View Single Post
Old 12th July 2018, 14:53
#367  
mastum
Addict Member
mastum is offline

mastum's Avatar

Join Date: Apr 2009
Posts: 567
mastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabemastum is a superstar wannabe

Default

Quote:
Originally Posted by theflyingblade View Post
Ketiban sial?

Menurut KS...

"....Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong yang dapat memberi petunjuk kepadanya." QS 18:17

"Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang rugi." QS 7:178

"Dan jika Allah menghendaki niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki....." QS 16:93

"....Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus." QS 2:213

"...Jika engkau (Muhammad) sangat mengharapkan agar mereka mendapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan mereka tidak mempunyai penolong." QS 16:37

"Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." QS 28:56

"Barangsiapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barangsiapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman." QS 6:125

"Dan hak Allah menerangkan jalan yang lurus, dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Dan jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar)." QS 16:9
.

Aku percaya (meng iman i) ayat2 tersebut.

Dan menafsirkan bahwa; Allah (Tuhan) memberi "takdir" atas (pilihan) keyakinan setiap orang yang dihadirkan ke dunia. Termasuk Atheis.

Atheis dihadirkan kedunia ... adalah kehendak Nya. Dia lah yang Maha Mengetahui ... untuk apa orang2 Atheis dihadirkan (dilahirkan).

Bukan hanya orang2 "Atheis" saja yang dihadirkan kedunia. Semua keyakinan/kepercayaan yang ada di dunia ini ... adalah kehendak Nya.
Semua yang terjadi di dunia ini ... adalah kehendak Nya. Dan sudah di"takdir"kan jauh hari sebelumnya.

Maka ... bagiku .... keyakinan tiap orang... adalah sudah menjadi "takdir" bagi individu masing2.
Dan ... setiap orang akan mendapatkan kebenaran sesuai "keyakinan.nya.

Misalnya;

Orang2 (yang di takdirkan sebagai) Atheis .... yang berkeyakinan bahwa, Tuhan itu tidak ada ... dosa, surga dan neraka juga tdak ada. Hidup didunia hanya sekali .... dari tiada kembali ke tiada.
Mereka akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinannya (yang ditakdirkan atasnya). Mereka hidup tanpa beban (merasa) punya dosa.

Orang2 yang "ditakdirkan" berkeyakinan/beragama Hindu/Budha, yang berkeyakinan, bahwa hidup saat ini adalah menjalani (takdir) buah karma kehidupan masa lalu.
Dan dikehidupan nanti ... adalah buah karma perjalanan hidup saat ini.
Mereka meyakini adanya reinkarnasi.
Dan ... Mereka akan mendapatkan kebenaran sesuai yang diyakininya.

Juga ... orang2 "Muslim" ... yang berkeyakinan .... Bahwa Allah (Tuhan) ... adalah Maha Pengasih dan Maha Penyanyang, Maha Bijaksana, Maha Kuasa, Maha Perkasa,Maha Besar (yang besarnya seluruh alam semesta yang tiada batas, alam raya masih kalah besar dibanding ke Besarnya Allah), dan masih banyak Maha2 lain yang tak perlu di tulis disini.
Orang2 ini akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinan ini.

Termasuk juga mereka yang "Kristiani" atau kepercayaan lain. juga akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinan masing2.

Lantas .... dimana "jatah" Iblis untuk menyiksa manusia ????.
Konon ... si Iblis yang punya "dendam membara" terhadap manusia, yang ingin menyiksa manusia dengan cara se kejam2nya dan dengan cara se biadab2 nya, gara2 menolak sujud kepada manusia "Adam".
Iblis akan berusaha dengan segala cara untuk mendapat "jatah" menyiksa manusia. Termasuk mengaku sebagai Tuhan (Allah), agar manusia mau menyembah dan sujud padanya (Iblis).
Si "Iblis" yang maha kejam dan maha biadab mengaku sebagai Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang.
Si "Iblis" yang menempati tempat tertentu di muka bumi (batu, gunung, pohon dll.) mengaku sebagai Tuhan yang maha besar.
Dan ... "Iblis" akan masuk ke "agama/keyakinan" yang ada dimuka bumi (Maka ... banyak aliran agama yang disesatkan Iblis).

Terus ..... bagaimana ciri2 orang yang menjadi "jatah" Iblis ????
Orang ini berkeyakinan .... bahwa hidup didunia hanya sekali, setelah mati akan menempati alam berikutnya. Sesuai keyakinannya ... orang ini hanya akan hidup didunia hanya sekali. Kematiannya akan dijemput "Iblis" dengan rasa sakit yang luar biasa ... hingga sang "jiwa" tak sanggup menahan rasa sakit ... dan keluar dari raga ... selanjutnya menjadi "tawanan Iblis".
Dan ... selanjutnya akan mendapatkan siksaan yang maha kejam dan maha biadab dari "Iblis"

Iblis akan mengaku sebagai Tuhan, Buto Ijo, Jaran Penoleh, Allah ... atau apa saja yang bisa menyesatkan manusia, dan menjadi pengikutnya.
Para pengikut "Iblis" akan mempengaruhi dan (kalau perlu) memaksa orang lain dengan segala cara ... termasuk dengan kekerasan dan (termasuk) membunuh orang lain agar mau bergabung dengannya.

Orang2 yang tidak termasuk "jatah" Iblis, akan saling menghormati keyakinan orang lain. Karena ... keyakinan/agama ... adalah ranah pribadi.
Dan mereka bisa bergaul akrab tanpa sekat agama/keyakinan.

"Aku sesuai persangkaan hamba-Ku"
Setiap orang akan mendapatkan kebenaran sesuai keyakinan/agama masing2.

Salam,


...
Reply With Quote