 | |  15th November 2009, 10:49 | | Registered Member | | Join Date: Feb 2009 Posts: 96 |
| Apa tindak lanjut SBY sesudah menerima rekomendasi TPF? Sebagai respons terhadap kegerahan masyarakat atas kasus Bibit-Chandra, SBY membentuk TPF untuk mengurai carut-marut kasus Bibit-Chandra & KPK menghadapi Polri serta Kejaksaan. Hari ini, 14 November 09, TPF akan menyusun laporannya serta selanjutnya akan menyerahkan kepada SPY selaku pemberi mandat.
Saya ingin mereka-reka apa sikap SBY selanjutnya :
Skenario 1. Terima berkas dari TPF, selanjutnya menyerahkan kepada Menko Polkam untuk dipelajari, dianalisa serta di koordinasikan dengan instansi. Ini semacam proses 'mengulur-waktu' untuk melupakan rekomendasi TPF.
Kenapa ini dilakukan? Karena memang skenario pengebirian KPK tetap dilanjutkan, KPK akan menjadi pembuat masalah pemerintahan SBY. SBY akan membiarkan tindakan Polri & Kejaksaan atas nama tidak mengintervensi.
Dalam skenario 1 ini, selama beberapa minggu akan dimunculkan/ di 'blow-up' berita-berita yang bisa mengalihkan perhatian publik dari kasus Bibit-Candra dan Antasari.
yang jadi hero : Polri dan Kejaksaan.
Skenario 2. Rekomendasi dari TPF ditindak lanjuti : Kapolri termasuk Kabareskrim Susno Duaji dan Jaksa Agung diganti. Tetapi penggantian ini timbulkan masalah baru lagi, karena orang-orang yang digeser ini akan 'nyanyi' lagi buka borok-borok geng-nya SBY.
Wah, repot kan.
SBY terpaksa kembali ke skenario 1.
Skenario 3 : Kasus Bibit-Chandra perlahan-lahan diendapkan, acara telivisi diisi dengan hiburan-hiburan yang menarik. SBY minta Komisi Penyiaran supaya melarang acara debat yang mempengaruhi opini publik.
Kasus Antasari, Bank century juga tidak boleh dibicarakan selama kepastian hukum belum ada.
Mau pilih yang mana, minumnya tetap teh botol : SBY tetap innocent guy. |  15th November 2009, 11:23 |  | Addict Member | | Join Date: Jun 2009 Posts: 271 |
| Quote: Originally Posted by santaiazza Sebagai respons terhadap kegerahan masyarakat atas kasus Bibit-Chandra, SBY membentuk TPF untuk mengurai carut-marut kasus Bibit-Chandra & KPK menghadapi Polri serta Kejaksaan. Hari ini, 14 November 09, TPF akan menyusun laporannya serta selanjutnya akan menyerahkan kepada SPY selaku pemberi mandat.
Saya ingin mereka-reka apa sikap SBY selanjutnya :
Skenario 1. Terima berkas dari TPF, selanjutnya menyerahkan kepada Menko Polkam untuk dipelajari, dianalisa serta di koordinasikan dengan instansi. Ini semacam proses 'mengulur-waktu' untuk melupakan rekomendasi TPF.
Kenapa ini dilakukan? Karena memang skenario pengebirian KPK tetap dilanjutkan, KPK akan menjadi pembuat masalah pemerintahan SBY. SBY akan membiarkan tindakan Polri & Kejaksaan atas nama tidak mengintervensi.
Dalam skenario 1 ini, selama beberapa minggu akan dimunculkan/ di 'blow-up' berita-berita yang bisa mengalihkan perhatian publik dari kasus Bibit-Candra dan Antasari.
yang jadi hero : Polri dan Kejaksaan.
Skenario 2. Rekomendasi dari TPF ditindak lanjuti : Kapolri termasuk Kabareskrim Susno Duaji dan Jaksa Agung diganti. Tetapi penggantian ini timbulkan masalah baru lagi, karena orang-orang yang digeser ini akan 'nyanyi' lagi buka borok-borok geng-nya SBY.
Wah, repot kan.
SBY terpaksa kembali ke skenario 1.
Skenario 3 : Kasus Bibit-Chandra perlahan-lahan diendapkan, acara telivisi diisi dengan hiburan-hiburan yang menarik. SBY minta Komisi Penyiaran supaya melarang acara debat yang mempengaruhi opini publik.
Kasus Antasari, Bank century juga tidak boleh dibicarakan selama kepastian hukum belum ada.
Mau pilih yang mana, minumnya tetap teh botol : SBY tetap innocent guy. |
   |  15th November 2009, 12:38 | | Addict Member | | Join Date: Aug 2009 Posts: 265 |
|
Masuk akal dan sangat mungkin terjadi dalam 1 minggu ke depan. Last edited by saya_awan; 19th November 2009 at 12:00.. |  15th November 2009, 16:08 | | Registered Member | | Join Date: Nov 2009 Posts: 11 |
| Quote: Originally Posted by santaiazza Sebagai respons terhadap kegerahan masyarakat atas kasus Bibit-Chandra, SBY membentuk TPF untuk mengurai carut-marut kasus Bibit-Chandra & KPK menghadapi Polri serta Kejaksaan. Hari ini, 14 November 09, TPF akan menyusun laporannya serta selanjutnya akan menyerahkan kepada SPY selaku pemberi mandat.
Saya ingin mereka-reka apa sikap SBY selanjutnya :
Skenario 1. Terima berkas dari TPF, selanjutnya menyerahkan kepada Menko Polkam untuk dipelajari, dianalisa serta di koordinasikan dengan instansi. Ini semacam proses 'mengulur-waktu' untuk melupakan rekomendasi TPF.
Kenapa ini dilakukan? Karena memang skenario pengebirian KPK tetap dilanjutkan, KPK akan menjadi pembuat masalah pemerintahan SBY. SBY akan membiarkan tindakan Polri & Kejaksaan atas nama tidak mengintervensi.
Dalam skenario 1 ini, selama beberapa minggu akan dimunculkan/ di 'blow-up' berita-berita yang bisa mengalihkan perhatian publik dari kasus Bibit-Candra dan Antasari.
yang jadi hero : Polri dan Kejaksaan.
Skenario 2. Rekomendasi dari TPF ditindak lanjuti : Kapolri termasuk Kabareskrim Susno Duaji dan Jaksa Agung diganti. Tetapi penggantian ini timbulkan masalah baru lagi, karena orang-orang yang digeser ini akan 'nyanyi' lagi buka borok-borok geng-nya SBY.
Wah, repot kan.
SBY terpaksa kembali ke skenario 1.
Skenario 3 : Kasus Bibit-Chandra perlahan-lahan diendapkan, acara telivisi diisi dengan hiburan-hiburan yang menarik. SBY minta Komisi Penyiaran supaya melarang acara debat yang mempengaruhi opini publik.
Kasus Antasari, Bank century juga tidak boleh dibicarakan selama kepastian hukum belum ada.
Mau pilih yang mana, minumnya tetap teh botol : SBY tetap innocent guy. |
 |  15th November 2009, 16:17 |  | Groupie Member | | Join Date: Jan 2008 Location: mengamati dari tempat yang aman Posts: 12,822 |
| Quote: Originally Posted by santaiazza Sebagai respons terhadap kegerahan masyarakat atas kasus Bibit-Chandra, SBY membentuk TPF untuk mengurai carut-marut kasus Bibit-Chandra & KPK menghadapi Polri serta Kejaksaan. Hari ini, 14 November 09, TPF akan menyusun laporannya serta selanjutnya akan menyerahkan kepada SPY selaku pemberi mandat.
Saya ingin mereka-reka apa sikap SBY selanjutnya :
Skenario 1. Terima berkas dari TPF, selanjutnya menyerahkan kepada Menko Polkam untuk dipelajari, dianalisa serta di koordinasikan dengan instansi. Ini semacam proses 'mengulur-waktu' untuk melupakan rekomendasi TPF.
Kenapa ini dilakukan? Karena memang skenario pengebirian KPK tetap dilanjutkan, KPK akan menjadi pembuat masalah pemerintahan SBY. SBY akan membiarkan tindakan Polri & Kejaksaan atas nama tidak mengintervensi.
Dalam skenario 1 ini, selama beberapa minggu akan dimunculkan/ di 'blow-up' berita-berita yang bisa mengalihkan perhatian publik dari kasus Bibit-Candra dan Antasari.
yang jadi hero : Polri dan Kejaksaan.
Skenario 2. Rekomendasi dari TPF ditindak lanjuti : Kapolri termasuk Kabareskrim Susno Duaji dan Jaksa Agung diganti. Tetapi penggantian ini timbulkan masalah baru lagi, karena orang-orang yang digeser ini akan 'nyanyi' lagi buka borok-borok geng-nya SBY.
Wah, repot kan.
SBY terpaksa kembali ke skenario 1.
Skenario 3 : Kasus Bibit-Chandra perlahan-lahan diendapkan, acara telivisi diisi dengan hiburan-hiburan yang menarik. SBY minta Komisi Penyiaran supaya melarang acara debat yang mempengaruhi opini publik.
Kasus Antasari, Bank century juga tidak boleh dibicarakan selama kepastian hukum belum ada.
Mau pilih yang mana, minumnya tetap teh botol : SBY tetap innocent guy. |
Bingung mau pilih yg mana..... tapi kalo soal minumnya, saya sama dgn anda.....  |  15th November 2009, 16:44 | | Addict Member | | Join Date: Jul 2009 Posts: 362 |
| |  15th November 2009, 16:47 |  | Mania Member | | Join Date: Feb 2008 Posts: 1,108 |
| Quote: Originally Posted by Musasiti |
adanya mah, kalo bisa BBM dinaikin (sekarang udah USD 80an lagi tuh....) |  15th November 2009, 16:53 | | Addict Member | | Join Date: Jul 2009 Posts: 362 |
| Quote: Originally Posted by panservib adanya mah, kalo bisa BBM dinaikin (sekarang udah USD 80an lagi tuh....) |
ya untuk sementara diambil dari dana talangan Bank "C" yang masih engga jelas gitu lho   biar buat sedikit alibi kan untuk kesejahteraan rakyat 
Kalo dinaikin penderitaan rakyat semakin tertekan takutnya anarkis   lebih panas lagi rakyat  Last edited by Musasiti; 15th November 2009 at 16:56.. |  15th November 2009, 17:37 |  | Registered Member | | Join Date: Jun 2009 Posts: 90 |
| akan dibentuk TIM16 sebagai Tim Pencari Fakta dan Verifikasi Obyektivitas Rekomendasi TIM8.
biar adil, anggotanya dari kepolisian, kejaksaan dan dpr.
 |  15th November 2009, 18:14 |  | Addict Member | | Join Date: Oct 2009 Posts: 188 |
| Quote: Originally Posted by santaiazza Sebagai respons terhadap kegerahan masyarakat atas kasus Bibit-Chandra, SBY membentuk TPF untuk mengurai carut-marut kasus Bibit-Chandra & KPK menghadapi Polri serta Kejaksaan. Hari ini, 14 November 09, TPF akan menyusun laporannya serta selanjutnya akan menyerahkan kepada SPY selaku pemberi mandat.
Saya ingin mereka-reka apa sikap SBY selanjutnya :
Skenario 1. Terima berkas dari TPF, selanjutnya menyerahkan kepada Menko Polkam untuk dipelajari, dianalisa serta di koordinasikan dengan instansi. Ini semacam proses 'mengulur-waktu' untuk melupakan rekomendasi TPF.
Kenapa ini dilakukan? Karena memang skenario pengebirian KPK tetap dilanjutkan, KPK akan menjadi pembuat masalah pemerintahan SBY. SBY akan membiarkan tindakan Polri & Kejaksaan atas nama tidak mengintervensi.
Dalam skenario 1 ini, selama beberapa minggu akan dimunculkan/ di 'blow-up' berita-berita yang bisa mengalihkan perhatian publik dari kasus Bibit-Candra dan Antasari.
yang jadi hero : Polri dan Kejaksaan.
Skenario 2. Rekomendasi dari TPF ditindak lanjuti : Kapolri termasuk Kabareskrim Susno Duaji dan Jaksa Agung diganti. Tetapi penggantian ini timbulkan masalah baru lagi, karena orang-orang yang digeser ini akan 'nyanyi' lagi buka borok-borok geng-nya SBY.
Wah, repot kan.
SBY terpaksa kembali ke skenario 1.
Skenario 3 : Kasus Bibit-Chandra perlahan-lahan diendapkan, acara telivisi diisi dengan hiburan-hiburan yang menarik. SBY minta Komisi Penyiaran supaya melarang acara debat yang mempengaruhi opini publik.
Kasus Antasari, Bank century juga tidak boleh dibicarakan selama kepastian hukum belum ada.
Mau pilih yang mana, minumnya tetap teh botol : SBY tetap innocent guy. |
 | | Thread Tools | | | Display Modes | Linear Mode | Posting Rules | You may not post new threads You may not post replies You may not post attachments You may not edit your posts HTML code is Off
| | | All times are GMT +7. The time now is 00:04. |