![]() |
| |||||||
| Register | FAQ | Members List | Social Groups | Award | Calendar | Mark Forums Read | |
| PolitikDiskusi seputar tokoh, partai politik, kebijakan dan seputarnya di sini... |
![]() |
| Thread Tools | Display Modes |
#1 | |||
| |||
| Wakil-wakil rakyat dengan senang hati menerima kendaraan dengan harga ratusan juta bahkan sampai milyar rupiah ditengah rakyatnya yang menurut Bank Dunia 50% rakyat Indonesia berpendapatan Rp. 600.000 per bulan. Mereka mengatakan hal ini kewajaran atas “pencapaian” mereka pada posisi saat ini. Mereka beralasan bahwa mereka adalah orang-orang yang pandai menggunakan ni’mat Allah, sehingga mereka berpendidikan tinggi bahkan lulusan Amerika sehingga saat ini wajar menikmatinya. Jikalau orang lain atau rakyat yang diwakili mereka dengan pendapatan Rp. 600.000 per bulan, mereka anggap wajar karena mereka rata-rata malas dan berpendidikan kurang ? Beberapa lagi meneladanai sebagian pernyataan Imam Ja’far Ash-Shadiq, guru dari seluruh imam-imam mazhab dalam Islam bahwa jika hidup di suatu masa dimana keperluan–keperluan hidup mudah didapat dan kondisinya mengizinkan kita untuk menikmati pemberian-pemberian Ilahi, maka yang paling berhak untuk menikmati karunia dan nikmat-nikmat Allah tersebut adalah orang-orang yang saleh dan bertakwa, bukan orang-orang fasiq, bukan orang-orang kafir, melainkan orang-orang Muslim Disisi lain mereka melupakan pernyataan Imam Ja’ far Ash-Shadiq saat berdialoq dengan Sufyan Al-Tsury (yang terlampau sempit mengartikan zuhud). Seperti di sampaikan oleh Imam Ja’far Ash-Shadiq bahwa “Sejak masa baligh-ku sampai sekarang, tidak pernah malam dan siang berlalu tanpa aku menyadari apakah hak orang lain masih ada di tanganku atau tidak. Kalau ada, segera aku lunasi dan kusampaikan kepadanya.” Jadi Imam Ja’far Ash-Shadiq mengingatkan kita bahwa boleh hidup mewah / berkecukupan asalkan peduli dengan lingkungan, apalagi sebagai orang pemimpin harus terlebih dahulu memperhatikan rakyat yang dipimpinnya. Coba perhatikan lingkungan seperti yang disampaikan di http://infoindonesia.wordpress.com/2...ati-kelaparan/ Atau perhatikan bagaimana pemimpin membiarkan rakyatnya sebagai contoh korban lapindo yang merana bertahun-tahun sedangkan menteri-menteri sedang mempertimbangkan kenaikan gaji. Bahkan pemimpin seperti kita dengar dalam rekaman yang diperdengarkan pada sidang MK, bahwa karena uang memungkinkan untuk pengaturan keadilan / penegakan hukum. Sebaliknya mereka mengatakan bahwa mereka akan berlaku adil jika tingkat pendapatan mereka layak seperti yang mereka inginkan. Disisi lain, pemimpin di Bank Indonesia, mereka dengan tingkat pendapatan tinggi bahkan menurut kabar melebihi presiden ? namun hasilnya mereka tetap saja memberikan unjuk kerja yang mengecewakan seperti kasus Century. Mereka cukup berkata maafkan atas kelalaian kami dalam pengawasan. Uang sebesar 6,7 Trilyun cukup untuk mencegah rakyat yang mati karena kelaparan / sakit. Ingatlah kematian rakyat karena ulah kepemimpinan akan diminta pertanggung jawaban kelak di akhirat. Sebagai contoh terkini, bagaimana bisa pemimpin seperti menkes Endang Rahayu, membiarkan tanpa pengusutan, kematian 8 orang rakyat setelah pengobatan massal filariasis di Kabupaten Bandung dan dengan cepat beralasan kematian disebabkan penyakit bawaan semata. Padahal sebagian rakyat yang “selamat” setelah pengobatan massal mengeluh pusing, mual, dan muntah. Sumber: http://bandung.detik.com/read/2009/1...a-plt-kadinkes Logika sederhananya andaikan kedelapan orang yang meninggal dengan penyakit bawaan tsb, tentu ada kemungkinan tidak meninggal jika tidak mendapatkan pengobatan missal. Besar kemungkinan ada efek samping dari pengobatan dengan penyakit bawaan yang mereka derita. Semoga para pemimpin, pejabat publik di negeri kita dapat memahami arti kezuhudan sesungguhnya. Sebaiknya janganlah hidup berlebihan jika sebagian besar rakyat hidup kekurangan. Ibarat makan yang baik maka sebaiknya cukuplah sekedar untuk menegakkan tulang punggung. Salam Zon di Jonggol Artikel lengkap bisa dibaca di : http://mutiarazuhud.wordpress.com/20...udan-pemimpin/ |
#2 | ||||
| ||||
| Quote:
![]() ![]() ![]() ![]() |
#3 | |||
| |||
![]() Quote:
![]() udah ngeri nih,...nunggu 2012. mudah mudahaan pemimpin kaya gitu kena ajabbb,... |
#4 | |||
| |||
| keren om. ![]() ![]() |
#5 | |||
| |||
| Jika hati sudah keras seperti batu, mau kita kasih tahu seperti apapun mereka tetap cuek... ![]() __________________ Cara Mudah Dapat Rp.2jt/Minggu | Cara Alami Kuat 1-5 Jam di Ranjang! | Mesin Uang Minimal Rp.500.000/hari |
#6 | ||||
| ||||
| Sayangnya masyarakat kita mayoritas pelupa dan pemaaf, shg walaupun sudah dizalimi dengan sedemikian hebatnya, pas musim pemilu, dengan iming2 sedikit uang, masih mau berbondong2 memilih orang2 yg nantinya akan menzolimi mereka lagi __________________ There's NO leader in this country..... |
#7 | ||||
| ||||
| Menteri kesehatan yang telah membuat INDONESIA dan SBY mendapatkan penghormatan luar biasa di PBB ...karena berani menentang kezhaliman dan ketidak adilan Amerika atas negara berkembang...malah DITENDANG......digantikan oleh orang yang 100% mendukung program Amerika ..coba...memang Indonesia ini aneh..... ![]() ![]() ![]() __________________ RASTAFARIANISM LIFE |
#8 | |||
| |||
| Quote:
“I love the United State, with all its faults. I consider it my second country” ? Sumber: http://english.aljazeera.net/archive/2004/07/20084913557888718.html Baca juga tulisan di blog ini http://mutiarazuhud.wordpress.com/20...ali-tiga-uang/ |
#9 | |||
| |||
| makin gak jelas aja nih babe ![]() ![]() |
#10 | ||||
| ||||
| Hussh.... nanti yang "bersih-bersih" pada kebakaran jenggot lho.... ![]() __________________ Aku Cinta Bangsa Ini... Tapi jangan paksa aku mencintai negara ini... |
![]() |
| Bookmarks |
| Tags |
| century, korupsi, pemimpin, zuhud |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|