Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Quote:
Jambi - Kumandang azan subuh baru saja lewat 15 menit, saat Menteri BUMN Dahlan Iskan turun ke lobi hotel Novita, Jambi. Dia sudah tampak rapih. Oh, rupanya dia akan meninjau peternakan sapi di PTPN VI Jambi. Bergegas menuju mobil Ford Everest, Dahlan membuka pintu, duduk di belakang kemudi, dan menyetir sendiri.
Dahlan yang mengenakan baju putih lengan panjang, celana hitam, bersepatu kets dan berhias pulpen warna biru yang terselip di antara dua kancing bajunya, meninggalkan hotel pukul 05.20 WIB, Kamis (9/2/2012). Tidak ada pejabat yang mendampingi dan voorijder. Dia hanya didampingi dua staf khususnya dan wartawan senior Ishadi SK.
Di bawah terang bulan purnama, karena pagi itu memang masih gelap, Dahlan mengemudikan mobil Ford Everest BH 1962 warna hitam dengan cukup kencang. Di belakangnya, ada beberapa mobil yang mengikuti, termasuk mobil beberapa wartawan lokal.
Jarak antara pusat kota Jambi menuju PTPN VI (PT Perkebunan Nusantara) cukup jauh, sekitar 40 KM. PTPN VI berada di kabupaten Batanghari. Melewati jalan-jalan beraspal yang tidak begitu bagus dan berlubang, tidak lebar, dan berliku-liku, akhirnya Dahlan tiba di lokasi sekitar pukul 05.55 WIB.
Begitu tiba di lokasi, Dahlan yang terbiasa bergerak cepat ini langsung menuju kandang 50 ekor sapi Bali. Dahlan yang wartawan ini mengecek langsung kandang dan bertanya kepada pengelola peternakan itu sejelas-jelasnya.
Peternakan di PTPN 6 ini memang masih dalam tahap pengembangan. Lima puluh ekor sapi Bali berwarna coklat yang didatangkan dari Lampung ini digunakan untuk tujuan breeding. Setelah dikembangbiakkan, nanti akan dikembangkan untuk penggemukan.
Dalam kunjungannya ini, Dahlan mendapatkan penjelasan dari Dirut PTPN VI Iskandar dan ahli peternakan Dr Bess Tiesnamurti seputar peternakan ini. Peternakan di PTPN VI ini menarik, karena memanfaatkan limbah kelapa sawit untuk alas kandang dan makanan ternak. Medium alas kandang yang sudah tercampur dengan air kencing dan tinja itu juga dimanfaatkan untuk pupuk pohon kelapa sawit.
Setelah makan nasi bungkus bersama-sama karyawan PTPN VI, Dahlan meninggalkan lokasi pukul 08.00 WIB. Kali ini mobil Ford Everest itu dikemudikan dirut PTPN VI dan Dahlan duduk di sampingnya. Dahlan menuju auditorium RRI untuk berbincang dengan para mahasiswa yang digagas oleh para aktivis KAMMI.
Satu jam kemudian acara bertemu para mahasiswa usai, Dahlan pun kembali ke mobil. Dahlan melanjutkan agendanya menuju kantor PTPN VI untuk menggelar rapat bersama jajaran PTPN. Kali ini, Dahlan kembali menyetir sendiri mobil Ford itu. Wush.....
manta, ini baru mentri................... :Nyengir::Nyengir:
Orang seperti Pak Dahlan Iskan --sebentar lagi diserang badai berita jelek utk mencemarkan namanya -- karena berbahaya :
-. buat pengusaha kakap yg tukang main suap/garong asset negara( DIS satu dari 50 pembayar pajak terbesar Indonesia),
-. merek yang kebelet jadi Presiden seperti Ical bakrie, Megawati, Prabowo, Wiranto -- karena kalu di-jejer ama DI, yg mulai dari orang melarat s/d orang kaya mudah jadi idola rakyat.
Kalau kamu mau DI jadi presiden jangan diem aja kalau DI dikeroyok rame rame oleh orang yg tdk ska dia:Kabur01:
sakti kali pak Iskan ini... sebuah fenomena langka di negeri Indonesia, rakyat kita sangat butuh penguasa yang begini ... cepat, merakyat, tegas dan penuh semangat