View Single Post
Old 26th February 2019, 08:56
#1  
gundalasatria
Addict Member
gundalasatria is offline

Join Date: Sep 2013
Posts: 789
gundalasatria is a new comer

Default Sekjen Kemhan Tandatangani Kontrak Kapal Cepat Rudal, Perkuat Industri Pertahanan

Kontrak Kapal Cepat Rudal (KCR-60M) Platform dan Sewaco KCR 5 & 6 Sewaco KCR 3 & 4 antara Kemhan dengan PT PAL Indonesia (Persero) yang telah terkontrak pada tanggal 28 Desember 2018, ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksda TNI Agus Setiadji, Senin, (25/2/19), di PT PAL, Surabaya, Jawa-Timur.

Menurut Sekjen Kemhan, penandatanganan kontrak pengadaan dua unit Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter yang ke 5 & 6 System Weapon And Command (Sewaco) untuk Kapal Cepat Rudal ke 3 & 4, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerja sama pembangunan kapal secara fungsi asasi antara Kemhan dan PT. PAL Indonesia (Persero).

KCR-60M akan berfungsi langsung sebagai kapal perang dengan peralatan persenjataan komplet yang turut disertai keberadaan sistem sensor, weapon, and command (Sewaco).

Kerja sama antara Kemhan dan PT PAL Indonesia (Persero) selama ini telah berlangsung dengan baik. Hal ini merupakan bukti bahwa Pemerintah berkomitmen kuat dalam memajukan industri pertahanan dalam rangka terciptanya kemandirian industri pertahanan dan mendukung terciptanya sistem pertahanan negara yang mandiri.

Melalui kontrak tersebut, Sekjen Kemhan yakin bahwa PT PAL Indonesia (Persero) beserta seluruh vendor/sub kontraktornya akan mendukung Pemerintah dan TNI Angkatan Laut pada khususnya untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan alusista TNI AL. Baik kapal permukaan maupun kapal selam dengan kualitas dan kemampuan yang mewadahi.

Diharapkan, seluruh pekerjaan dapat diserahkan tepat waktu, tanpa mengabaikan dari sisi kualitas, baik dari segi tepat waktu, tepat mutu, serta komposisi sesuai dengan kesepakatan. Dan dalam mengimplementasikan semua ketentuan yang telah tertuang dalam kontrak pengadaan demi hasil yang terbaik, dan untuk memperkuat kerja sama strategis yang saling menguntungkan dimasa mendatang.Mengingat Industri Pertahanan nasional Indonesia adalah sumber devisa negara yang terbesar di Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut Katimlak KKIP, Aslog Kasal, Asrena Kasal, Pangkoarmada II/Surabaya, Danlantamal V/Surabaya, Sesdirjen Renhan, Kapusada Baranahan, Dirtekindhan Ditjen Pothan, Deputi ELKP Kementerian BUMN, Kepala Kantor Pertahanan Jatim, para pejabat dilingkungan Kemhan/TNI AL, serta para jajaran staf PT. PAL.
Reply With Quote