View Single Post
Old 10th July 2018, 14:42
#21  
mastum
Addict Member
mastum is offline

mastum's Avatar

Join Date: Apr 2009
Posts: 567
mastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabe

Default

Quote:
Originally Posted by d4nk_83 View Post
Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Akhir2 ini saya sering merasa takut akan yang namanya kematian, bayangan2 akan keluarga dan teman yg sy akan tinggalkan apabila mati, ketakutan akan siksa kubur, ketakutan akan dosa yg banyak kuperbuat, dan ketakutan2 lain yang berhubungan dengan kematian itu. Bahkan tak jarang sy sering terdiam, membayangkan semua ketakutan2ku ituÃàƒÃ‚ ƒÂƒÃ‚‚ƒÃà ‚ƒÃ‚‚à ƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ ƒÃƒÂƒÃ ‚‚ƒÃÂà ‚‚àƒÃƒÂ‚ƒÃ‚  ƒÂ‚ƒÃƒÂƒà ƒÂ‚ƒÃà ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂ ƒÂƒÃ‚ ‚‚ÂÃà ‚‚àƒÃƒÂƒÃ‚‚Ĉ‚‚ ƒÂƒÃ‚ƒÃ‚ƒÃ‚à ‚‚Âà ƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â¯ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ ƒÃ‚ƒÃ ‚ƒÃ‚‚ÂÂà ƒÃƒÂƒÃ‚ƒÃ ‚‚àƒÃ ƒÂ‚ƒÃ‚ƒà ƒÂƒÃ‚‚Âà ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂ ‚‚à‚‚‚Ãà ƒÃ‚ƒÃ‚ ƒÃƒÂƒÃ‚ƒÃ‚‚àƒÃƒ ƒÂƒÃ‚‚‚Ãà ‚‚‚à ƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ ƒÃƒÂ‚à ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã ƒÃƒÂ‚‚àƒÃƒÂ‚‚ àƒÂ‚ƒÃƒÂ‚à ƒÂ‚ƒÃà ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂ ƒÂ‚ ‚ƒÃƒÂƒÃ‚ƒÃà ‚ƒÃ ‚‚àƒÂ‚ ƒÂƒÃ‚ƒÃ‚‚Âà ‚‚Ãà ƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ ‚ƒÃ ‚ƒÃ‚ƒÃ‚Âà ‚Âà‚‚àƒÃ ƒÂ‚‚‚à ƒÂƒÃ‚ƒÃ‚à ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂ ‚½..

Mungkin sy bisa bercerita awal mula munculnya rasa takutku ini,Ãà‚ƒÃ‚ ƒÃà ƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚Ãƒ ƒÂƒÃ‚‚Âà‚ƒÃƒÂƒÃ ‚ƒÃÂà ‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ ƒÃ‚ƒÃ‚ ‚ ƒÃƒà ƒÂƒÃ‚‚ƒÃà ‚‚ƒàƒÃ‚ƒÃ‚ƒÃ‚ ‚ÂÃà ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ ƒÃƒÂ‚ĈƒÃƒÂ‚‚‚ ÃÂà ƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚Â‚Ãƒ ƒÂ‚¯Ãà‚ƒÃ‚ƒÃ ƒÂ‚ÂÂà ‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚ ‚‚à‚ƒÃ ƒÂƒà ƒÂƒÃ‚ƒÃ‚‚Âà ‚‚ÃàƒÃ‚‚‚à‚‚Ãà ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚ ƒÃƒÂƒÃ‚‚à‚ƒÃƒ ‚Ãà ƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚Ãƒ ƒÂƒÃ‚ƒÃ‚à‚ƒÃƒÂ‚Ã ‚‚ÃÂà ‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ ƒÃ‚‚ ¿ÃƒÂƒÃ‚ƒÃ‚ƒÃ‚ ƒÃ‚à ƒÂƒÃ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒ ‚ƒÃ‚‚àƒÃ‚ƒÃ‚‚ ƒÃƒÂƒÃà ‚Â‚ÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ ‚‚àƒÃƒÂ‚ƒÃ‚‚ ÂÂà ƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒ ƒÂ‚ƒÃà‚‚ƒÃ ƒÂƒÃ‚Âà ‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚Â‚ÃƒÂƒÃ‚ ‚‚àƒÃƒÂƒÃ‚‚ƒÃ ‚‚à ƒÂƒÃ‚ÂƒÃƒÂ‚Ã‚ÂƒÃƒÂƒÃ‚Â‚Ãƒ ‚‚ÂàƒÃ‚‚½

-------------------------------------------------

Wassalamu Alaikum Wr. Wb.
Takut mati ?????

Takut mati ... lebih didasari "keyakinan kebenaran/agama" yang diyakini.

Bila anda berkeyakinan .....
Kematian anda akan di "jemput" oleh si malaikat maut dengan rasa sakit luar biasa ( serasa tusukan 300 pedang ... atau ... 100 kali sakitnya dikuliti hidup2).
Kemudian ... akan mendapatkan siksa kubur yang sangat kejam dan sadis .. sambil menunggu hancurnya seluruh alam semesta (kiamat), yang tak jelas .. kapan akan terjadi (bisa lebih dari 9 trilyun tahun lagi). Untuk menunggu pengadilan terakhir.
Anda akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinan anda.
Dan orang2 yang punya keyakinan seperti inilah yang paling takut mati.

Namun .. ada juga orang yang punya keyakinan. Bahwa kematian, adalah jalan menuju tempat yang sangat membahagiakan.
Orang ini juga akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinannya.

Juga ... ada yang berkeyakinan ..... bahwa hidup saat ini, adalah menjalani "takdir" yang merupakan buah "karma" dari kehidupan masa lalu.
Baginya ... kematian adalah jembatan menuju "takdir" baru yang akan dia jalani untuk memetik buah "karma" perjalanan hidup saat ini.
Baginya ... neraka adalah hidup dengan menjalani "takdir" buruk ... hidup penuh dengan kesengsaraan. baginya ... tidak ada neraka (tempat penyiksaan manusia yang maha biadab dan maha kejam).
Surga ... adalah menjalani hidup dengan "takdir" baik .... hidup penuh kebahagiaan dan kenikmatan. Atau bahagia disisi (menyatu) dengan Tuhan.

Namun ada juga orang2 "Atheis" yang berkeyakinan ..... bahwa "Tuhan itu tidak ada", hidup sekali ... dari tiada kembali ketiada.
Mereka tidak punya beban rasa "berdosa" .... dan juga tidak ada surga maupun neraka.
Mereka ingin mati bila hidup sengsara ... dan takut mati bila hidup dalam kesenangan/kebahagiaan.

"Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku"
Saya yakin ... anda familiar dengan kalimat diatas. Yang aku artikan .... setiap individu akan mendapatkan "kebenaran" sesuai keyakinannya.

Sedikit pengalaman hidup yang pernah aku jalani.
Aku pernah didatangi mahkluk yang mengaku sebagai malaikat "Izrail", yang wujudnya sangat menyeramkan (serba hitam, berkepala binatang, bertanduk panjang dan membawa golok/pedang besar) sekitar jam 2.00 dini hari. Dan ... dia sudah memberi peringatan ber kali2 sebelumnya dalam mimpi, bahwa dia akan datang menjalankan tugasnya.
Dalam rasa takut dan merinding luar biasa, aku berdoa dan membaca ayat "kursi" ber kali2., namun tak bisa mengusir "mahkluk" itu. Ambir air wudhu ... dan sholat mohon perlindungan ... juga belum mampu mengusirnya.
Akhirnya ... aku keluar rumah ... mengangkat kedua tanganku kelangit sambil berdoa " Ya Allah, bila hari ini adalah hari terakhir aku menjalani "tugas hidupku", selesai menjalani "takdir" hidupku .... aku berserah diri pada MU"
Dan ... mahkluk itu menghilang.

Kemudian ... beberapa tahun selanjutnya .... juga sekitar jam 2 -3 dini hari. Datang 2 "orang" berkerudung tanpa wajah, yang mengaku "malaikat" yang menjalankan "tugas menjemput".
Dia menanyakan ... apakah aku akan pamitan dulu ???? aku jawab ... tidak.
Tanya lagi tentang tanggung jawab keluarga yang akan ditinggalkan .... aku jawab .... semua aku kembalikan kepada Allah. Tanggung jawabku selesai setelah aku menjalani "takdir"ku
Kemudian tanya lagi tentang harta yang aku tinggalkan. Aku jawab .... semua milik Allah .... aku lahir telanjang ... pulang/mati juga telanjang "gak punya apa2".
Dan tanya lagi tentang dosa2 yang pernah aku lakukan. Aku jawab .... semua yang telah terjadi termasuk dosa2 yang aku lakukan adalah kehendak Allah dan merupakan perjalanan "takdir" yang harus aku jalani.

Kemudian ... aku berserah diri sambil "sedakep" (kedua tangan diatas perut), dan mengucap "Laa ilaaha illallaah" 2 kali ... dan ber"zikir" "ya Allah" ber kali2.

Ehhhh .... mahkluk yang mengaku malaikat ngeloyor pergi. Gak jadi jemput.

Selanjutnya ... aku mencari "kebenaran2 keyakinan" diluar "Islam".

Dan ... kini aku hidup dengan keyakinanku sendiri. Bertuhan kepada Allah yang Maha Besar, yang besarnya tak terhingga ...tak ada manusia yang mampu mengukur kebesaran Nya.
Bagiku .... alam semesta adalah abadi .... yang terdiri "kelahiran dan kematian" bintang2 beserta planet2 dan isinya.
Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang ... yang tak tega "umat" nya menderita.
Bagiku tak ada surga pemuas nafsu .... (bidadari2 yang sangat cantik dan selalu perawan, istana megah dari emas dan permata dan makanan2 dan minuman yang sangat lezat (termasuk yang diharamkan didunia)).
Juga tak ada neraka ... tempat penyiksaan yang maha biadab dan maha kejam.
Bagiku .... Allah juga berada dalam raga yang aku tempati ... raga ini milik Nya ... bukan milikku ..... Dialah yang membuat raga ini hidup. Dan aku berserah diri kepada Nya ... termasuk "takdir" perjalanan hidup yang harus aku jalani.
Setiap mau tidur .. aku berdoa ... "ya Allah .... aku kembalikan raga ini padamu, raga ini milikmu, dalam tidurku ... aku mohon pelukan kasih sayangmu.
Ya Allah .... Engkaulah "orang tuaku" yang Maha Pengasih dan Maha penyayang ... Engkaulah yang membuat aku terlahir kedunia ... Engkaulah yang menentukan "takdir" perjalanan hidupku. Aku mohon kasih sayang Mu padaku".

Bila sedang sakit ... dan terasa akan mati .. aku berdoa ... " Ya Allah ... Bila Engkau pergi meninggalkan raga ini ... bawalah aku serta .... raga ini bukan milikku .... raga ini milik Mu ya Allah.
Ya Allah .... Engkaulah "orang tuaku" yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang ... Engkaulah yang membuat aku terlahir kedunia ... Engkaulah yang menentukan "takdir" perjalanan hidupku. Aku mohon kasih sayang Mu padaku".

Kini .... kematian .. bukanlah sesuatu yang menakutkan bagiku. Kematian adalah akhir perjalanan "takdir" yang harus aku jalani. Dan berserah diri pada Nya.

Ingat ....
Bukan jaminan ... orang yang nyaris sepanjang hidupnya "beribadah" tidak masuk "neraka".
dan
Bukan jaminan pula ... orang yang hidupnya penuh dosa (kisah pel4cur yang menolong anjing) tidak masuk "surga".
(baca Shahih Muslim No.4781)


Kisahku tidak/bukan untuk merubah keyakinan seseorang.
Keyakinan seseorang sudah "tertulis" dalam "takdir" masing2.

Salam,

...

Last edited by mastum; 11th July 2018 at 17:29.. Reason: penghalusan kalimat
Reply With Quote