![]() |
| |||||||
| Register | FAQ | Members List | Social Groups | Award | Calendar | Mark Forums Read | |
| PolitikDiskusi seputar tokoh, partai politik, kebijakan dan seputarnya di sini... |
![]() |
| Thread Tools | Display Modes |
#1 | ||||
| ||||
| http://www.detiknews.com/read/2009/1...ang-komisi-iii ![]() Jakarta - Kericuhan yang mewarnai pertemuan Komisi III dengan sejumlah tokoh LSM, aktivis, dan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) berangsur reda. Para aktivis sepakat melanjutkan kembali pertemuan tersebut. Namun mereka mengultimatum Komisi III selama 5 menit untuk memberi kepastian sidang dilanjutkan atau tidak. "Kita sepakat untuk menunggu selama 5 menit dari komisi III untuk melanjutkan pertemuan. Kalau sampai 5 menit tidak ada kejelasan, kita akan minta maaf pada seluruh rakyat Indonesia karena tidak bisa melanjutkan pertemuan dengan komisi III utk klarifikasi apakah mereka (Komisi III) dukung rakyat atau tidak," kata Fadjroel Rachman, salah satu aktivis Kompak di ruang Komisi III, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/11/2009). Sayangnya ultimatum Kompak tak digubris. Setelah ditunggu selama 5 menit, ternyata tidak ada respon dari pimpinan Komisi III. Para pimpinan seperti Azis Syamsuddin yang sebelumya mengetok palu, bahkan telah meninggalkan ruangan. Langkah Azis diikuti sebagian anggota komisi lainnya. Namun masih ada yang tampak duduk di ruangan. Karena tidak mendapat respon dari Komisi III, maka para aktivis Kompak pun memutuskan meninggalkan ruangan. Dengan wajah penuh kecewa, mereka meninggalkan ruangan Komisi III di lantai 2 dan akhirnya menuju lantai dasar untuk menggelar jumpa pers. Sementara para mahasiswa UI yang turut serta dalam rapat tersebut sebelum keluar sempat memberikan surat pernyataan dukungan kepada Komisi III agar DPR mau mendukung dua pimpinan KPK Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah. __________________ |
#2 | |||
| |||
| biasa kalau buat rakyat kecil yang gak punya duit gak punya waktu kalau buat cukong kantong tebal waktu tidak terbatas hahahahha ![]() |
#3 | ||||
| ||||
| Quote:
Terlepas dari benar atau tidaknya pendapat LSM/aktivis/dll, suara mereka tetap harus di dengar....jgn dengerin suara buaya aja...terus tahan sampe pagi... ingat, yg memilih kalian kan rakyat, digaji jg dari uang rakyat....atau jangan2 kalian dpt gaji juga dari buaya??? ck ck ck...menyedihkan sikap orang2 yg ngaku2 Wakil Rakyat.... |
#4 | |||
| |||
| sudah merasa nyaman,aman,dan enak dengan empuknya kursi DPR jadi lupa ma rakyat. Janjinya membela rakyat mana?? __________________ Cara Mudah Dapat Rp.2jt/Minggu | Cara Alami Kuat 1-5 Jam di Ranjang! | Mesin Uang Minimal Rp.500.000/hari |
#5 | ||||
| ||||
| Kalau Anggota DPR komisi 3 rapat dengar pendapat dg Buaya.....terlihat yg keluar dari mulut para anggota DPR tsb apik,manis,membela dan memuji buaya....malahan memberikan tepukan yg riuh bila buaya berkomentar. Tapi bila rapat dg LSM dan aktivis /mahasiswa,dll...........kok para anggota dewan Yth itu beda ya. Memang pengaruh buaya ini besar sekali di institusi yg dibangun oleh masa lalu Orba. Institusi masa lalu yg dibangun Orba adalah ; Instisusi Polri Kejaksaan MA Institusi yg dibangun dalam era reformasi adalah ; KPK MK Pantesan kedua kubu ini selalu bebuyutan..... ![]() __________________ Watchout..this act should become liberalism or miyabism next |
#6 | |||
| |||
| Quote:
walau bagaimanapunkan uang wakil rakyat sudah terkuras waktu pemilu, jadi 5 tahun kedepan adalah waktu yang tepat untuk mengembalika modal plus memperkaya diri...maka tidak heran kalo sejak dini sudah cari pengamanan dari jeratan KPK |
#7 | ||||
| ||||
| Masih kaget juga ?? |
#8 | ||||
| ||||
| __________________ THIS BIKER HAS NO BRAIN, BUT HE HAS A GOOD LOOKING |
#9 | ||||
| ||||
| Gak Live sih, jadi males mrk ![]() __________________ www.MyButik.com Baju, Parfum, Zippo Lighter, Jam Tangan, Tas Laptop |
#10 | |||
| |||
| Eh..coba kita sadap aja telp dan hp anggota komisi III. Jangan2 mereka udah ditelp sama Anggodo dari tempat persembunyiannya - sama dengan si buaya dan gozilla. Namanya kan komisi III, wajar dapat komisi dari Anggodo. |