View Single Post
Old 5th March 2019, 10:12
#1  
yoo.jeongyeon.380
Mania Member
yoo.jeongyeon.380 is offline

yoo.jeongyeon.380's Avatar

Join Date: Nov 2018
Location: TWICE - JYP Entertainment - Korea
Posts: 1,165
yoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legendyoo.jeongyeon.380 Super Legend

Default Palestina di seberang lautan tampak, Papua di pelupuk mata tak tampak

Selalu alasan yang dikumandangkan oleh pemerintah Indonesia dalam mendukung Palestina dan anti Israel adalah pembukaan UUD 45 "kemerdekaan adalah hak segala bangsa".

Sementara itu, bangsa Papua yang bergabung dengan RI tahun 1969 melalui referendum yang sangat tidak kredibel karena dilakukan dengan todongan senjata, tidak didengarkan aspirasinya.

Ini adalah contoh "ancaman" pemerintah RI: http://m.forum.detik.com/menhan-ryam...-t1927046.html

Padahal yang tanda tangan petisi tersebut sudah 1 jutaan orang. Mengapa aspirasi mereka harus dibungkam? Mengapa harus takut dengan referendum? Kalau mereka masih mau bergabung dengan RI ya sudah. Tapi jika mereka ingin merdeka, ya jangan dilarang larang dong, seperti Israel menentang kemerdekaan Palestina.

In a simple words, Indonesian government is HYPOCRITE.
Reply With Quote