DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Asuransi (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=161)
-   -   Berasuransi untuk Hidup Layak di Masa Pensiun (http://forum.detik.com/showthread.php?t=127130)

wiwitprayitno 17th November 2009 00:38

Berasuransi untuk Hidup Layak di Masa Pensiun
 
Memasuki masa pensiun ada dua hal yang ditakutkan akan terjadi, yaitu : menurunnya kondisi kesehatan dan menurunnya penghasilan. Agar tetap menjalani kehidupan yang layak ketika pensiun nanti, kita perlu mengumpulkan dana dari sekarang, salah satunya dengan berinvestasi di rekening asuransi.

Pensiun adalah satu tahap kehidupan yang membahagiakan, terutama bila Anda mampu merencanakannya dengan baik. Siapapun orangnya ingin agar saat pensiun bisa hidup memadai dan kualitas hidup tidak menurun. Sekarang pertanyaannya, bagaimana merencanakan pensiun agar target pensiun (baca : dana pensiun) sesuai dengan harapan.

Kapan sebaiknya mulai merancang pensiun…?

Sekarang juga, saat ini atau idealnya sejak mulai bekerja / bisa menghasilkan uang. Semakin dini dipersiapkan semakin bagus.

Untuk mendapatkan Dana sebesar 1 Milyar dalam jangka waktu 15 tahun Anda cukup berinvestasi sebesar Rp 2,4 juta setiap tahunnya (suku bunga 10% p.a), bandingkan dengan nabungnya 12 juta tiap tahunnya ketika jangka waktun mendapatkannya 5 tahun (suku bunga 10% p.a). Jadi dapat disimpulkan semakin dini Anda berinvestasi, semakin sedikit dana yang Anda sisihkan , namun ketika Anda menunda Anda harus mengeluarkan lebih. So tunggu apa lagi, sisihkan penghasilan Anda sekarang juga.

Usia berapa sebaiknya saat yang tepat untuk pensiun…?

Anda mau pensiun di usia 50 tahun, 55 tahu, 60 tahun atau tergantung peraturan perusahaan atau tergantung dari keinginan Anda. Pastinya Anda akan pensiun saat Anda mempunyai penghasilan pasif yang mampu menopang gay hidup sesuai dengan yang Anda inginkan. Untuk itu Anda harus mempunyai/menciptakan dana abadi. Dengan memiliki Asuransi, berarti Anda telah mengamankan dana abadi Anda. Jadi ketika ada suatu resiko yang terjadi pada Anda, Rekening Asuransi ini yang akan bekerja untuk Anda.

Aktifitas apa saat pensiun…?


Aktifitas apapun yang akan Anda lakukan, pastinya aktifitas yang akan mendatangkan manfaat bagi Anda, keluarga, masyarakat dan bangsa. Bisa jadi saat pensiun Anda akan menjadi Motivator, Inspiring atau menjalankan hoby Anda atau bahkan Anda akan mendirikan sebuah yayasan.

So…berasuransilah untuk kehidupan pensiun yang lebih baik.

Sumber : www.asuransicerdas.com

Selamat berasuransi & Have a Nice Day

Wiwit Prayitno, S.Pt, N.Md

Blin 17th November 2009 01:39

Peringatan TERAKHIR !

Pakai "SATU" thread ini saja utk iklan, jangan menge-spam dgn buat thread baru setiap kali posting !

wiwitprayitno 26th November 2009 00:31

Muda Bergaya , Jangan Sampai Tua Tak Berdaya
 
Saya sering kali mendapati Karyawan yang masih produktif terlihat begitu bergaya dan tampil trendy di perbagai sudut Mall & Cafe serta distro. Seakan hidup ini begitu indah saat ini. Restoran favorit selalu disambangi. Makan siang dan makan malam sering diluar, biar gaul katanya.

Namun sebaliknya saya juga sering menjumpai para pensiun atau purna karya baik swasta atau PNS, yang sudah tidak bekerja lagi, terlihat begitu kuyu dan lemah tak berdaya, mengantri uang pensiun. Ada juga yang masih harus banting tulang dengan tenaganya untuk memenuhi kebutuhan.

Apa yang sebenarnya terjadi? Muda Keren, Tua Bangkrut? Muda Bergaya, Tua Tak Berdaya?

Mari kita tantang diri ini , bahwa “Apakah Anda bisa bergaya dan tampil trendy sesering & seperti sekarang, pada saat pensiun / usiamu mencapai 55 – 70 tahun? Dengan memakai uangmu sendiri…?

Jangan sampai bergaya dan bermewahan hanya sampai usia 55 tahun saja (saat produktif) atau pada saat masih bisa bekerja!!! Jangan sampai juga gaya hidup setelah pensiun menurun, apalagi sampai melarat & nyusahin keluarga dan anak-anak, bahkan nyusahin saudara / tetangga. Jangan Sampai Terjadi.

Muda Kaya, Tua Sejahtera, itu yang diharapkan. Anda mau..? Syaratnya cukup mudah, yaitu siapkan dari sekarang, investasi & proteksi (asuransi) yang harus Anda miliki, yang akan mengantar Anda ke tujuan kehidupan bahagia dan sejahtera.

Salam Cerdas

Wiwit Prayitno, S. Pt, N.Md

heriblog 26th November 2009 01:22

mantab bos,, ada satu lagi, MATI MASUK SYURGA :hface::hface:

wiwitprayitno 2nd December 2009 09:07

Quote:

Originally Posted by heriblog (Post 9271829)
mantab bos,, ada satu lagi, MATI MASUK SYURGA :hface::hface:

Betul-betul-betul, setuju :winner:

wiwitprayitno 5th December 2009 14:58

Rahasia Menciptakan Rp 1 Milyar Secara Halal dan Barokah
 
Setiap orang didunia ini termasuk Anda ternyata bisa menciptakan uang senilai Rp 1 Milyar. Kuncinya cukup sederhana, yaitu disiplin dan bersahabat dengan waktu, time is your friends. Disiplin disini ialah disiplin dalam berinvestasi & berasuransi. Bersahabat dengan waktu yang berarti Anda harus memulainya saat ini, sekarang juga. Karena begitu Anda menunda maka akan dibutuhkan perjuangan lebih keras lagi, salah satunya yaitu membutuhkan dana yang besar.

Investasi yang Anda lakukan bertujuan untuk memberikan return yang optimal dan mengalahkan laju inflasi, sehingga tujuan dari perencanaan keuangan Anda akan tercapai. Sedangkan asuransi bertujuan untuk memberikan perlindungan / proteksi terhadap diri Anda, ketika ada resiko yang menimpa Anda, seperti sakit, sakit kritis, cacat tetap atau meninggal. Asuransi bisa juga berfungsi sebagai pengganti nilai ekonomis. Dengan memiliki asuransi maka akan ada “jaminan kepastian” tersedianya dana 1 Milyar, yang bisa digunakan untuk pensiun , modal usaha atau membeli Alphard.

Sebagian dari kita mungkin bertanya , “Saya tidak punya cukup uang untuk berinvestasi & berasuransi, bagaimana melakukannya..?”,

Tak perlu khawatir Anda cukup menyisihkan setiap harinya HANYA dengan 17,000 ribu saja atau Rp 500,000 perbulan maka Rp 1 Milyar akan tercipta. Rahasianya cukup DISIPLIN.

Berikut contohnya, Pak Rudi (30 th) seorang karyawan dengan penghasilan Rp 3 juta perbulan, berencana pensiun di usia 56 tahun dengan Target Dana yang ingin dicapai Rp 1 Milyard. Dengan target tersebut maka Pak Rudi harus menyisihkan Rp 500,000 setiap bulannya selama 25 tahun (asumsi return investasi adalah 15% per tahun).

Bagaimana dengan asuransinya..? apakah harus menyisihkan dana lagi..? Tidak Perlu, Karena didalam rekening investasi yang dipilih Pak Rudi didalamnya sudah memberikan perlindungan (asuransi), baik rawat inap, biaya operasi / pembedahan, sakit kritis dan meninggal dunia.

Sehingga JAMINAN DANA PENSIUN atau DANA untuk MODAL USAHA senantiasa akan tersedia meski dalam perjalanan menabung terjadi suatu resiko .

Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan Anda pun bisa menciptakan Rp 1 Milyar dengan cara Halal dan tentunya gak Perlu Korupsi untuk mencapainya. Hanya dibutuhkan kedisiplinan saja untuk mencapainya.

Mari wujudkan masyarakat cerdas finansial.

Salam Cerdas

WiwitPrayitno, S.Pt, N.Md

Private_Investor 5th December 2009 19:13

Quote:

Originally Posted by wiwitprayitno (Post 9320342)
Setiap orang didunia ini termasuk Anda ternyata bisa menciptakan uang senilai Rp 1 Milyar. Kuncinya cukup sederhana, yaitu disiplin dan bersahabat dengan waktu, time is your friends. Disiplin disini ialah disiplin dalam berinvestasi & berasuransi. Bersahabat dengan waktu yang berarti Anda harus memulainya saat ini, sekarang juga. Karena begitu Anda menunda maka akan dibutuhkan perjuangan lebih keras lagi, salah satunya yaitu membutuhkan dana yang besar.

Investasi yang Anda lakukan bertujuan untuk memberikan return yang optimal dan mengalahkan laju inflasi, sehingga tujuan dari perencanaan keuangan Anda akan tercapai. Sedangkan asuransi bertujuan untuk memberikan perlindungan / proteksi terhadap diri Anda, ketika ada resiko yang menimpa Anda, seperti sakit, sakit kritis, cacat tetap atau meninggal. Asuransi bisa juga berfungsi sebagai pengganti nilai ekonomis. Dengan memiliki asuransi maka akan ada “jaminan kepastian” tersedianya dana 1 Milyar, yang bisa digunakan untuk pensiun , modal usaha atau membeli Alphard.

Sebagian dari kita mungkin bertanya , “Saya tidak punya cukup uang untuk berinvestasi & berasuransi, bagaimana melakukannya..?”,

Tak perlu khawatir Anda cukup menyisihkan setiap harinya HANYA dengan 17,000 ribu saja atau Rp 500,000 perbulan maka Rp 1 Milyar akan tercipta. Rahasianya cukup DISIPLIN.

Berikut contohnya, Pak Rudi (30 th) seorang karyawan dengan penghasilan Rp 3 juta perbulan, berencana pensiun di usia 56 tahun dengan Target Dana yang ingin dicapai Rp 1 Milyard. Dengan target tersebut maka Pak Rudi harus menyisihkan Rp 500,000 setiap bulannya selama 25 tahun (asumsi return investasi adalah 15% per tahun). soalnya tiap tahun barang itu harga pasti naik rata rata 15%~20% kok, bukti banyak

Bagaimana dengan asuransinya..? apakah harus menyisihkan dana lagi..? Tidak Perlu, Karena didalam rekening investasi yang dipilih Pak Rudi didalamnya sudah memberikan perlindungan (asuransi), baik rawat inap, biaya operasi / pembedahan, sakit kritis dan meninggal dunia.

Sehingga JAMINAN DANA PENSIUN atau DANA untuk MODAL USAHA senantiasa akan tersedia meski dalam perjalanan menabung terjadi suatu resiko .

Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan Anda pun bisa menciptakan Rp 1 Milyar dengan cara Halal dan tentunya gak Perlu Korupsi untuk mencapainya. Hanya dibutuhkan kedisiplinan saja untuk mencapainya.

Mari wujudkan masyarakat cerdas finansial.

Salam Cerdas

WiwitPrayitno, S.Pt, N.Md



kadang gue suka bingung sendiri kalau baca cerita beginian,,
maksudnya bingung,, gini loo

kita semua tau lah udah rahasia umum kalau data inflasi indonesia yang di keluarin BPS itu udah di poles abis, dan riil nya kalau inflasi di indonesia itu adalah selalu dua digit, rata rata setahun 15% riilnya, walau BPS bilang cuma 6% lah 5% lah 7% lah, di jalanan sehari hari temen temen gue juga mendukung kalau boong lah inflasi indonesia dibawah 15% riil nya pertahun

jadi ibaratnya kalau gue harapin punya duit 1Milyar di masa tua gue, dengan pertimbangan gue pengen bisa beli rumah gede 300m2 minimal di real estate, mobil lumayan bagus, duit buat plesiran,, yang kalau dengan itungan tahun 2009 mah, 1 Milyar bisa bisa aja beli itu semua,,

tapi kalau 25 tahun lagi? 1 milyar duit gue bisa beli apaan? jangan jangan rumah ukuran tipe 36 aja udah ampir 500 juta kali, trus mobil? boro boro bisa beli mobil bagus, buat jalan jalan plesiran? jangan jangan cuma ke mall ujung nya

nah trus cerdas finansial nya dimana dong kalau udah gini?
ini yang gue bingung dan rada males invest di instrumen yang gak kalahin inflasi secara riil,,

mohon maap boss kalau ada yg kurang berkenan!

investor1 7th December 2009 11:23

Quote:

Originally Posted by Private_Investor (Post 9321067)
ini yang gue bingung dan rada males invest di instrumen yang gak kalahin inflasi secara riil,,

Those are the key words ;)

Which is what most experts feared in coming years..
People worldwide will end up sitting on a bunch load of fiat cash but can't buy much with it..

Why? you tell me.. :geleng:

The Answer? go for hard asset investment..

paper asset = No! :D

Private_Investor 8th December 2009 08:53

Quote:

Originally Posted by investor1 (Post 9328893)
Which is what most experts feared in coming years..
People worldwide will end up sitting on a bunch load of fiat cash but can't buy much with it..

persis bang!!
itu dia yang gue bingung, kalau investasi gue ujung na cuma hasilin sekian yang kagak bisa ngalahin inflasi, trus begimane bisa hidup layak di masa mendatang?
wajar dong gue itung itungan secara riil, karena kita harus proporsional menimbang sebelum nyemplungin duit kite pan bang,,

skali lagi maap kalau ada yg gak berkenan :nyerah:

wiwitprayitno 10th December 2009 15:39

Quote:

Originally Posted by Private_Investor (Post 9335619)
persis bang!!
itu dia yang gue bingung, kalau investasi gue ujung na cuma hasilin sekian yang kagak bisa ngalahin inflasi, trus begimane bisa hidup layak di masa mendatang?
wajar dong gue itung itungan secara riil, karena kita harus proporsional menimbang sebelum nyemplungin duit kite pan bang,,

skali lagi maap kalau ada yg gak berkenan :nyerah:

Setuju dengan Pendapat Anda Brother.
Idealnya kalau kita berinvestasi harus memperitungkan tingkat inflasi juga, sehingga di 20 tahun yg akan datang kita peroleh Rp x (sudah memperhitungkan tingkat inflasi), baru dari nilai tersebut sebagai target dana kita, sehingga bisa diketahui berapa besar ideal / yang seharusnya di simpan/diinvestasikan.

Namun tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut, jadi untuk investasinya bisa dimulai sesuai kemampuan dan tentunya ditingkatkan seiring bertambahnya penghasilan.
Salam hormat & Sukses selalu


All times are GMT +8. The time now is 19:58.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.