DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Beranda (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=2)
-   -   [Baksos Detikers] Untuk Adit.......Bocah 5 Tahun Merawat Ibunya yang Lumpuh (http://forum.detik.com/showthread.php?t=254943)

-i- 20th April 2011 22:26

[Baksos Detikers] Untuk Adit.......Bocah 5 Tahun Merawat Ibunya yang Lumpuh
 
berdasar pada sumber berita disini Bocah 5 Tahun Jadi Perawat Ibunya yang Lumpuh

dan untuk mengakomodir rasa simpati dari teman2 DF yang tertuang disini
http://forum.detik.com/bocah-5-tahun...h-t254523.html

Maka dengan ini kami membuka dukungan penggalangan dana bagi teman2 yang ingin menyalurkan bantuannya untuk Adit dan Keluarganya

Bantuan dapat disalurkan langsung ke rekening yang telah disediakan oleh teman2 detik Surabaya Community (dSC)

Quote:

Bank BCA Cab. Sidoarjo Sun City
A/C 6155006599
a/n Achmad Lutfi

NB: Bagi yang menyumbang Adit di belakang harap ditambahkan kode 204.Contoh bagi yg menyumbang Rp.100.000 menjadi Rp.100.204
konfirmasi bantuan dapat dilakukan kepada rekan delila yang juga moderator di detikforum Surabaya

-i- 20th April 2011 22:27

Bocah 5 Tahun Jadi Perawat Ibunya yang Lumpuh
Quote:

Nganjuk - Masih ingat cerita Sinar, bocah berusia 6 tahun asal Polewali Mandar Sulawesi Barat, yang tulus menjadi perawat sang ibu di tengah kelumpuhan. Kisah yang sama juga dialami Muhammad Aditya, bocah berusia 5 tahun asal Lingkungan Jarakan Kelurahan Ganung Kidul Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Menempati rumah kontrakan di Jl Wilis gang IIA, Adit, demikian Muhammad Aditya biasa disapa, menjadi perawat ibunya saat sang ayah menjalankan aktivitas pekerjaan di luar kota. Mulai dari membersihkan rumah, mencuci dan menjemur pakaian, hingga menyiapkan air mandi untuk sang ibu yang hanya bisa terbaring di kasur, dengan tulus dilakukannya.

"Subhanallah. Kalau Adit tidak melakukan ini, saya tidak tahu bagaimana kehidupan ini bisa saya jalani," kata Sunarti, ibu kandung Adit saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Selasa (19/4/2011).

Adit adalah anak satu-satunya yang dimiliki Sunarti dari pernikahannya dengan suami kedua yakni Rudi (45) asal Jombang. Dari pernikahan pertamanya wanita asal Tambak Sawah, Sidoarjo dikaruniai 3 anak laki-laki, yang saat ini sudah tinggal terpisah darinya.

Kisah pilu itu mulai terjadi saat Adit berusia setahun, tanpa sebab yang pasti mendadak Sunarti tak lagi bisa menggunakan kakinya untuk berjalan. Bahkan organ tubuh dari pinggang ke bawah saat ini sudah tak lagi berfungsi.

Sunarti membantah dugaan kelumpuhannya akibat mall praktek penanganan kelahiran Adit. Meski mengalami pendarahan dalam proses kelahiran Adit, Sunarti tak menganggapnya sebagai penyebab kelumpuhan. "Sampai Adit usia setahun, saya masih sehat wal afiat. Tapi setelah itu mendadak saya gak bisa apa-apa, sampai sekarang," ujarnya.

Saat ini Sunarti sepenuhnya menggantungkan hidupnya kepada Adit, meski dengan segala keterbatasan yang ada. Rudi, suaminya saat ini hanya pulang seminggu hingga dua minggu sekali untuk mengantarkan uang hasil bekerja, selebihnya banting tulang di luar rumah.

"Saya tidak pernah menyuruh dan tidak pernah memintanya melakukan. Seperti menyalakan lampu, saya hanya bilang kalau menggunakan kursi nanti bisa jatuh, gunakan saja sapu untuk menekan saklar, dan dia bisa melakukannya sendiri," beber Sunarti mengenai apa yang dilakukan anaknya.

Sementara Adit, mengaku sama sekali tidak mengeluh. Meski tak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada ibunya, Adit mengaku melakukan semua pekerjaan itu karena rasa sayangnya kepada sang ibu.

"Kasihan ibu atit (sakit)," kata Adit lirih, saat ditanya mengenai kelumpuhan ibunya.

Bocah berambut ikal itu mengaku mengenal semua pekerjaan rumah yang tak semestinya sudah dilakukan. Mulai belajar kepada sang ayah saat pekerjaan yang sama dilakukan. Seperti mencuci pakaian, dia melakukan dengan merendam terlebih dahulu menggunakan sabun, menguceknya pelan, memeras dan menjemur pakaian yang didesain sedemikian rupa, sehingga terjangkau tubuhnya yang kecil.

"Masak nasi ibu yang belsihkan belasnya. Nanti dimasukkan dandang. Kalau gas habis, saya beli, minta dipasang tabungnya. (Masak nasi ibu yang bersihkan berasnya. Nanti dimasukkan dandang (tempat menanak nasi). Kalau gas habis , saya beli, minta dipasangkan (sekalian) tabungnya)," urai bocah berkulit gelap tersebut.

Dengan segala kesibukannya meladeni sang ibu, Adit tetaplah seorang bocah yang menginginkan kesenangan bermain dengan teman seusianya. Jika rasa itu datang dia langsung meminta izin ke ibunya, namun tak lupa pulang jika pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya sudah harus dilakukan.

(fat/fat)

-i- 20th April 2011 22:30

Quote:

Originally Posted by delila (Post 12959344)
Berdasar pada banyaknya permintaan pembaca untuk membuka baksos Adit, DSC (Detik Surabaya Community) telah membuka Baksos untuk Adit........teman-teman silahkan cek disini

Update perolehan dan penyaluran dana akan kami update melalui forum.detiksurabaya.com dan detiksurabaya.com

Bagi yang menyumbang Adit, di belakang harap ditambahkan kode 204. Contoh bagi yg menyumbang Rp.100.000 menjadi Rp.100.204. Kode ini dilakukan untuk memisahkan dana yang masuk dengan baksos lain yang sedang berjalan.

Terima kasih


Salam DSC
delila

Quote:

Originally Posted by delila (Post 12968108)
Terima kasih kepada teman-teman dan donatur yang mendukung kegiatan ini.


Maaf OOT, hanya sekedar informasi, bahwa selain baksos DSC untuk Adit, baksos lain yang masih berjalan adalah:

untuk Dewi

Bocah 6 Tahun Tak Punya Kaki dan Jemari Tangan Tak Utuh, Dewi Berusaha Mandiri, saat ini teman-teman DSC sudah mengupayakan ke dinas terkait dan rencananya minggu ini juga teman-teman DSC berangkat ke Mojokerto beli kaki palsu untuk Dewi.

sedangkan hasil sementara baksos DSC yang terkumpul untuk Dewi sebesar Rp5,727,924.00

Info lengkap bisa di baca di sini

untuk Fahmi

Selama sembilan bulan setelah dilahirkan Juni 2010 lalu, anus Ahmad Fahmi tidak berlobang seperti anus balita normal. Karenanya
anus Fahmi harus dioperasi dengan biaya sebesar Rp 7 juta. setelah 19 hari dirawat paska operasi di RSU Dr Soetomo Surabaya, akhirnya dibawa pulang paksa lantaran Supa'at tidak memiliki uang lagi.

Hal serupa pernah terjadi pada Windi Apriliani (baksos DSC 5 Des 2008) dan sekarang Windi sudah sehat kembali

sedangkan hasil sementara baksos DSC yang terkumpul untuk Fahmi sebesar Rp 1,275,740.00

info lengkap di sini
berita mengenai Fahmi bisa di baca di sini


-i- 20th April 2011 22:37

smoga apa yang dapat kita lakukan dan berikan menjadi secercah harapan bagi Adit dan keluarganya..

terimakasih atas sgala bentuk dukungan yang telah teman2 DFers sampaikan..

hanya Tuhan sbaik2nya pembalas segala amalan..


salam,
baksos detikers
:lovestruck::roses:

Flyover 20th April 2011 22:48

Insya allah...........http://i1216.photobucket.com/albums/...f?t=1303310449

ceb0ngs 20th April 2011 22:55

dukung terus baksos df :nicethread:

peace_maker 20th April 2011 23:10

dukung terus baksos DF *copas*

pengarang_lagu 20th April 2011 23:27

ayo dukung rame2.. :D

Sylvia86 20th April 2011 23:40

Bantuan siap meluncur, mpok!

Insha Allah, besok!

ROMEO_MANIA 21st April 2011 00:28

sampai menitikkkan airmata membaca kisah si bocah ini:hugs::hugs:


All times are GMT +8. The time now is 12:23.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.