logo_detikforum
  • logo_detikcom_small
  • Home
  • Forum
  • Forum Food
  • Forum Health
  • Panduan
  • Sub-Forum Pilihan
    • Beranda Pictures & Videos
    • Gosip
    • Sosial Budaya
    • Liga Inggris
    • Politik
    • Jokes
    • Events & Activities
    • Motor
    • Diskusi IT
    • Family
    • Televisi
    • bursa: fashion
  • FAQ
  • Social Group
  • Pictures
  • Member List
  • Award
  • social_delicious_16social_digg_16social_facebook_16social_twitter_16social_rss_16
 
Atau
Sign in with Facebook

button_tw_connect
statistics Threads: 352,306; Posts: 17,341,440; Members: 666,436 

Go Back DetikForum > Politik & Peristiwa > Sosial Budaya > Seni, Tradisi & Budaya
Reload this Page [Wayang] Batari Durga / Gedeng Permoni

Notices
Pengen Dapetin Parfum Eksklusif dari UNGU? Ikutan Kuisnya di sini!


Reply
 
Share  
Thread Tools Display Modes
Old 20th September 2007, 00:39 #1  
ebet kadarusman
Addict Member

ebet kadarusman is offline

ebet kadarusman's Avatar

Join Date: Sep 2007
Location: Bandung Lautan Asmara
Posts: 229
ebet kadarusman is a celebrityebet kadarusman is a celebrity
Send a message via Yahoo to ebet kadarusman
Default [Wayang] Batari Durga / Gedeng Permoni

Batari Durga pada mulanya bernama Dewi Pramoni. Ia sangat cantik jelita sehingga mabuk asmara dengan Batara Guru, karena dengan bermodal paras rupawan itu, Batara Guru akan jatuh cintan kepadanya. Suatu hari ia pergi bertapa mengingin kan mejnadi istri Batara Guru. Keinginan terkabul, tetapi hanya dalam lahirnya saja yaang terlaksana, sebab pada kakekatnya, jiwa Dewi Pramoni tidak dapat terwujud dalam kenyataan. Segala sesuatu telaha da kodrat kepastiannya yang gaib. Jasmaninya yang cantik menjadi permaisuri Batara Guru, sedangkan jiwanya harus menjelma kepada jasmani Dewi Umayi yang telah berubah menjadi raseksi. Sehingga antara Dewi Umayi dan Dewi pramoni saling bertukar raga. Jiwa Pramoni masuk ke dalam raga Umayi yang berujud raseksi,s ebaliknya jiwa Umayi menempati raga Dewi Pramoni yang cantik jelita.

Dewi Umayi sebenarnya adalah putri hartawan dari negeri Merut yang dipersembahkan kpada batara Guru. Setelah berputera lima orang, suatu senja Batara Guru dan Dewi Umayi berpesiar dengan menaiki lembu Andini. Dalam tamasya terbang di angkasa, Sanghyang Guru timbul hasrat asmaranya ingin bersengama di atas punggu lembu Andini, tetapi Dewi Umayi menolak demi menjaga kehormatannya selaku ratu dari sekian bidadari di kahyangan. Penolakan Dewi Umayi semata-mata ingin menjaga kewibaan Batara Guru agar tidak melakukan hasrat asmaranya di sembarang tempat. Karena Batara Guru mekasa, maka Dewi Umayi menyabda bahwa hasrat suaminya itu melebihi hasratnya raksasa, seketika itu juga Batara Guru memiliki taring dan bergelar Sanghyang Randuwanda.

Karena besarnya hawa nafsu rahsa Sanghyang Randuwanda, Dewi Umayi menghindar sehingga kama (sperma) meloncat jatuh ke dalam samodera, yang akhirnya beruah menjadi bola api raksasa, semakin lama bola api kejadiaan dari kama salah sasaran itu menjadi raksasa. Kelak bayir aksasa tersebut menimbulkan kegoncangan dan para dewa tak mampu menghadapinya. Oleh Sanghyang Guru, raksasa sakti tadi diberi nama Batara Kala.

Dalam pengembaraannya di atas punggung lembu Andini, Batara guru tertararik dengan seorang wanita bernama Dewi Lokati, karena ia merasa dicampakkan oleh istriya. Batara Guru mendekati Dewi Lokati, namaun putri berparas jelita itu telah menjelma ke dalam butiran padi. Oleh Sanghyang Guru, butiran padi dipetik dan diserahkan kepada raja Purwacarita Prabu Sri maha Punggung atau Prabu Makukuhan agar ditanam.

Benih padi yang ditanam raja Makukuhan telah berbuah. Sanghyang Guru kembali timbul asmaranya ingin menyantap padi jelmaan Dewi Lokawati, sehinga raja tribuwana tersebut beralih rupa menjadi seekor burung pipit putih dan terbang ke negeri Purwacarita. Melihat suaminya beralih rupa menjadi urung pipit, Dewi Umayi mngajak para bidadari seketi (1000,000) kurang satu uuntuk menyusup ke dalam tanaman padi. Para bidadari tadi beralih rupa menjadi rumput kejawan yang buahnya mirip dengan buah padi.

Pada saat padi mulai menguning, buah rumput kejawan itupun telah mulai tua buahny. Buah rumpuh kejawan menutupi buat padi yang siap dipanen. Burung pipit meanjadi marah setiap hendak mematuk buah padi selalu dihangangi oleh buah rumput kejawaan, Akhirnya buah rumput itupun dipatuk dan digigitnya kaut-kuat, maka keduanya berubah menjadi Batara Guru dan Batari Umayi. Pada saat yang bersamaan datanglah Batara Kala yang selalu memeperhatikan Dewi Umayi. Batara Guru menjadi cemburu, dan Dewi Umayi menjadi pelampiasan amarahnya. "Kalau kau jatuh cinta dengan Batara Kala, jadilah raseksi saja." sabda Sanghyang Guru. Dewi Umayi seketika itu juga berubah menjadi raseksi yang menyeramkan.

Suatu hari Batara Guru melihat wanita cantik yang tidak lain adalah Dewi Parwati, putri hartawan Umaran yang tercipta dari buah ranti. Perempuan yang cantik dan juga bernama Dewi Pramoni tadi diambil istri oleh batara Guru, tetapi hanya raganya saja. Jiwa Parwati dipindahkan ke dalam raga raseksi kejadian dari Dewi Umayi, sebaliknya jiwa Umayi diambil dan ditempatkan ke dalam tubuh Pramoni.

Raseksi jelmaan Dewi Pramoni itu kemudian ditempatkan di hutan Setaganda mayit dan dijodohkand engan Batara Kala. Dia mendapat tugas merajai para gandarwa, setan dan makhluk halus yang jahat lainnya. Pada waktu itu pula Dewi Pramoni bergelar Batari Durga. Sedangkan perkawinannya dengan Batara Kala, Batari Pramoni menurunkan kala Yawana, Kala Durgangsa, Jaramaya, Ranumaya dan masih banyak lagi putra-putra yang lain.

Watak Batari Durga sangat jahat karena ia mengemban tugas menggoda orang yang baik budi. Dalam pewayangan, bentuk atau wanda Batari Durga ini dinamakan wanda Rangkung. Sedangkan dalam cerita Sudamala, Batari Durga berhasil diruwat oleh Raden Sadewa, bungsu Pandawa. Ia kembali menjadi bidadari yang cantik dan pulang ke Tinjomaya, tempat bersemayamnya para bidadari kahyangan.

(versi balai pustaka)

Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan.
Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap di balas dengan buah.
Reply With Quote
DetikForum Ads
ebet kadarusman
View Public Profile
Send a private message to ebet kadarusman
Visit ebet kadarusman's homepage!
Find all posts by ebet kadarusman
Old 20th September 2007, 00:39 #2  
ebet kadarusman
Addict Member

ebet kadarusman is offline

ebet kadarusman's Avatar

Join Date: Sep 2007
Location: Bandung Lautan Asmara
Posts: 229
ebet kadarusman is a celebrityebet kadarusman is a celebrity
Send a message via Yahoo to ebet kadarusman
Default

Durga atau Durgā (Dewanagari दुर्गा) adalah sakti (=istri) Siwa. Dalam agama Hindu, Dewi Durga adalah ibu dari Dewa Ganesa dan Dewa Kumara (Kartikeya). Beliau kadangkala disebut Uma atau Parwati. Dewi Durga biasanya digambarkan sebagai seorang wanita cantik berkulit kuning yang mengendarai seekor harimau. Beliau memiliki banyak tangan dan memegang banyak tangan dengan posisi mudra, gerak tangan yang sakral yang biasanya dilakukan oleh para pendeta Hindu. Di Nusantara, Dewi ini cukup dikenal pula. Candi Prambanan di Jawa Tengah, misalkan juga dipersembahkan kepada Dewi ini. Dalam bahasa Sansekerta, durga berarti "yang tidak bisa dimasuki" atau "terpencil".
(versi wikipedia)

Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan.
Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap di balas dengan buah.
Reply With Quote
ebet kadarusman
View Public Profile
Send a private message to ebet kadarusman
Visit ebet kadarusman's homepage!
Find all posts by ebet kadarusman
Old 20th September 2007, 00:40 #3  
ebet kadarusman
Addict Member

ebet kadarusman is offline

ebet kadarusman's Avatar

Join Date: Sep 2007
Location: Bandung Lautan Asmara
Posts: 229
ebet kadarusman is a celebrityebet kadarusman is a celebrity
Send a message via Yahoo to ebet kadarusman
Default

notes:

Gedeng Permoni dalam versi pedalangan sunda Dewi Permoni katanya mantan istri Arjuna yang kemudian bertukar tubuh sama Dewi Uma yang jadi raksasi karena tidak puas punya suami manusia biasa kayak Arjuna tetapi pingin punya suami Dewa. Oleh Batara Guru kemudian Dewi Permoni dijodohin ke Batara Kala yg sama-sama berwujud raksasa. Konon setelah itu Dewi Permoni sering menyesali keputusannya bertukar tubuh & meninggalkan Arjuna sehingga kemudian sering membuat onar karena kepengen balik ke Arjuna.

Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan.
Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap di balas dengan buah.
Reply With Quote
ebet kadarusman
View Public Profile
Send a private message to ebet kadarusman
Visit ebet kadarusman's homepage!
Find all posts by ebet kadarusman
Reply

Bookmarks
  • Submit Thread to del.icio.us del.icio.us
  • Submit Thread to Google Google
  • Submit Thread to Facebook Facebook
  • Submit Thread to Twitter Twitter

«Previous Thread | Next Thread»

Thread Tools
Show Printable VersionShow Printable Version
Email this PageEmail this Page
Display Modes
Linear Mode Linear Mode
Hybrid Mode Switch to Hybrid Mode
Threaded Mode Switch to Threaded Mode

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Rules
Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 04:36.

Archive - Top