View Single Post
Old 19th April 2019, 21:08
#9  
copjen
Mania Member
copjen is offline

copjen's Avatar

Join Date: Apr 2016
Posts: 1,892
copjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legendcopjen is a legend

Default

Quote:
Originally Posted by tegarpram View Post
Dunia internasional kagum atas penyelenggaraan Pemilu 2019 di Indonesia. Hal ini menunjukkan bukti nyata dari perhatian dunia terhadap pelaksanaan Pemilu. Rakyat Indonesia perlu mensyukuri pengakuan pemimpin-pemimpin negara terhadap pesta demokrasi di Indonesia.

“Bayangkan, terdapat 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten/ kota, puluhan ribu desa, dan ribuan kelurahan. Angka partisipasi terbilang tinggi yaitu sekitar 81 persen dari total kurang lebih 192 juta pemilih,” kata Ketum Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas, Kamis (18/4/2019).

Soal Pemenang Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin Tunggu Hasil Resmi KPU

Dia menjelaskan, bukan pekerjaan mudah bagi jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tingkat pusat hingga daerah melaksanakan Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang berlangsung serentak.

Bahkan, kata Umbas, pemimpin-pemimpin dunia melihat pemilu di Indonesia telah berlangsung dengan baik dan menyampaikan selamat kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin). Berdasarkan hitung cepat atau quick count, Jokowi-Amin mengungguli paslon 02, Prabowo-Sandi.

“Pak Jokowi sudah menyampaikan, ada 25 pemimpin negara sahabat yang memberikan selamat. Antara lain Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan,” tutur dia.

Baca Juga: Jokowi : Quick Count Akurasinya 99%, Hampir Sama dengan Real Count

Dia menambahkan, upaya untuk membangun opini bahwa Prabowo-Sandi menang akan semakin memperburuk citra mereka sebagai tokoh bangsa. Menurutnya, fakta quick count terbukti dari pilpres ke pilpres dan diakui Internasional karena dilakukan oleh lembaga kredibel dan metodologinya sangat proven. Oleh karenanya, Prabowo diminta untuk legowo.

“Gerakan politik yang tidak realistis akan makin menghancurkan wibawa, nama baik Prabowo-Sandi. So, Pak Prabowo sudahlah. Jadilah Gentleman dan negarawan,” tuturnya. (fid)
https://news.okezone.com/read/2019/0...diminta-legowo






Hei MUKIDI, emang Lo telponan pake bahasa apa ?



Kaaaiiiing...




Reply With Quote