DetikForum

Go Back DetikForum > Politik & Peristiwa > Politik
Register FAQ Members List Social Groups AwardCalendar Mark Forums Read

Notices

PolitikDiskusi seputar tokoh, partai politik, kebijakan dan seputarnya di sini...

  • Gosip
  • Beranda
  • Politik
  • Liga Inggris
  • Jual Beli
  • Gosip
  • Gosip
  • Gosip
  • Gosip
  • Gosip


Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 5th November 2009, 00:38
pengua_saha's Avatar
pengua_saha pengua_saha is offline
Addict Member
 
Join Date: May 2009
Location: Ditempat Basah dan Empuk
Posts: 232
pengua_saha is a new comer
Exclamation Kecewa Anggodo Dilepas, TPF Ancam Mundur

Kecewa Anggodo Dilepas, TPF Ancam Mundur


Rabu, 4 November 2009 | 22:57 WIB
Laporan wartawan kompas..com Caroline Damanik


JAKARTA, kompas..com - Ketua Tim Delapan atau Tim Pencari Fakta (TPF) Adnan Buyung Nasution mengaku sangat kecewa dengan keputusan Polri melepaskan Anggodo Widjojo malam ini, Rabu (4/11). Buyung mengatakan bukan tak mungkin, Tim Delapan akan mempertimbangkan mundur dari jabatannya.

Buyung mengaku bertanya-tanya dengan dilepaskannya Anggodo, padahal dalam pertemuan tadi siang hingga sore, tim sudah menyampaikan wanti-wanti kepada Kapolri dan Menkopolhukham untuk tidak melepas Anggodo karena bisa berdampak pada kemarahan rakyat dan pergolakan yang mungkin tak terkendali.

"Kalau nasehat kami enggak didengar, buat apa kita harus kerja. Kan percuma aja dong. Iya enggak? Kita pertimbangkan," tutur Buyung.

Kekecewaan tampak di raut wajah pria yang kini menjabat sebagai anggota Wantimpres ini. Sebagai anggota tim yang diharapkan memberi rekomendasi untuk menyelesaikan polemik, Buyung mengaku sudah seperti ditolak di awal.

"Saya kecewa berat kalau (Anggodo) dilepas. Berarti nasihat kita pertimbangan kita tidak didengar sama sekali oleh Kapolri dan Menkopolhukam dan berarti sudah sampai ke tangan presiden kan? Buat apa kita kerja terus. Itu akan jadi pertimbangan kita. Saya enggak mengatakan bahwa kita akan keluar segera. Paling tidak kita katakan kita pertimbangkan," lanjut Anggota Wantimpres ini.

http://nasional.kompas..com/read/xml...f.ancam.mundur

================================================== ====




Perahu Retak
oleh: Franky Sahilatua

Perahu negeriku, perahu bangsaku
menyusuri gelombang
semangat rakyatku, kibar benderaku
menyeruak lautan

langit membentang cakrawala di depan
melambaikan tantangan

di atas tanahku, dari dalam airku
tumbuh kebahagiaan
di sawah kampungku, di jalan kotaku
terbit kesejahteraan

tapi kuheran di tengah perjalanan
muncullah ketimpangan

aku heran, aku heran
yang salah dipertahankan
aku heran, aku heran
yang benar disingkirkan

perahu negeriku, perahu bangsaku
jangan retak dindingmu
semangat rakyatku, derap kaki tekadmu
jangan terantuk batu

tanah pertiwi anugerah ilahi
jangan ambil sendiri
tanah pertiwi anugerah ilahi
jangan makan sendiri

aku heran, aku heran
satu kenyang, seribu kelaparan
aku heran, aku heran
keserakahan diagungkan
__________________
KASIH SAYANG tanpa KEKUATAN adalah KELAZIMAN
KEKUATAN tanpa KASIH SAYANG adalah KEZALIMAN
Reply With Quote
  #2  
Old 5th November 2009, 00:54
awand awand is offline
Registered Member
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 11
awand is a new comer
Default

SEHARIAN CUMAN BUAT CARI KESEPAKATAN HARGA BARU....sick
Reply With Quote
  #3  
Old 5th November 2009, 00:55
awand awand is offline
Registered Member
 
Join Date: Sep 2009
Posts: 11
awand is a new comer
Default

KITA PERLU
Code:
rekaman_pemeriksaan_anggodo_oleh_polri.mp3
Reply With Quote
  #4  
Old 5th November 2009, 00:57
langit_senja's Avatar
langit_senja langit_senja is offline
Groupie Member
 
Join Date: Apr 2009
Location: menuju masa depan.......
Posts: 16,723
langit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legendlangit_senja is a legend
Default

bakal tambah rame nih............
__________________
Apabila engkau sedang bersedih mengacalah ke lubuk hati
disanalah nanti engkau dapati bahwa engkau sedang menangisi sesuatu yang pernah engkau syukuri
Reply With Quote
  #5  
Old 5th November 2009, 04:03
pomphy pomphy is offline
Addict Member
 
Join Date: Nov 2008
Location: Bekasi, Indonesia
Posts: 115
pomphy is a new comer
Send a message via Yahoo to pomphy
Default

kalau mau lebih rame ayoook mbakar jagug diladang ... dimakan di saung ... nikmat
__________________
APAKAH KEJADIAN AKHIR2 INI PERTANDA KIAMAT SUDAH DEKAT? SAHABATKU RAKYAT INDONESIA, BERTOBATLAH SEGERA
Reply With Quote
  #6  
Old 5th November 2009, 04:19
parsaulian25 parsaulian25 is offline
Addict Member
 
Join Date: May 2009
Posts: 175
parsaulian25 is a loser in training
Default

Selamat Anggodo sudah dilepas oleh Polisi
Sekarang giliran KPK yang maju untuk menangkap Anggodo. Beranikah KPK melakukannya?
Rakyat akan menunggu giliran berikutnya.....
Reply With Quote
  #7  
Old 5th November 2009, 04:25
Boundcoz's Avatar
Boundcoz Boundcoz is offline
Addict Member
 
Join Date: Nov 2009
Posts: 264
Boundcoz is a loser
Default Kucing gw ga pernah sekolah....

KUCING GW KALO NYIUM BAU IKAN, PASTI NYARI KELILING RUMAH SAMPE DAPET TULANG IKANNYA, KUCING GW GA PERNAH SEKOLAH APALAGI SARJANA TAPI DIA MANDIRI DAN GA PERNAH NGANCEM GW. SO.....GA MUNGKIN DONK KUCING GW LEBIH PINTER DARI SARJANA...???.

Last edited by Boundcoz; 5th November 2009 at 04:27.. Reason: SAKAH DIKIT, MAKLUM DEH
Reply With Quote
  #8  
Old 5th November 2009, 05:55
bujang_sumatra's Avatar
bujang_sumatra bujang_sumatra is offline
Mania Member
 
Join Date: Jan 2008
Posts: 1,023
bujang_sumatra is a star wannabebujang_sumatra is a star wannabebujang_sumatra is a star wannabe
Default

Demi kebaikan Anggodo sendiri, sebaiknya polisi menahan kembali tikus pemelihara buaya AKA pemelihara/ majikan mereka yang satu ini..
Tampang Anggodo yang sudahh dikenali masyarakat sangat berbahaya jika terlihat di muka umum...
sekali saja ada yang memicu berteriak... MALING... maka dalam waktu 15 menit Anggodo akan dihabisi beramai-ramai oleh massa sampai tak bersisa...

hal yang sama juga sebaiknya dilakukan pada yang lain, sebab dikhawatirkan massa tidak dapat menahan emosinya melhat orang-orang-orang seperti Bonar Situmeang 'Pengacara Anggodo', Ritonga, Ketut, Wisnu, Susno Duaji (kalo mau aman kemana-mana pake seragam pak ya)..

Saya sarankan buat orang-orang di atas waspadalah kalau berada di depan publik, lebih baik menyerahkan diri ke polisi, atau jangan keluar-keluar rumah, atau sewa bodyguard dalam jumlah banyak (kalau cuma 1 percuma, tidak bisa menghadapi massa)..

Salam koruptor... kapan ane dapet angpau boss.. masa dapet 5 M kaga bagi-bagi ane.....
__________________
Aku Cinta Bangsa Ini...
Tapi jangan paksa aku mencintai negara ini...
Reply With Quote
  #9  
Old 5th November 2009, 05:57
bujang_sumatra's Avatar
bujang_sumatra bujang_sumatra is offline
Mania Member
 
Join Date: Jan 2008
Posts: 1,023
bujang_sumatra is a star wannabebujang_sumatra is a star wannabebujang_sumatra is a star wannabe
Default

Sori... salah post......
__________________
Aku Cinta Bangsa Ini...
Tapi jangan paksa aku mencintai negara ini...
Reply With Quote
  #10  
Old 5th November 2009, 06:50
Musasiti's Avatar
Musasiti Musasiti is offline
Addict Member
 
Join Date: Jul 2009
Posts: 280
Musasiti is a new comer
Default

hehe...panik..seperti telur diujung tanduk...menyimakan pendapat dari Bapak Machfud MD ketua MK :

Bibir & Chandra tuduhanan selalu berubah ubah dan dicari cari sudah ditangkap, sedangkan Anggodo bukti sudah ada dan bisa dipertanggung jawabkan. (sudah dilepas pak)

Ingat jangan sekali kali melawan opini rakyat itu sangat berbahaya ditambah lagi dengan pernyataan Om Adnan..

2 orang yang mengerti hukum sudah mengatakan itu...tapi apa pelaksanaannya dari institusi yang ada..ada apa ini...
Reply With Quote
Reply

Bookmarks


Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 23:16.