortodoks Syiria?

Sejarah menyebutkan, paham ortodoks lahir dari perselisihan antara Gereja Alexandria, Gereja Roma, dan Kaisar Konstantin. Puncaknya, pada masa Kaisar Bizantium Marqilanus (450-458 M) seabad lebih sebelum Nabi Muhammad lahir di Mekkah (571). Kala itu, tepatnya pada tahun 451, diadakan Majma Khalkaduniyah (Konsili Kalkedonia) dalam hal ketuhanan. Buntut dari konsili ini menimbulkan perpecahan di antara gereja-gereja yang sulit disatukan kembali.

Nah, rupanya, sejak inilah umat Kristen terpecah menjadi dua. Di satu pihak berpusat di Roma dan Bizantium, dipimpin Bapa Laon (440-461). Kelompok ini mengakui, al-Masih mempunyai dua sifat: Tuhan dan manusia. Kelompok ini kemudian lebih dikenal dengan Kristen dan Katholik.

Di pihak lain, berpusat di Alexandria dan Antakia di bawah pimpinan Bapa Disqures (444-454 Masehi). Kelompok ini berpegang kuat pada sifat tunggal bagi al-Masih. Mereka tidak setuju dengan aliran Kristen yang mengakui sifat Tuhan sekaligus manusia. Kelompok inilah yang kemudian dikenal dengan kelompok ortodoks. Nama 'ortodoks' dipakai karena berarti: menganut ajaran agama yang dianggap benar, yang asli. Karena itu, penganut ortodoks mencoba untuk hidup secara lurus, sesuai dengan tuntutan awal dari kelahiran agamanya.

Penganut ortodoks sendiri terdiri atas beberapa toifah (komunitas berdasarkan kesamaan kultur, tradisi, bahasa, dan bangsa). Karenanya ada toifah Koptik, Syrian, Armenian, dan Habasah. Sedang 'aqidahnya' sama.

Kanisah Ortodoks Syria (KOS) mengklaim punya bukti sejarah, bahwa Injil yang pertama berbahasa Arab Syria. Menurut mereka, bahwa al-Masih &emdash;kalangan penganut KOS pantang menyebut Nabi Isa as dengan Yesus seperti lazimnya digunakan penganut Kristen Katholik/Protestan, tetapi lebih suka menyebutnya dengan al-Masih atau Sayyidina Isa al-Masih&emdash; berbicara dengan menggunakan bahasa Syria. Injil diterjemahkan ke dalam bahasa Arab pada tahun 643. Hingga sekarang, Injil yang digunakan penganut paham Ortodoks Syria, Irak, Lebanon, dan Mesir, adalah berbahasa Arab. Memang, antara bahasa Syria dan bahasa Arab terdapat kemiripan dan persamaannya.
Reply With Quote