View Single Post
Old 30th May 2017, 13:08
#1  
anonimus1
Addict Member
anonimus1 is offline

Join Date: Mar 2017
Posts: 644
anonimus1 is a star wannabeanonimus1 is a star wannabeanonimus1 is a star wannabe

Default [HEBOH!] Sinetron yang Picu Perdebatan Soal Keperawanan di Cina

Di Cina lagi heboh banget nih! Acara televisi, kalo di Indo kayak sinetron gitu kaliya, populer dan juga diperdebatin nih. Judul filmnya Ode To Joy



Film ini memicu perdebatan soal 'Apakah keperawanan masih dianggap aset berharga perempuan di tengah masyarakat Cina modern?' Hemm,,

Sebelum ke opini gue yeh, ini film bercerita soal 5 orang perempuan yang berteman dekat gitu, tinggal di lantai apartemen yang sama, tapi beda latar belakangnya. Fokus ke cinta, karir, persahabatan, dan juga kesulittan-kesulitan yang dialami sama perempuan di kota besar gitu.


Seorang perempuan di cerita ini punya pacar, yang setelah mengetahui cewenya sudah pernah berhubungan intim dengan lelaki lain, langsung diputusin.

Quote:
Qiu Yingying adalah karakter muda dan naif yang menganggap hubungannya lebih penting dibanding hal-hal lainnya.

Dalam adegan itu, dia mengadakan acara makan malam untuk mengenalkan pacarnya ke teman-temannya, namun malam itu berakhir dramatis setelah tetangganya, secara tak sengaja, membuka hubungan sebelumnya.

Pacarnya, Ying Qin, langsung pergi dengan marah. Teman satu apartemen Yingying, Fan Shengmei, langsung memarahi Ying Qin yang memutuskan Yingying, dan dialog ini muncul;

Ying Qin: Dia tidak membantahnya dan dia tidak bisa menyalahkan orang lain [akan reaksi mereka].
Fan Shengmei: Apa kamu tidak bisa memaklumi perempuan yang kamu cintai, dan yang mencintai kamu?
Ying Qin: Bagaimana saya bisa percaya, bahwa orang yang sudah merendahkan dirinya sendiri, bisa mencintai saya?
Fan Shengmei: Kamu pikir berhubungan seks sebelum menikah itu tidak pantas?




Kalo ngeliat dan denger cerita temen-temen gue yang pernah tinggal dan singgah ketempat ini, memang gak berbeda jauh kaya Jepang. Pendidikan sex di Cina minim, kaya guru pria di sekolah tuh ga ngejelasin detail soal sistem reproduksi dan malahan minta siswanya mempelajari sendiri. Waduh! kalo salah persepsi gimanatuh..
Gacuman guru, orangtua juga jarang dan bahkan hampir tidak pernah berbagi informasi soal sex dengan anak mereka.


Hingga saat ini, film ini banyak menuai pro dan kontra dan tidak sedikit dari penonton yang mengharapkan akhir cerita yang bahagia dari dua pasangan sejoli Qiu dan Ying.
Reply With Quote