![]() |
| |||||||
| Register | FAQ | Members List | Social Groups | Award | Calendar | Mark Forums Read | |
| PolitikDiskusi seputar tokoh, partai politik, kebijakan dan seputarnya di sini... |
![]() |
| Thread Tools | Display Modes |
#1 | |||
| |||
| Pendapat dan pernyataan dari presiden, wakil presiden, menko perekonomian, menko kesra dan para pejabat lainnya yang menyatakan : Dengan memacu KUR sampai dengan Rp 100 Triliun selama 5 tahun, maka masalah pengangguran dan kemiskinan bisa diatasi. Teori dari mana yang digunakan oleh mereka, kok bisa sih pendapat subyektif dijadikan solusi, apa ada yang tau kenapa? Hitungan saya (terukur lho), untuk mengentaskan tuntas sekitar 9.5 juta penganggur dibutuhkan waktu 15 tahun, tapi biayanya jauh lebih kecil cuma sekitar Rp 23 Triliun saja. Dan kalo bisa dikombinasikan dengan upaya pemerintah, maka waktunya bisa dipercepat menjadi sekitar 10 tahun. Sepertinya kita masyarakat sepakat untuk Baiknya dikaji ulang lagi, gak perlu ambisius dan subyektif lah, kan negara bisa menghemat sekitar Rp 10 Triliun pertahunnya. |
#2 | ||||
| ||||
| kasih hitung-hitungannya om.. biar kita-kita di sini juga jadi nalar.. ![]() __________________ Aku Cinta Bangsa Ini... Tapi jangan paksa aku mencintai negara ini... |
#3 | |||
| |||
| setuju ama ates ane om, kasih dung itung''annya. ane kagak paham, sumpeh ![]() |
#4 | ||||
| ||||
| Quote:
Kalau memang dalam kurun waktu 5 tahun tsb ada potensi bisa mengentaskan penggangguran dan kemiskinan kenapa tidak? asalkan acceptable, accountable, reassonable dan tentunnya tidak ada unsur penyelewenganable. ![]() Katanya Lebih Cepat Lebih Baik, giliran mau dipercepat masih komplen..., piye toh?.. Nanti giliran Pemerintah mematok kurun waktu 15-20 tahun dibilang Lamban dan tidak memiliki Itikad untuk mempercepat proses2 ke arah perbaikan. Aya2 Wae!. ![]() __________________ H-7: MENUJU PENARIKAN DUKUNGAN TERHADAP SBY. |
#5 | |||
| |||
| Gmana hitung2annya om? Caranya gmana? |
#6 | ||||
| ||||
| Quote:
Banyak yang nunggu Jawaban tuh Om....ayo dong....Penasaran nich.... ![]() ![]() |
#7 | ||||
| ||||
| Ikutan menunggu.... ![]() __________________ Nuestra Arma es Nuestra Palabra |
#8 | |||
| |||
| masih menunggu.. ![]() |
#9 | |||
| |||
| Quote:
Dengan : Mengimplementasikan Asas Kepatutan, Teori Kedermawanan dan Mekanisme Insentif, yang semua berbasis pada Nilai luhur-Kompetensi-Profesionalitas-Rasionalitas dan Aspirasi, serta melibatkan sebagian kita selaku pencari/ pendukung solusi obyektif terkait, Mengaktualisasikan Sistem Kedermawanan Terukur dan Pemberdayaan Berkualitas, Mengaplikasikan Formulasi, Parameter dan Tolok Ukur keberhasilan. Contoh aplikasinya seperti ; Pendiri Solidaritas = B = 100 orang. Hari kegiatan pemberdayaan (penganggur terdidik termotivasi) = H = 20 hari/bulan. Insentif kedermawanan hanya bersiklus 5 tahunan. maka terlahir Rumus : Tn = 1/2n (HB+nHB) GN = 12N (B+HB) PGN = NGI+(N-1)GII+(N-2)GIII+.....+[N-(N-1)]GN Dimana jumlah kumulatif yang terlibat dan terbentuk adalah Tn : Dermawan Terpilih pada akhir bulan ke n GN : Pengusaha Baru Visioner pada akhir tahun ke N PGN: Penganggur terbuka lainnya yang berkegiatan pada akhir tahun ke N Silahkan hitungan ini dimasukan untuk N=16 tahun (n=192 bulan) dan Insentif kedermawanan Rp 600.000. Salam. |
#10 | |||
| |||
| asli makin bingung ![]() |