View Single Post
Old 19th August 2017, 07:59
#3  
PokokePaket
Mania Member
PokokePaket is offline

Join Date: Jul 2017
Posts: 1,770
PokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super LegendPokokePaket Super Legend

Default By Shiori

Quote:
Originally Posted by shiori_kamisaki View Post
Saya coba jawab semampu saya ya.

Bisa anda baca sekilas di sini: http://www.katolisitas.org/takdir-da...an-dari-tuhan/
Dan juga di sini: http://www.katolisitas.org/perbedaan-takdir-dan-nasib/
Atau ini: http://www.katolisitas.org/mengapa-t...at-dan-miskin/

Gereja Katolik tidak mengajarkan "takdir" dan "predestinasi", seperti yang dianut oleh rekan2 umat Muslim dan Protestan.

Kami percaya bahwa Tuhan menganugerahkan kehendak bebas. Kehendak bebas ini juga yang membuat orang menjadi kaya, miskin, jadi pemulung, pedagang, pejabat, dll.

Lalu apakah Tuhan Maha Adil? Ya, Tuhan Maha Adil. Tapi keadilan Tuhan bukan soal harta. Ini yang harus anda ingat. Kalau ada orang kaya dan orang miskin, itu bukan karena Tuhan tidak adil. Itu sesuai dengan niat dan kerja keras yang dilakukan oleh orang itu. Sesuai dengan "free will" alias kehendak bebas yang dianugerahkan oleh Tuhan sendiri.

Saya lebih mengimani keadilan dari Tuhan ini tentang bagaimana nasib kita setelah kita meninggal. Orang yang berdosa berat dan tidak sempat bertobat, walaupun di dunia dia orang kaya seperti si A dalam cerita anda, akan masuk neraka. Jelas, karena Dia menentang dan mencobai Tuhan Allah. Sementara orang2 yang selama hidupnya berbuat baik, mengasihi sesama, dan mau mengakui dosanya dalam sakramen tobat, walaupun di dunia dia miskin dan melarat seperti si B yang bersedia untuk bertobat, maka Tuhan sangat adil, Tuhan akan mengizinkan dia untuk hidup kekal di surga bersama-Nya.

Itulah ke-mahaadil-an Tuhan versi saya. Bukan soal materi. Tapi soal kehidupan yang abadi setelah kita meninggal.
disclaimer: Shiori, gw jawab ini nanti jangan dibilang gw mau mengubah agamu yah

Gw sendiri ngga gitu cocok dgn takdir/predestinasi, walaupun harus dibahas brp % takdir mempengaruhi hidup kita, kalau sampai 100% sih kita udah seperti robot, trus klo begitu harusnya bukan kita yg nanti harus "bertanggung jawab", si pembuat takdir lah yg harus bertanggung jawab

Setuju sama yg di-bold, makanya dasar gw bilang adil adalah "besar-kecilnya kemungkinan seseorg memperoleh keselamatan" saat menjalanin kehidupan di dunia

Baca lagi contoh gw Shiori, justru A itu masuk surga krn hidup dia ideal banget, walaupun bukan yg paling wah
Sdgkan B, yg hidupnya udah ngenes, harus susah payah keluar dari lingkaran setan (walaupun ada iming2, kalo B berhasil reward nya jauh jauh lebih besar drpd A)

============================
Ok cukup dr newbie
Arena dipersilahkan untuk Djuragan Omni dan Freya Shiori

Last edited by PokokePaket; 19th August 2017 at 08:33..
Reply With Quote