View Single Post
Old 20th February 2019, 22:45
#48  
adama
Groupie Member
adama is offline

adama's Avatar

Join Date: Dec 2008
Location: Planet Keron
Posts: 32,179
adama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legendadama Super Legend

Default

Quote:
Originally Posted by freya. View Post
Masak sih Pak hukuman finansial gak bikin kapok? Mungkin tergantung jumlahnya kali ya.. kalo di Oz, denda lalin mayan bikin nyesek dan kapok kok.

Contoh: The penalty for stopping in a 'No Stopping' zone in a school zone is $304 and two demerit points. A 'No Parking' sign means that you can only stop on a length of road or in an area to which the 'No Parking' sign applies to drop off or pick up passengers.

Biasanya pengemudi lalin yang udah paham peraturan ini (apalagi perna kena denda) berhati-hati untuk gak mengulanginya lagi. Betul ada demerit point = 2 pnts, tapi tanpa itu pun saya yakin $304 for that offence udah bikin pengemudi kapok melanggar lagi.
Mungkin efek jeranya berbeda-beda, sekarang kepolisian RI memperkenalkan sistem denda baru. Selain denda minimal yang sudah ditentukan, sekarang ada yang namanya denda maksimal. Denda maksimal dikenakan apabila pelanggar lalu lintas tidak mau mengikuti sidang tipiring dan dianggap sudah mengaku bersalah jadi tinggal bayar dendanya aja ke negara via bank yang ditunjuk. Bukti setoran bank itu yang ditukar nanti dengan dokumen yang disita polisi, misal tak punya SIM yang ditahan STNK and vice versa. Tiap kota besaran denda maksimal berbeda-beda karena Pemda ikut menentukan, mungkin denda yang masuk dianggap PNBP dan masuk kas daerah (PAD).

Sistem baru ini yang saya kira amat tidak mendidik, tarolah orang kaya ditilang polisi karena kagak bawa SIM. Dia pasti tak mau repot karena punya duit, dengan bayar denda maksimal dia tak perlu ikut sidang dan belum tentu dia kapok bawa kendaraan tak punya SIM. Sebaliknya misal driver online yang kena tilang sama kagak bisa nunjukin SIM, dia walau ikut sidang bayar denda minimal bisa kapok karena pendapatan dia sehari kagak nyampe buat bayar denda minimal, kedepannya akan lebih berhati-hati.

Jika bayar disesuaikan dengan tingkat pendapatannya, tentu kerugian finansial yang didapat akan lebih mengena pada tiap pelanggar.

JMO
Reply With Quote