View Single Post
Old 18th June 2018, 15:40
#3  
kudatuli_27juli
Groupie Member
kudatuli_27juli is offline

Join Date: Dec 2012
Posts: 20,188
kudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legendkudatuli_27juli Super Legend

Default

Quote:
Originally Posted by adama View Post
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengimbau para pemudik yang ingin kembali dari kampung halaman untuk tidak melaksanakan perjalanannya pada puncak arus balik Lebaran 2018. Kementerian Perhubungan memperkirakan, puncak arus balik mudik Lebaran 2018 ini terjadi pada tanggal 19 dan 20 Juni 2018. "Jika memungkinkan, hindarilah waktu-waktu yang diprediksi akan menjadi puncak arus balik. Jika tidak memungkinkan, tingkatkan kehati-hatian, utamakan keselamatan," ujar Moeldoko seperti dikutip dari siaran pers resmi KSP, Senin (18/6/2018).

Sementara itu, berdasarkan prediksi KSP, volume arus kendaraan akan melonjak pada tiga jalur mudik utama, yakni akses Pantai Utara Jawa (Pantura), Jalan Tol Cipali serta Jalan Tol Purbaleunyi. Dari ketiga akses itu, kendaraan akan bertemu di ruas Jalan Tol Cikampek-Jakarta kemudian tersambung ke Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road dan Jagorawi. Senin-Rabu, Tol Fungsional Dibuka untuk Arus Balik Apabila pemudik kembali berbarengan pada dua hari tersebut, lanjut Moeldoko, maka dapat dipastikan bakal terjadi kemacetan luar biasa pada jalan-jalan itu. "Potensi kemacetan bisa terjadi karena kombinasi antara meningkatnya jumlah pemudik serta waktu arus balik yang berlangsung pendek dibandingkan dengan arus mudik sehingga para pengguna jalan akan menggunakan jalan yang sama dalam waktu yang bersamaan," katanya. Mantan Panglima TNI itu menambahkan, KSP terus berkoordinasi dengan otoritas jalan raya, pengamanan arus mudik dan memonitor perkembangan arus lalu lintas pada jalur-jalur yang biasa digunakan pemudik.

Informasi mengenai kondisi jalur-jalur itu pun akan diinformasikan kepada masyarakat sejak awal sehingga kemacetan dapat diantisipasi. "Iya ini supaya pemudik mengantisipasi jalur-jalur yang rawan macet. Sekali lagi, kami imbau bagi pemudik untuk mengatur jadwal kembali dari kampung halaman dengan sebaik-baiknya dengan tidak menumpuk pada waktu puncak arus balik," tuturnya.

-----------------------------------

Oh ayolah, bukannya arus mudik kemarin lancar berkat pembangunan masif infrastruktur Bapak Joko Widodo ?. Pesan layanan masyarakatnya ramai ditebar di spanduk-spanduk sepanjang jalur mudik, tentu pemudik tak usah khawatir terjebak macet mau kapan aja mereka pulang......

Iya kan ?.....
Benar-benar heran dengan Purnawirawan TNI macam Moeldoko dan Wiranto ini

Masak eks petinggi TNI kualitasnya seperti itu ??

Apa karena sudah bergaul dengan makhluk hohol ??
Sehingga ketularan hohol ???


kejadian dogol marak, semenjak makhluk dogol eksis
Reply With Quote