Beginilah penghargaan untuk orang yang menyelamatkan negara ini dari krisis. orang yang sangat berjasa disaat sulit, membalikkan keadaan yang sempat diremehkan, sehingga indonesia dianggap negara dengan pertumbuhan no 3 di dunia.
Orang yang membuat nama indonesia menjadi pusat perhatian dunia.
Budiono dan Sri mulyani adalah ekonom yang membanggakan dengan berbagai penghargaan di tingkat internasional. kredibilitas yang tidak diragukan.
Dunia mengakui dan memuji, di negri sendiri mereka difitnah dan dicaci maki.
Quote:
Dalam 7 x 24 Jam, Sri Mulyani Dituntut Mundur
JAKARTA, KOMPAS.com — Sri Mulyani Indrawati kembali dituntut untuk mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas Menko Perekonomian terkait kasus talangan Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun karena dianggap bertanggung jawab.
Jaringan aktivis Pro Demokrasi (ProDem) mengancam akan mengerahkan massa besar-besaran bila tuntutannya tidak dipenuhi hingga pekan depan. "Pesan moral kita, kalau sampai 7 x 24 jam atau hingga habis Lebaran ini tuntutan kita tidak dipenuhi maka kita akan menggalang kekuatan massa pro demokrasi besar-besaran di seluruh Indonesia," kata Sekjen ProDem Andrianto, di sela-sela jumpa pers usut tuntas skandal Bank Century, di Jakarta, Selasa (15/9).
Andrianto menjelaskan, terdapat banyak keganjilan dalam kasus Bank Century. Menurutnya, Sri Mulyani sebagai Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) dianggap paling bertanggung jawab dalam kasus ini karena menggelontorkan dana talangan untuk melindungi perampokan dana dengan modus kejahatan perbankan tanpa persetujuan Presiden.
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil presiden terpilih Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani didesak untuk mengundurkan diri dari jabatannya karena diduga terlibat dalam kasus Bank Century. "Saya menyarankan supaya Boediono dan Sri Mulyani jangan menduduki jabatan dulu. Sampai urusan ini selesai pertanggungjawabannya secara hukum," ujar ekonom Fuad Bawazier, di sela-sela diskusi, Skandal Century, di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (8/10).
Menurut Fuad, jika keduanya masih tetap menjabat sebagai wakil presiden dan menteri, dikhawatirkan upaya hukum untuk mengusut kasus Bank Century akan mandek...
"Itu kan Candra dan Bibit karena ada masalah begitu saja mereka juga dinonaktifkan. Ini kan kasusnya lebih besar lagi sampai Rp 6,7 triliun. Jadi harus nonaktif atau mengundurkan diri dulu," tandasnya.
Fuad juga memprediksi bahwa Boediono tidak akan lolos dari jeratan hukum atas kasus ini. Dirinya menyebut, masyarakat justru akan mempertanyakan jika ternyata Boediono akan lolos nantinya. "Kalau akal sehat saya tidak mungkin lolos kecuali diloloskan. Itu soal lain lagi," ucapnya.
Semua dipolitisasi oleh orang orang kalah, tujuannya cuma satu : Ganggu pemerintah ini bekerja (jika perlu gulingkan !).
Saat ini yang sering kedengaran adalah pendapat para 'ekonom politikus kecewa' macam drajat wibowo, fuad bawazier, kwiek kian gie dan rizal ramli.
beberapa ekonom netral mulai memberi opini...dan gue yakin semakin banyak kalian mendengar pendapat ekonom akademis murni, semakin hilanglah harapan kalian buat menyalahkan Budiono dan Sri Mulyani.
nih salah satunya.
Spoiler
"Baru Sebulan Menjabat, Akan Digulingkan"
Mereka sudah tidak murni lagi bertujuan mengungkap kasus pidana di kasus Century.
VIVAnews - Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan menilai gerakan politisi melalui usulan Hak Angket dalam membongkar kasus PT Bank Century sudah tidak fair. Kesan yang menonjol mereka ingin menggulingkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Motivasi pengusung Hak Angket sudah sangat politis," ujar Fauzi kepada VIVAnews di Jakarta, 2 Desember 2009. Mereka sudah tidak murni lagi bertujuan mengungkap kasus pidana di kasus Century. "Tetapi sudah melenceng menjadi upaya menjatuhkan Boediono dan Sri Mulyani, padahal baru saja menjabat satu bulan."
Dia menilai aksi-aksi yang dilakukan para tim pengusung Hak Angket Century bukan lagi melihat masalah substansi kasus pidana bail-out Century. Mereka cuma menjadikan kasus Century sebagai kuda tunggangan untuk mencapai tujuan politis. "
Dari awal, mereka sudah memojokkan Boediono-Sri Mulyani, padahal audit BPK belum keluar. "Itu kan sudah jelas arahnya kemana," ujarnya.
Dia tidak yakin ada tindak pidana dalam kebijakan bail-out Century yang menelan dana Rp 6,7 triliun. Tindak pidana terjadi justru sebelum bank Century diselamatkan, terutama dilakukan oleh pemilik bank itu. "Kemungkinan pidana kecil sekali kalau dari sisi kebijakan."
Fauzi curiga dengan gelagat aksi-aksi para politisi tersebut. Sebab, dia berkeyakinan langkah penyelamatan Bank Century yang diambil oleh mantan Gubernur BI Boediono dan Menkeu Sri Mulyani sudah benar. Kalau Century tidak diselamatkan, biayanya bakal jauh lebih besar. BI menyebutkan bisa mencapai Rp 30 triliun karena bank-bank lain bisa terkena dampaknya.
Pada November 2008, situasinya memang sedang krisis. "Bayangkan, kurs rupiah 12.000, suku bunga surat utang 17 persen, IHSG anjlok 50 persen, bank-bank kesulitan likuiditas hingga ada wacana kembali minta bantuan IMF," katanya.
Bahkan, saat itu krisis kepercayaan terhadap bank sudah berkecamuk terbukti dari ditangkapnya seorang pialang yang menyebarkan rumor. Namun, kalau mau dilihat dengan situasi sekarang, menurut ekonom senior ini, kondisinya sudah jauh berbeda.
Fauzi menilai aksi-aksi yang muncul belakangan ini adalah ada kemungkinan masih kelanjutan dari ketidakpuasan para politisi lalu. "Kalau tidak puas dengan pemilu, ya mustinya saat pemilu dulu diselesaikan," katanya.
Menurut dia, gara-gara gerakan para politisi tersebut, fokus pemerintah melakukan pembangunan ekonomi Indonesia bisa-bisa terganggu. Nantinya energi Wapres dan Menkeu akan sibuk mengurus angket. "Bagaimana mau memikirkan pembangunan infrastruktur, kalau diganggu terus."
"Sangat Aneh Jika Boediono-Mulyani Dipecat"
Dia curiga dengan gerakan para politisi pengusung Hak Angket Century.
VIVAnews - Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa menilai gerakan-gerakan menggulingkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kasus PT Bank Century sudah jauh melenceng.
"Sangat aneh, jika gara-gara kebijakan bail-out Century, Boediono dan Sri Mulyani dipecat," ujar Yudhi kepada VIVANews di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2009.
Dia menekankan kebijakan yang diambil oleh Boediono dan Sri Mulyani untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia adalah kebijakan tepat di masa krisis.
Yudhi menekankan situasi saat itu, kondisi perbankan sudah sangat kritis.
"Kalau kita dihukum gara-gara mengambil kebijakan yang benar, itu konyol namanya," kata Yudhi. Pada saat kebijakan diambil, bisa saja informasinya tidak lengkap. Tetapi seorang pemimpin harus mengambil keputusan yang baik bagi perekonomian negara ini.
Dia mengingatkan penggantian pejabat negara karena mengambil kebijakan yang benar merupakan pendidikan yang buruk bagi bangsa ini. Jangan lupa ini akan berimplikasi jangka panjang.
"Pejabat-pejabat berikutnya tidak akan berani mengambil kebijakan karena takut disalahkan atau dihukum," katanya. Jika itu yang terjadi, maka sistem perekonomian Indonesia akan mudah digoyang oleh orang luar. "Kalau ada badai ekonomi datang, kita tak punya pertahanan karena semua pejabat takut ambil kebijakan."
Yudhi mengingatkan agar para politisi tidak bermain-main untuk kepentingan jangka pendek dengan tujuan kekuasaan. "Itu benar-benar sangat konyol."
Dia curiga dengan gerakan para politisi pengusung Hak Angket Century. Sebab, sejak awal sudah memiliki target untuk menggusur Menkeu dan Wapres. "Angket baru dimulai, kok sudah punya target."
Untuk menilai kondisi perbankan saat itu, Danareksa mempunyai indikator Banking Pressure Indeks untuk mengukur tekanan perbankan. Semakin tinggi, indeks-nya, maka perbankan semakin rentan. Indeks yang wajar berada di bawah 0,5, semakin kecil semakin bagus.
Namun, pada posisi Oktober 2008, indeks tekanan perbankan sudah di level 0,9. Itu berarti kondisi bank sudah sangat rentan. Untuk mengatasi ini, BI sudah harus melakukan perubahan-perubahan kebijakan, bahkan sejak enam bulan sebelumnya.
"Sebab, ada satu bank jatuh saja, maka akan merembet ke bank-bank lain karena orang gampang pindahkan simpanannya ke luar negeri."
Apalagi, saat itu Indonesia tidak melakukan kebijakan penjaminan simpanan secara penuh seperti dilakukan negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Malaysia hingga Australia. "Pertahanan sistem keuangan kita sangat rapuh. Saat itu, hampir tidak ada."
Beginilah penghargaan untuk orang yang menyelamatkan negara ini dari krisis. orang yang sangat berjasa disaat sulit, membalikkan keadaan yang sempat diremehkan, sehingga indonesia dianggap negara dengan pertumbuhan no 3 di dunia.
Orang yang membuat nama indonesia menjadi pusat perhatian dunia.
Budiono dan Sri mulyani adalah ekonom yang membanggakan dengan berbagai penghargaan di tingkat internasional. kredibilitas yang tidak diragukan.
Dunia mengakui dan memuji, di negri sendiri mereka difitnah dan dicaci maki.
Ujian yang terberat bagi pahlawan yang penuh dengan pujian dan sanjungan adalah mengungkapkan kebenaran di saat sang pahlawan melakukan kesilapan, meskipun kecil.
Beginilah penghargaan untuk orang yang menyelamatkan negara ini dari krisis. orang yang sangat berjasa disaat sulit, membalikkan keadaan yang sempat diremehkan, sehingga indonesia dianggap negara dengan pertumbuhan no 3 di dunia.
Orang yang membuat nama indonesia menjadi pusat perhatian dunia.
Budiono dan Sri mulyani adalah ekonom yang membanggakan dengan berbagai penghargaan di tingkat internasional. kredibilitas yang tidak diragukan.
Dunia mengakui dan memuji, di negri sendiri mereka difitnah dan dicaci maki.
Sorry broer, sebagai rakyat kecil kami tidak butuh orang orang yang di puji puji, kami juga tidak butuh peringkat 3 didunia, itukan cuma di atas kertas nyatanya mayoritas rakyat kita masih miskin.
Yang kami butuhkan sangat sederhana, penuhi kebutuhan dasar dari kehidupan rakyat soperti keadilan hukum, pembukaan lapangan kerja, jaminan kesehatan, jaminan pendidkan dan semacam itulah....
Namanya juga pejabat, harus bertanggung jawab lah sama jabatannya.
tapi ga harus mundur lah, berlebihan amat tuh yang nyuruh2 mundur, padahal belum cukup bukti buat mempidanakan. berkas2 udah juga belum masuk pengadilan. makanya cepet2 dijelaskan ke masyarakat dan dikelarin masalah bank century kalo ga mau dituduh macem2.
Sri Mulyani emang udah kebukti kepahlawanannya ngotak ngatik di atas kertas.
Kalo budiono apa hebatnya yah?
Watching..... tunggu saja dulu klarifikasi hukum... baru bisa komentar lebih lanjut...
__________________ Seorang yang berpikir akan mendapatkan kemuliaan dengan menghinakan orang lain...
Maka jarak antara dia dan kemuliaan adalah sejauh bentangan Samudera Atlantis
"pahlawan itu bukan orang yang dipuja saat dia bisa membunuh naga, tapi orang jadi pahlawan sejati saat dia mengakui melakukan kesalahan"
__________________ Seorang yang berpikir akan mendapatkan kemuliaan dengan menghinakan orang lain...
Maka jarak antara dia dan kemuliaan adalah sejauh bentangan Samudera Atlantis
tergantung nie pahlawan dari sudut mana penjahat dari sudut mana kalau ukuran dunia alias cap amerika gua mah gak percaya, tuh simon peres dan anteknya dikatakan pahlawan perdamaian tapi kok malah melakukan pembantaian kepada rakyat palestina.
si obama katanya pahlawan perdamaian tapi kok malah melegalkan penjajahan ya di afganistan, irak dsb.