DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   PSSI dan Timnas Indonesia (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=106)
-   -   KPSI aka MAFIA aka BAKRIE aka GOLKAR kembali berkuasa (http://forum.detik.com/showthread.php?t=656034)

mahatirm 19th March 2013 20:53

KPSI aka MAFIA aka BAKRIE aka GOLKAR kembali berkuasa
 
Sudah lama saya mencoba untuk melihat situasi berharap betul2 perdamaian terjadi.

Tapi makin lama yg terlihat adalah politik Bumi Hangus plus cara2 mafia yg dimainkan KPSI:

1. KLUB IPL dan PENGPROV DISINGKIRKAN. Dimulai dg klub2 IPL yg dianak tirikan, ditambah pengprov2 yg diangkat Djohar disingkirkan. Mereka ini kedepannya sangat mungkin menjelma menjadi kekuatan yg "meniru" cara2 "mau menang sendiri" KPSI.

2. ORIENTASI pada KEKUASAAN MUTLAK di level EXCO. 6 Exco yg sebenernya menjadi kekuatan lebih dari 50% (6 dari 11) coba untuk di pecat oleh La Nyalla. Ke-6 Exco ini kemudian kekuatannya coba dikurangi dg memaksakan menambah 5 Exco yg semuanya dari KPSI. Lagi2 IPL disingkirkan.

3. Menpora baru dikuasai 100%. Menpora Baru si Roy Sukroh ternyata hanya menjadi pendukung setia KPSI. Alih2 melakukan langkah nyata untuk memerangi MAFIA disepak bola Indonesia Roy Sukroh malah menyerang pihak2 yg khawatir kembalinya MAFIA sepak bola. Belum lagi kalau kita mau jujur melihat dari semua butir MoU hanya butir kongres sajalah yg "dipaksa" oleh menpora untuk dijalankan.

4. BUMI HANGUS sampe kelevel Pelatih. Setelah menyingkirkan semua klub dan pengprov IPL, KPSI ingin menancapkan kukunya dg sangat kuat di segala Aspek oleh karenanya Blanco disingkirkan dg cara yg sangat aneh karena ternyata bahkan ketua umum PSSI, Ketua BTN dan beberapa anggota BTN tidak tahu hal ini, terus yg tanda tangan surat pemanggilannya siapa ??? bukannya dulu klub ISL sering beralasan tidak menerima surat panggilan ??? Belum lagi ketidak perdulian KPSI ini thdp malunya bangsa thd masalah ini mengingat ada jasa presiden Argentina disana. Kok bisa sebuah organisasi mengeluarkan keputusan tanpa sepengetahuan ketua ??? Apalagi sampe bikin malu bangsa seperti ini ??? betul2 cara Mafia.

5. Dukungan Kekuatan Politik yg mutlak. DPR yg dulu mendukung PSSI Nurdin yg kemudian menentang PSSI Djohar, saat ini kembali mendukung PSSI KPSI.

6. Dukungan Kekuatan Media. TV OON, ANTIPU dan Vivanews yg dulu mendukung PSSI Nurdin kemudian menentang PSSI Djohar saat ini kembali mendukung PSSI KPSI.

7. Orientasi bisnis pada keuntungan BAKRIE. Belum apa2 dedengkot KPSI langsung menunjukkan salah satu tujuan utama mereka yaitu "membela kepentingan bisnis Bakrie" mengenai: Kompetisi kedepannya dipastikan mempertahankan kata "Super" untuk ISL. Pengelola sudah dipastikan adalah PTLI yg diawal kepemimpinan Djohar sampe saat ini menolak untuk diaudit oleh auditor independen yg kompetensi dan integritasnya diakui sebagai auditor.

Nantinya akan saya rangkum semua manuver2 ala Mafianya KPSI aka Bakrie aka Golkar CS sehingga dapat diakses dan didiskusikan dengan mudah.

Silahkan lihat juga tracking sepak terjang MAFIA KPSI/BAKRIE/GOLKAR:
1. Kebohongan TV OON: Roundtable 29Nov 19:00-20:00. Narasi acara bilang timnas kalah padahal menang, bukti kalo TV OON mengharapkan timnas kalah saat itu
2. Semua Tentang MoU PSSI-ISL-KPSI+FIFA-AFC
3. Bakrie adalah Biang Kekisruhan Sepak Bola Indonesia
4. Belum apa2 KPSI sudah melanggar MoU
5. TV OON era PSSI Nurdin

mahatirm 19th March 2013 20:53

Langkah Nyata La Mafia:

1. Polisi Surabaya Berat Sebelah. Polisi di Surabaya yg merupakan wilayah kekuasaan La Nyalla dikuasai. Hasilnya Polisi berpihak pada persebaya ISL dan mengusir persebaya IPL dari surabaya:
Persebaya LPI Iri, Persebaya DU Diizinkan Main Di Surabaya
Pihak yang merasa berhak mendapat perlakuan sama dari kepolisian terkait pemberian izin pertandingan untuk Persebaya DU, sudah pasti adalah tim kembarannya, Persebaya Surabaya dari Liga Prima Indonesia (LPI).
“Sudah tentu kami ingin Persebaya bisa kembali bermain di kandang sendiri (Surabaya) seperti yang diterima tim lain (Persebaya DU),” kata Ram – sapaan Surahman ketika dihubungi Surya, Senin (1/4).
2. Membela yg salah dan sewenang2 memecat yg benar. Yg menyatakan pendapat dg walk out dan yg hanya terserempet masalah etika diancam dipecat, tetapi yg melakukan pelanggaran serius yaitu korupsi wewenang malah dibela:
Sebut Isran Noor Tak Mengerti Sepakbola, La Nyalla Ingin Ketua BTN Diganti
"Isran Noor itu tidak mengerti bola. Kalau dia mengerti, dia tidak akan banyak bicara soal internal BTN. Apapun keributan di dalam tidak boleh diungkap," kata La Nyalla saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Selain pelanggaran serius si herbiansyah yaitu sewenang2 mengganti pelatih, diam2 mendaftarkan pelatih dan terakhir tidak memberikan hak pemain secara penuh (baru diberikan ketika ditegur isran), perhatikan kata2 La Nyalla, La Nyalla sama sekali tidak memperbolehkan transparansi karena kalo transparan ga bisa ngisep duit raykat lagi dong.

3. Mangarang2 suatu keseharusan demi kekuasaan 100% mutlak.
"Kami belum tahu siapa penggantinya. Nanti dibahas di rapat exco. Yang jelas, Ketua BTN harus dipegang salah satu exco,” ujar La Nyalla.
Tidak ada aturannya ketua BTN harus dari Exco, Kenapa La Nyalla bilang begitu karena kalo rapat exco maka yg hadir hanya exco dari KPSI sehingga otomatis yg jadi ketua BTN dari KPSI. Ujung2nya agar bisa bebas nilep duit saku pemain.

4. Backup penuh setiap langkah MAFIA oleh Media BAKRIE:
Headline berita media bakrie: VIVANEWS: PSSI Wacanakan Pergantian Ketua BTN
Media bakrie menyebut perkataan La Nyalla yg hendak mengganti ketua BTN sebagai "PSSI", padahal itu adalah pendapat La Nyalla pribadi. Media lain seperti detik fair menyebut sebagai La Nyalla bukan PSSI.

5. Perkataan yg khianat dan berbeda 180% tergantung kepentingan golongan tertentu. La Nyalla Mafia, katanya dulu PSSI ga boleh ikut campur masalah dualisme:
LA NYALLA: PSSI TIDAK ATUR PENGGABUNGAN KLUB
Tapi ternyata dia menikam dari belakang dg mengakui persebaya DU:
La Nyalla menikam dari belakang
Masalahnya, anggota Komite Eksekutif La Nyalla Mattalitti telah menyatakan bahwa Persebaya yang diakui adalah yang saat ini bermain di Divisi Utama PT. Liga Indonesia.
6. Pencitraan agar terkesan sebagai yg benar. Janji Lapor Polisi dan Laporan Pertanggungjawaban Herbiansyah hanyalah pencitraan.
Dulu kaki tangan La Nyalla si Herbiansyah janji lapor ke polisi dan bikin laporan pertanggung jawaban:
sumber
"Saya akan melakukan upaya hukum atas pencemaran nama baik," kata Harbiansyah melalui rilis.
"Saya masih menyusun laporan pertanggungjawaban, tapi sudah disebut melakukan penyelewengan. Kalau sudah dilakukan audit, mungkin masih masuk akal,"
Tapi semua itu pencitraan saja, ancaman kosong dan laporan pertanggung jawaban karet. Masak bikin laporan pertanggung jawaban dah jalan 3 minggu ga selesai2 ???

7. Arogansi dan penyalah gunaan wewenang.
Manajer Persib: Petinggi PSSI Tak Tahu Aturan
Keempat petinggi PSSI itu adalah Tony Aprilani (anggota Komite Eksekutif PSSI), Jafar Sidik (Sekretaris Umum PSSI Provinsi Jawa Barat), serta dua orang ajudan mereka.
Keempat orang tersebut sempat diminta Umuh agar tidak menempati bench dan dipersilakan menonton pertandingan dari tribun kehormatan yang terletak di atas. Akan tetapi keempatnya bersikukuh untuk terus ada di bench dan mengancam akan memberhentikan pertandingan jika tak diperkenankan
“Saya sudah kasih tahu, mereka malah bilang kalau ada apa-apa ini bisa saya tutup. Malah gitu. Saya jadi aneh, kenapa bisa gitu. Kekuasaannya dia sebagai apa bisa menghentikan pertandingan,” kata Umuh seperti dilansir situs Simamaung.
8. Rangkap jabatan agar dapat mengontrol semua aspek di PSSI.
Makin bebas aja nilep duit rakyat.
SUMBER:
La Nyalla Mahmud Mattalitti dipastikan memiliki dua jabatan. Setelah sebelumnya ditunjuk menjadi Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla kini juga menjabat Ketua Badan Tim Nasional (BTN). Keputusan pengangkatan La Nyalla sebagai Ketua BTN dilakukan melalui rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Shangrila, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/4).
9. Bumi hangus sampai ke level pelatih. Masih ingat dg perkataan bung Shambazy:
sumber
“Saya melihatnya seperti skenario dari kelompok tertentu yang sebelumnya menyebut sebagai KPSI (Kelompok Penyelamat Sepak Bola Indonesia). Mungkin kehadiran Rahmat Darmawan hanya sementara, karena nantinya Alfred Riedl kembali dimuculkan,”
“Ini adalah sebuah tamparan buat pemerintah termasuk penentu kebijakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebab, kehadiran Blanco adalah bagian dari kerjasasama dengan Presiden Argentina (Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner) beberapa waktu lalu,”
“Ini juga tamparan buat Menpora. Ternyata posisi Blanco juga bisa digeser dengan mudah oleh kelompok tertentu. Mungkin dia baru sadar, kalau langkahnya selama ini justru mendukung kelompok KPSI untuk kembali menguasai timnas dan juga kompetisi Indonesia,”
Ternyata perkataannya makin mendekati kenyataan:
sumber
"Kemungkinan saya akan panggil Riedl. Dia harus jadi pelatih dan pelatih bagus. Dalam waktu dekat saya akan memanggil dia. Tentunya penunjukan pelatih timnas harus dilakukan dalam waktu dekat," tutur La Nyalla.
Kenapa harus riedl? karena Riedl ini sejatinya adalah pilihan bakrie:
Nirwan Bakrie Akui Teken Kontrak Alfred Riedl Atas Nama PSSI
Kontrak kerja Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl yang ternyata bermasalah benar diteken oleh Nirwan D Bakrie, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Umum PSSI.
Lengkaplah sudah kekalahan partai demokrat oleh mafia2 golkar dan lebih parahnya lagi langkah ini dipermulus oleh ketidak kompetenan menpora Roy Suryo dari partai demokrat karena lebih sibuk ngupil.
Tujuannya jelas, politisasi timnas demi 2014.

10. Pihak yg kalah harus hancur lebur.
Perhatikan perkataan La Mafia ini:
La Nyalla: Tidak Ada Merger Persebaya
"Dan jangan memaksakan Persebaya 1927 abal abal itu bahwa dia yang asli, tidak bisa. Inilah risiko dari perjuangan," tegasnya.
La Nyalla menceritakan, dulu Perebaya 1927 berjuang untuk LPI. Dan Saleh Mukadar berkhianat kepada PSSI yang saat itu dipimpin Nurdin Halid.
Jelas sudah La Nyalla tidak ada niatan untuk rekonsiliasi dan bagi La Nyalla pihak IPL harus hancur lebur karena sudah resiko perjuangan menentang Nurdin Halid.
Kemudian case Saleh Mukadar itu salah satu indikasi bahwa La Nyalla sebenarnya adalah perpanjangan tangan Nurdin.
Hasilnya sudah terlihat, Klub2 IPL menjadi kehilangan ruh untuk bertanding. Logis saja buat apa bertanding kalau musim depan dipastikan bubar?
Banyak Laga WO, Klub-klub IPL Kehilangan Motivasi
"Kami segera laporkan klub-klub yang melakukan WO dan permasalahan lainnya. Nanti biar PSSI yang memutuskan karena kami hanya operator kompetisi," ujar Kepala Kompetisi LPIS Hendriyana, Senin (15/4/2013).‬‬
"Yang berbeda adalah soal keyakinan klub. Klub IPL mulai kehilangan keyakinan dan tidak bersemangat lagi meneruskan kompetisi,"
SUMBER

mahatirm 19th March 2013 20:54

Jawaban PSSI yg dikuasai Mafia semakin mempertegas mereka tidak perduli dg IPL:
Hadiyandra menjelaskan bila ada pelaporan LPIS terkait permasalahan WO, maka hal tersebut bukan kewenangan PSSI. ''Itu urusan mereka dan bukan wewenang federasi. Seharusnya itu diselesaikan di wilayah operator liga dalam hal ini LPIS,'' katanya saat dihubungi Republika, Senin (15/4).
SUMBER

11. Tentang Ujicoba Timnas, kembali menunjukkan perkataan yg khianat.
Dulu waktu La Nyalla coba menjatuhkan pa Isran dg kritik:
La Nyalla 4Apr'13: "Tujuannya apa uji coba sebanyak itu. Itu bisa menggangu kompetisi ISL. Kalau dibiarkan ISL bisa tidak selesai. Jangan hanya mencari duit saja, BTN dibentuk kan untuk mencari bibit usia dini yang bisa berkiprah di timnas,"
SUMBER
Tapi malah dia sendiri coba cari nama dg kebijakan pa Isran :thumbsdown1::
La Nyalla 12Apr'13: “Kami mencoba membicarakan untuk ujicoba timnas. Satu tahun harus ada ujicoba internasional dengan tim-tim kuat. Minimal satu bulan ujicoba internasional, idealnya seperti itu” tegas La Nyalla.
12. Bonek Melawan, Bonek Disikat.
http://sphotos-b.xx.fbcdn.net/hphoto...06664535_n.jpg
Sebelumnya, Andie mengaku sempat mendapat SMS teror. Inti pesan singkat tersebut mendesak dirinya untuk tidak menganggu Wakil Ketua Umum PSSI yang juga Ketua DPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mataliti.
Dalam SMS itu juga terselip pertanyaan mengenai alasan Andie membela Persebaya 1927. Namun, karena pengirim pesan tersebut dianggap tidak paham akan sepak bola Surabaya, akhirnya SMS itu malah berujung peringatan.
"Padahal saya membalas. Persebaya 1927 bukan lagi persoalan tim, melainkan sejarah," ujar Andie.
Menurut Andie, dia mengenal orang yang mengirimkan pesan tersebut, meski hanya sekadar tahu. Sosok tersebut merupakan anggota dari sebuah ormas, dimana dulunya Andie sempat berurusan dengan orang itu ketika dirinya aktif sebagai pimpinan aksi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).
Betul2 mafia sejati, sebagai ketua organisasi preman yg kerap melakukan aksi kekerasan tidak sulit dan aneh rasanya menyikat pentolan bonek. Sampe mo dibunuh seperti itu. Seperti halnya kasus2 kekerasan jaman NH yg juga dilakukan pemuda pancasila ditambah lagi sikap polisi surabaya yg sudah jelas berpihak ke La Nyalla (polisi sby mengizinkan persebaya du main tapi melarang persebaya 1927) gw sanksi kasus ini bakal terungkap.

13. La Nyalla dituduh, Permuda Pancasila yg Ribut
Semakin terlihat saja benang merahnya, yg dituduhkan La Nyalla sebagai individu bukan PP secara keseluruhan yg dibawahi oleh Japto, kok malah PP secara organisasi yg ribut ??? tapi sih ga anehlah orang organisasi preman.
PP laporkan Saleh ke polisi karena tuduh La Nyalla aniaya Bonek
Ini foto Pemuda Pancasila yg melaporkan Saleh karena menuduh La Nyalla:
http://klimg.com/merdeka.com/i/w/new...iaya-bonek.jpg


Perkataan yg khianat, tidak konsisten dan menikam dari belakang betul2 tabiat seorang MAFIA SEJATI

HIDUP MAFIA !!!
[IMG]http://4.bp.********.com/_RDTW5OrtGEo/R3ijvGMV24I/AAAAAAAAAB0/69nO-lvSccY/S227/Copy+of+2.jpg[/IMG]http://i50.tinypic.com/apd0g0.jpg
http://jurnaline.com/wp-content/uplo...ntrok-Lagi.jpg
http://stat.ks.kidsklik.com/statics/...1693144655.gif
Politisasi timnas:
http://statik.tempo.co/?id=57865&width=475

http://i45.tinypic.com/2wgd4sk.jpg

mahatirm 19th March 2013 20:56

Langkah Mafia berlanjut dengan menghancurkan timnas U19:

http://i62.tinypic.com/5p3qmu.png

Alhamdulillah sangat senang melihat permainan timnas U19 hari ini. Tetapi dilain pihak saya sangat khawatir.

Miris sekali melihat list nama HPU dibawah, sama sekali tidak ada objectivitas karena orang2 dibawahlah sebagai biang kerok tur Nusantara dan juga biang kerok HBT :

http://i59.tinypic.com/2wp0bqt.jpg

Berikut ulasan kenapa orang2 tersebut tidak objectif dan berkompeten dan nama2 tersebut membuat HPU hanya menjadi lingkaran setan tanpa prestasi :
1. Joko Driyono: kemaren berbohong bahwa COTIF hanya diikuti klub dan tim HBT lebih baik dari COTIF. Bersama la Nyalla diawal KPSI selalu menyerang coach Indra
2. Benny Dollo : berkali2 menjadi pelatih timnas tapi berkali2 tidak berprestasi
3. Demis Djamoeddin : Sukses menjadi manager SAD yg tidak pernah berprestasi
4. Tommy Welly : Komentator sepakbola yg sudah menjadi bagian mafia, dibayar PSSI untuk selalu menjelekkan timnas U19
5. Alfred Riedl : Pelatih timnas yg tidak pernah berprestasi, 2 tahun belakang menganggur dan hanya melatih tim liga amatir
6. Wolfgang Pikal : Asisten Riedl dan sama2 tidak pernah berprestasi
7. Yeyen Tumena : Ketika timnas U19 awal2 berlaga di AFF 2013 selalu menjelek2an timnas U19
8. Sutan Harhara : Galal melatih timnas U16 bahkan untuk mengikuti jejak coach Indra juara di Hongkong
Sebagai pembanding dulu waktu coach indra membentuk skuad timnas U19 dari 0 mulai dari keluar masuk kampung dg angkot sehingga tim bentukannya juara AFF 2013 beliau cuma dibantu oleh satu orang yaitu coach TIMO SCHEUNEMANN.

Komentar coach Timo mengenai timnas U19 sekalu konstruktif dan positif, bandingkan dg komentar orang2 di HPU yg selalu negatif.

Mengenai coach timo:
Di dunia kepelatihan, pria yang juga mahir berbicara bahasa Indonesia dan Jawa ini cukup dikenal di Indonesia. Timo Scheunemann pernah menjadi pelatih di sekolah International Wesley dan Malang Football Club. Di kedua klub tersebut, Timo menelurkan banyak prestasi.

Prestasi yang didapatnya di kedua klub tersebut tidak lepas dari pengalamannya saat pernah menjadi asisten pelatih di klub Amerika Los Angeles Soccer Club dan klub Jerman Fussbal Ausbildung Centrum. Karena kerja kerasnya tersebut, pada tahun 2007 di Koeln, Jerman, Timo memperoleh lisensi kepelatihan UEFA A.

Tidak hanya sebagai pelatih karir Timo berhenti. Timo pernah menjabat sebagai Executive Officer Badan Timnas Indonesia (BTN) dan saat ini ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pemain Usia Dini di PSSI. Jasa Timo Scheunemann untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia pun cukup besar. Salah satunya ia wujudkan ke dalam bentuk buku.

Buku-buku yang pernah ia tulis antara lain adalah Dasar-Dasar Sepakbola Modern, Futsal for Winner, dan 14 Ciri Sepakbola Modern. Proyek ambisiusnya yang terbaru adalah meluncurkan buku berjudul Kurikulum Dasar Sepakbola untuk Pembinaan Usia Dini pada Oktober 2012.
Coach Timo ini meskipun berjasa, berprestasi dan mungkin satu2nya yg paling kredibel dg lisensi UEFA A didepak oleh PSSI karena memiliki pemikiran yg sama dg coach indra bahwa pelatih tidak boleh diintervensi dan tidak boleh ada pemain titipan.

Lihat saja sekarang di tim2 Junior sangat dipenuhi dg pemain2 titipan dari klub2 yg berafiliasi dg La Nyalla/Bakrie cs.

Dan lihat mereka sudah menyebut timnas U19 A, tanda2 bahwa mental anak2 bakal dibuat down lagi oleh PSSI dengan membuat timnas U19 Bakrie.

mahatirm 19th March 2013 20:56

Reserved 4

mahatirm 19th March 2013 20:57

Siapa dibalik KPSI:
1. Aburizal Bakrie (Ketum GOLKAR, bos LAPINDO, Bakrie Group)
2. Nirwan Bakrie (Pelita Jaya, Bakrie Group)
3. Anindya Bakrie (ANTV:media partner ISL, Bakrie Group)
4. Andi Darussalam (ketua BLI, wapres PT LAPINDO, Bakrie Group)
5. La Nyalla Matalitti (Ketum KPSI, PEMUDA PANCASILA Jatim)
6. Rahim Soekasah (Waketum KPSI, DirtekPelita Jaya, Bakrie Group)
7. Robertho Rouw (Pengurus KPSI, PEMUDA PANCASILA Jakarta)
8. Diza Ali (Pengurus KPSI, PEMUDA PANCASILA Sulsel)
9. Toni Aprilani (Pengurus KPSI, mantan Anggota DPR dr GOLKAR)
10. Zulfadli (Pengurus KPSI, Komisi X DPR RI dr GOLKAR)
11. ahmed Zaki (Pengurus KPSI, Komisi X DPR RI dr GOLKAR)
12. Hinca Panjaitan (Pengurus KPSI, komding era NURDIN HALID)
13. Dodi Reza Alex Noerdin (Sriwijaya FC, Anggota DPR RI dr GOLKAR)
14. Harbiansyah Hanafiah (Persisam, PEMUDA PANCASILA Samarinda)
15. Fadeli Hasan (Persela, Bupati Lamongan GOLKAR)
16. Herman Abdullah (PSPS Pekanbaru, KOSGORO Riau)
17. Endri Erawan (Mitra Kukar, mantan bendahara GOLKAR)
18. benhur Tomy Mano (Persipura, Walikota jayapura dr GOLKAR)
19. habel Melkias Suwae (Persidafon, Cagub Papua dr GOLKAR)
20. syahril MH Taher (Persiba, PEMUDA PANCASILA Balikpapan)
21. Rendra Kresna (Arema, bupati Malang GOLKAR)
22. rahudman (PSMS, walikota Medan dari GOLKAR)
23. Mafiron (Deltras, exco era NURDIN HALID)
24. Fery Paulus (Persija, exco era NURDIN HALID)
25. lalu mara satriawangsa, manager Pelita - Juru Bicara Bakrie
Siapa dibalik ISL:
1. Sriwijaya FC.
CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Dodi Reza Alex merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Golkarr.
2. Persela
Ketua Umum Persela Fadeli Hasan merupakan Bupati Lamongan hasil pilkada 2010. Fadeli Hasan diusung oleh partai Golkar dalam pilkada tersebut.
3. PSPS
Ketua Umum PSPS Pekanbaru Herman Abdullah merupakan ketua Kosgoro Riau. Kosgoro adalah organisasi underbow Golkar.
4. Mitra Kukar
CEO Mitra Kukar Endri Erawan merupakan mantan bendaharawan Golkar.
5. Persipura
Ketua Umum Persipura 2010-2014 Benhur Tommy Mano merupakan Walikota Jayapura berasal dari Golkar.
6. Persidafon
Ketau Umum Persidafon Habel Melkias Suwae merupakan calon gubernur Papua persiode 2011-2016 dari Golkar.
7. Pelita Jaya
Udah ketahuan nih klub milik Bakrie.
8. PS Deltras
Ketua Umum Mafiron merupak eks. Exco era Nurdin Halid, kabarnya Mafiron mengambila alih Deltras dengan sokongan keluarga Bakrie. (sumber: Sindo)
9. Persebaya (WisnuWardhana)
Persebaya ini lah yang di dukung oleh La Nyalla. La Nyalla merupakan Ketua MPW Pemuda Pancasila Jatim. Sebelum mendirikan Patriot Pancasila, Pemuda Pancasila memberikan aspirasi pada Golkar.
10. Persiba
Ketua Persiba Balikpapan Syahril HM Taher merupakan Ketua MPC Pemuda Pancasila Balikpapan.
11. Persija
Ketua Persija Fery Paulus adalah mantan Exco era NH
12. PSMS
Rahudman adalah walikota Medan yang didukung Golkar, sekaligus ketum PSMS ISL dan sekarang PSMS disponsori group Bakrie.
13. Arema
Rendra Kresna ketum Arema ISL kader Golkar, sekarang Arema ISL disponsori oleh group Bakrie.
14. Gresik United
Ketua Gresik United adalah bupati Gresik H.M Sambari, usungan dari Golkar
Jadi Intinya kesamaan mereka adalah:
1. Golkar
2. Bakrie & Brothers beserta perusahaannya (ANTV, TV ONE, VIVANEWS)
3. Pemuda Pancasila <-- Basis Pendukung Utama GOLKAR pada ORBA
4. Nurdin Halid
5. Kosgoro

Yg menarik ternyata La Nyalla itu adalah dedengkotnya preman, pantes aja kelakuannya kek preman.
http://beritajatim.com/berita/brt757392000.jpg

Sekedar menyegarkan, pemuda pancasila ini adalah kelompok preman yg selalu mengintimidasi musuh2 Nurdin Halid:

"Nurdin" Muncul Di Senayan
http://stat.ks.kidsklik.com/statics/...1389111835.jpg
Bentangan spanduk di lapangan sepak bola sudah hal yang lazim. Umumnya, spanduk-spanduk tersebut berupa dukungan terhadap pemain atau tim yang bertanding.

Namun, spanduk yang terbentang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (1/12), pada laga perdana AFF Suzuki Cup 2010 agak tidak lazim. Sebab, beberapa di antaranya membawa nama Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

Spanduk-spanduk tersebut antara lain bertuliskan "Nurdin Halid, sekali layar terkembang surut kita berpantang" dan "Nurdin Halid, untuk kemajuan sepak bola kami mendukungmu."

Siapa oknum yang memasang spanduk tersebut belum diketahui. Yang jelas, spanduk tersebut terbentang di depan tribun yang dihuni sekelompok penonton berbaju merah yang berasal dari Kelompok Pemuda Pancasila.

Nurdin sendiri absen menemani timnas Indonesia. Dia harus berangkat ke Australia karena anaknya diwisuda. (Adit)
SUMBER

Tambahan info Pada masa Orde baru, Pemuda Pancasila merupakan salah satu basis massa pendukung Golkar yang menjadi corong kemenangan Golkar dalam setiap pemilu selama puluhan tahun.

Mari kita renungkan tulisan SOS berikut:
Sepakbola Indonesia Digerogoti Mafia

Jakarta - Save Our Soccer menyebut kalau mafia telah menguasai sepakbola Indonesia. Gerakan kelompok suporter yang diprakarsai oleh ICW (Indonesia Corruption Watch) itu juga mengungkapkan keterlibatan pemain, klub sampai pengurus asosiasi.

Melakukan penyelidikan sejak 2011, SOS mengungkapkan kalau hampir seluruh pelaku sepakbola di tanah air terlibat dalam pengaturan pertandingan. Aksi pengaturan pertandingan diklaim sudah ada sejak periode 1980-an, namun tren pelakunya mengalami perubahan yang pada awalnya dilakukan pemain, wasit dan kini ke pengurus klub dan asosiasi.

Penelitian dari SOS itu dilengkapi dengan hasil wawancara dan testimoni para pelakunya. Mulai dari perangkat pertandingan, pemain, pengurus klub, hingga pengurus daerah dan pengurus pusat induk olahraga federasi olahraga.

Salah satu kasus yang termuat dalam laporan SOS itu adalah yang melibatkan Ketua Komisi Disiplin PSSI di periode kepemimpinan Nurdin Halid, Togar Manahan Nero dengan pengurus Penajam Medan Jaya. Togar dikabarkan menerima suap Rp 100 juta hingga akhirnya dipecat dari kepungurusan PSSI.

"Tahun 80-an pelakunya adalah pemain dan wasit. Di tahun 90-an karena gaji pemain sudah mulai membaik pelakunya adalah wasit. Sementara akhir tahun 90-an hingga sekarang pelakunya adalah pengurus PSSI," sahut Apung Widadi dari SOS dalam talkshow Mata Najwa yang tayang di MetroTV, Rabu (30/1/2013) malam WIB.

Atas hasil penelitian SOS ini, Menteri Olahraga, Roy Suryo, memang tak menampiknya. Roy juga mengaku tak terkejut dengan adanya praktek mafia di sepakbola Indonesia.

"Saya tidak terkejut (dengan praktek mafia sepakbola), saya berterima kasih kepada SOS karena bisa mengungkapnya," jelas Roy dalam perbincangan di sebuah talk show, (Kamis 30/1/2013) malam WIB.

Senada dengan Roy, Ketua PSSI, Djohar Arifin, juga membenarkan kabar mengenai adanya mafia bola. Bahkan, imbas dari praktek itu, disebutkan Djohar sebagai penghambat sepakbola Indonesia tak kunjung memetik prestasi.

"Sudah 20 tahun PSSI dikuasai mafia, itu merupakan rahasia umum, kata Djohar Arifin. "Imbasnya ke masa depan. Medali Sea Games sudah bertahun-tahun tidak bisa kita raih," imbuhnya.

Agar praktek mafia sepakbola tak bisa berkembang lagi, ruang gerak pelaku-pelakunya mulai dibatasi. Djohar menyebut kalau di bawah kepengurusannya PSSI sudah mengumpulkan wasit dan menegaskan keinginan untuk menciptakan iklim sepakbola yang bersih dari mafia dan pengaturan pertandingan

"Tekad kami adalah mengembalikan sepakbola ke sportivitas. Maka ada kongres sepakbola nasional 20 Maret 2010 di Malang," ungkap Djohar.

Masih terkait mafia sepakbola, Ketua KPSI La Nyalla Mattalitti juga menyuarakan upayanya membersihkan kompetisi ISL.

"Saya tidak mau lihat masa lalu (terkait temuan SOS). Yang penting saya sekarang ini Ketua PSSI Ancol dan sekarang ini jangan sampai kebobolan mafia bola. Kami sudah menentukan 16 wasit utama untuk jadi wasit ISL. Ada sistem yang mengacak wasit untuk memimpin pertandingan, wasit sudah diumumkam seminggu sebelum pertandingan. Kami Mengumpulkan dan mengunci wasit."

"Saya punya tim 10 orang, 10 komputer bayaran saya sendiri. Kalau ada wasit main-main nanti kita croscek. Ada klub yang tak mau kalah, lalu menyebutnya difitnah. Dulu tuan rumah selalu menang, sekarang sudah biasa kalau kalah atau imbang," papar La Nyalla.

tresna 19th March 2013 21:13

sya lihat bgtu siy..secara ksat mata sdh keliatan..*kantor PT LIGA INDONESIA kan di kuningan milinya om bakri,dan tau sendiri KPSI siapa,??

mahatirm 19th March 2013 21:25

Quote:

Originally Posted by tresna (Post 23390384)
sya lihat bgtu siy..secara ksat mata sdh keliatan..*kantor PT LIGA INDONESIA kan di kuningan milinya om bakri,dan tau sendiri KPSI siapa,??

Betul sekali itu adalah kantor yg sama sewaktu Nurdin melakukan pembersihan dosa2 dengan mengakut seluruh dokumen bukti MAFIA SEPAKBOLA dari senayan ke kantor BAKRIE di KUNINGAN:

Nurdin Boyongan Dari Senayan ke Kuningan dg ratusan kardus plus bajaj
Pada pukul 15.30 tadi ini (Selasa, 29/3), terlihat sebuah kendaraan Bajaj dengan nomor polisi B 1977 ER masuk ke gerbang belakang kantor PSSI. Bajaj tersebut datang dengan membawa 100 kardus kosong. Sepertinya kardus ini akan dipakai untuk mem-packing berkas-berkas milik Nurdin.

Kabarnya, Nurdin Halid akan pindahan dari Senayan petang nanti. Namun, hingga kini belum terlihat ada pegawai PSSI yang mau beres-beres barang. Pindahan sendiri akan dilakukan melalui pintu belakang. Sebab, pintu depan saat ini masih dikuasai oleh Dewan Pengawal Revolusi PSSI.
PSSI Pesan Ratusan Kardus buat Pindahan dari Senayan
Pantauan di Kantor PSSI Jakarta, Selasa (29/3) petang, pengurus PSSI yang terlihat mulai berkemas-kemas untuk mengingglkan kantor yang selama ini menjadi tempat kerjanya adalah Direktur Hukum dan Peraturan Max Boboy. Max Boboy dibantu salah satu stafnya terlihat membawa dokumen-dokumen yang dimasukkan dibeberapa kardus dan selanjutnya dimasukkan kedalam kendaraannya yaitu Honda Jazz warna silver.

Pantauan di lapangan, ratusan kardus yang dipesan oleh pihak PSSI juga dikirim langsung dari Tanah Abang dengan menggunakan kendaraan bajaj dan sepeda motor. [L-9]
Betul2 MAFIA KELAS KAKAP

tinung 19th March 2013 23:06

Wah, ahlinya menjudge asumsi masuk lagi, masih dgn asumsi2nya yg dianggap pasti bener....

fajarmuhasan 20th March 2013 09:07

terus gimana?
lahhh kemarin saat KLB pada iya iya saja,,kalo gak setuju ya protes saat KLB
sekarang ya udah terlanjur jadi keputusan dan legal

kalo kemarin selalu membela pssi karena legal,,,lah sekarang pssi juga legal kenapa gak dibela....


All times are GMT +8. The time now is 23:24.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.