Go Back DetikForum > Recycle Bin

Notices

Recycle BinTempat pembuangan akhir thread2 dari berbagai forum!


 
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 8th January 2008, 17:35
andreasgoz andreasgoz is offline
Registered Member
 
Join Date: Jan 2008
Posts: 1
andreasgoz is a new comer
Default Rumah tapi hanya ada Akte Jual Beli. Gimana?

Salam Sejahtera semua,....

Kakek gua pernah beli rumah bentuk ruko,2 lantai sekitar tahun 1980, udah lama sekali. Yang kami herankan saja, cuma ada "AKTE PENJUALAN DAN PEMBELIAN" dari pihak I ke pihak II(kakek) oleh Notaris PPAT, tidak ada surat-surat yg lain.

Adapun cuplikan dari akte tersebut adalah sebagai berikut :
.......seluruh bangunan bertingkat 2 berikut turutannya, lengkap dengan saluran air, listrik, terletak di ...., didirikan di atas sebagian daripada sebidang tanah bekas geran Kontelir C-4072, satu dan lain yang telah diperoleh penjual karena pembelian berdasarkan akte penjualan dan pembelian tertanggal ........

Yang ingin saya tanyakan:
1) Bagaimana status kepemilikan rumah tersebut?
2) Bagaimana cara mengurus menjadi SHM?
3) Berapa biaya kira2 untuk pengurusan?

Terima kaSih.
Andre
  #2  
Old 8th January 2008, 17:44
kangkenyot's Avatar
kangkenyot kangkenyot is offline
Addict Member
 
Join Date: Jan 2008
Location: tukarinfobispak.com
Posts: 131
kangkenyot is a new comer
Default

wagh.. gw bukan orang hukum... sorry pren.. buron..

mana negh anak hukum apalagi yg udah lewat notariat....
  #3  
Old 8th January 2008, 18:44
orchid_purple's Avatar
orchid_purple orchid_purple is offline
Addict Member
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 491
orchid_purple is a new comer
Default

sepanjang 1gang rumah gw juga cuma ada nya akte jual beli
gak ada sertifikat, dan parah nya gak bisa bikin sertifikat
belakangan diketahui pemilik tanah yang terdahulu masih idup dan pya surat resminya (sertifikat induk)
dia nawarin ke warga yang nempatin tanah dia buat beli sertipikat nya
kata RT sih mau ngecek di departemen agraria atau pertanahan gitu
kalo surat itu sah menurut hukum
masalah nya warga daerah gw gak py duit nihh buat beli gituan kalo dinego nya mahal2 (sekarang sih blom nego)
kalo andai dia jual ke perusahaan pengembang properti atau keperusahaan lain
yang mau byr surat itu dengan harga tinggi. so warga tinggal ditendang gitu aja.
paling dapet duit ganti rugi yang jelas gak sebanding ama harga rumah yang udh dibangun. so nasib warga kita blm jelas niihhh

just want to share
  #4  
Old 8th January 2008, 19:47
kangkenyot's Avatar
kangkenyot kangkenyot is offline
Addict Member
 
Join Date: Jan 2008
Location: tukarinfobispak.com
Posts: 131
kangkenyot is a new comer
Default

orchid_purple,
mendingan buru jual n pindah rumah yg aman n jelas statusnya degh...
  #5  
Old 9th January 2008, 13:33
orchid_purple's Avatar
orchid_purple orchid_purple is offline
Addict Member
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 491
orchid_purple is a new comer
Default

Quote:
Originally Posted by kangkenyot View Post
orchid_purple,
mendingan buru jual n pindah rumah yg aman n jelas statusnya degh...
thanks baget ide nya itu emg udh direncanakan
tapi ya u know lah jual rumah tanpa sertipikat itu susah
so saran gw bner nya jgn beli rumah kalo surat gak jelas deh (kalo kasus gw ini bener2 terpaksa beli rmh yang sekarang)
  #6  
Old 9th January 2008, 15:51
MakaN-KinG-GrouP MakaN-KinG-GrouP is offline
Addict Member
 
Join Date: Dec 2007
Posts: 146
MakaN-KinG-GrouP is a new comer
Default

harus ada sertifikat, imb, dan blueprint bro. kalo ga nanti susah.
  #7  
Old 21st January 2008, 17:27
bedegong1's Avatar
bedegong1 bedegong1 is offline
Registered Member
 
Join Date: Sep 2007
Posts: 25
bedegong1 is a new comer
Default

Quote:
Originally Posted by andreasgoz View Post
Salam Sejahtera semua,....

Kakek gua pernah beli rumah bentuk ruko,2 lantai sekitar tahun 1980, udah lama sekali. Yang kami herankan saja, cuma ada "AKTE PENJUALAN DAN PEMBELIAN" dari pihak I ke pihak II(kakek) oleh Notaris PPAT, tidak ada surat-surat yg lain.

Adapun cuplikan dari akte tersebut adalah sebagai berikut :
.......seluruh bangunan bertingkat 2 berikut turutannya, lengkap dengan saluran air, listrik, terletak di ...., didirikan di atas sebagian daripada sebidang tanah bekas geran Kontelir C-4072, satu dan lain yang telah diperoleh penjual karena pembelian berdasarkan akte penjualan dan pembelian tertanggal ........

Yang ingin saya tanyakan:
1) Bagaimana status kepemilikan rumah tersebut?
2) Bagaimana cara mengurus menjadi SHM?
3) Berapa biaya kira2 untuk pengurusan?

Terima kaSih.
Andre
Saya tidak paham detailnya, namun apabila AJB itu ditandatangani dihadapan notaris maka status tanah+bangunan itu adalah sah dihadapan hukum. Yang harus dilakukan untuk menjadikan tanah+bangunan itu menjadi SHM adalah dengan mendatangi notaris terdahulu, apabila notaris tersebut tidak ada biasanya data2 akan dikuasakan kepada notaris lainnya. Apabila asumsi notaris masih ada maka hanya minta kepada yang bersangkutan untuk menaikan status kepemilikan rumah tersebut. Biasanya akan ada biaya yang ditetapkan untuk mendapatkan status SHM ( biaya 10% - 20% dari nilai NJOP tanah dan bangunan tersebut)
  #8  
Old 16th March 2008, 22:44
wizarddrowning wizarddrowning is offline
Registered Member
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 1
wizarddrowning is a new comer
Default

Quote:
Originally Posted by andreasgoz View Post
Salam Sejahtera semua,....

Kakek gua pernah beli rumah bentuk ruko,2 lantai sekitar tahun 1980, udah lama sekali. Yang kami herankan saja, cuma ada "AKTE PENJUALAN DAN PEMBELIAN" dari pihak I ke pihak II(kakek) oleh Notaris PPAT, tidak ada surat-surat yg lain.

Adapun cuplikan dari akte tersebut adalah sebagai berikut :
.......seluruh bangunan bertingkat 2 berikut turutannya, lengkap dengan saluran air, listrik, terletak di ...., didirikan di atas sebagian daripada sebidang tanah bekas geran Kontelir C-4072, satu dan lain yang telah diperoleh penjual karena pembelian berdasarkan akte penjualan dan pembelian tertanggal ........

Yang ingin saya tanyakan:
1) Bagaimana status kepemilikan rumah tersebut?
2) Bagaimana cara mengurus menjadi SHM?
3) Berapa biaya kira2 untuk pengurusan?

Terima kaSih.
Andre

Menurut pengetahuan saya, jika ada jual beli, maka disertai dengan sertifikat dari pihak penjual, jika melihat bukti pemilikan yang saya asumsikan adalah letter c, maka segera setelah terjadi jual beli, anda selaku pihak pembeli seharusnya langsung melakukan pembalikan nama, yang mana jika letter c, maka bukti pemilikan tersebut harus di konversi menjadi Hak Milik di kantor pertanahan setempat, anda bisa meminta bantuan dari Notaris/PPAT untuk proses tersebut, akan lebih mudah jika pihak penjual diajak untuk membantu mengurus secara bersama.
Mengenai kepemilikan rumah tersbut, pihak anda sah, namun seharusnya anda meminta bukti pemilikan dari pihak penjual untuk proses lebih lanjut.
Jadi, anda harus meminta bukti pemilikan kepada penjual, lalu menghubungi notaris/PPAT untuk membantu anda melakukan proses pembalikan nama.
Semoga pengetahuan saya yang terbatas ini bisa membantu anda.

Last edited by wizarddrowning; 16th March 2008 at 22:48..
 

Bookmarks


Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 00:24.