DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Politik (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=49)
-   -   Bubarkan Petral dan Bom 107 Kapal, Jokowi: Masih Bilang Saya Nggak Tegas? (http://forum.detik.com/showthread.php?t=1318381)

-famousefreedoom- 11th January 2016 01:20

Bubarkan Petral dan Bom 107 Kapal, Jokowi: Masih Bilang Saya Nggak Tegas?
 
Minggu, 10/01/2016 18:45 WIB
Bubarkan Petral dan Bom 107 Kapal, Jokowi: Masih Bilang Saya Nggak Tegas?
Elza Astari Retaduari - detikFinance

http://images.detik.com/content/2016...jpg?w=300&q=90

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku masih ada pihak-pihak yang masih meragukan ketegasannya selama memimpin Indonesia, hampir 1 tahun 3 bulan. Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat membuka Rakornas PDIP di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).

"Ada yang bilang Presiden Jokowi nggak tegas. Banyak mengatakan tidak berani," kata Jokowi.

Ia menjawab keraguan tersebut dengan beberapa bukti. Salah satunya ialah penenggelaman kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia. Jokowi melalui Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti telah mengebom 107 kapal nelayan pelaku illegal fishing. Pengeboman salah satu kapal kemudian juga ditunjukkan di depan peserta Rakornas PDIP.

"Mana ada nggak tegas, sudah menenggelamkan sampai 107 kapal," ungkap Jokowi yang langsung disambut tempuk tangan.

Selain di sektor pemberantasan illegal fishing, Jokowi juga menugaskan Menteri ESDM, Sudirman Said untuk membubarkan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) pada 13 Mei 2015 lalu. Petral dibubarkan karena dinilai sebagai sarang mafia migas.

"Petral tahun lalu dibubarkan, kalau nggak diperintah mana berani menterinya," jelasnya.

Jokowi siap untuk mengambil langkah tegas bila ada sesuatu yang tidak beres. Ia berani menanggung risiko dari ketegasannya.

"Kalau disitu saya anggap benar, nggak ada kata nggak berani. Pasti akan saya lakukan dengan resiko apapun," tegas Jokowi.


(feb/mkl)

http://m.detik.com/finance/read/2016...ya-nggak-tegas

orgasmiks 11th January 2016 06:40

emang situ ga tegas jok, suka celometan dan plintat plintut.
http://www.rmol.co/images/berita/thu...okowi_lucu.jpg
presiden paling buruk sepanjang sejarah. 11/12 dengan megawati
:LOL:

penumpas_kodok 11th January 2016 06:54

ndak ada itu petral bubar, cuma mindah kantor doang :P;

Quote:


KATADATA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli tidak yakin pengadaan minyak di Integrated Supply Chain (ISC) lebih baik dari Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Alasannya orang-orang yang berada di ISC tidak berbeda dengan yang ada di Petral.


"Saya tidak begitu yakin ada perubahan. Orang-orangnya masih sama saja," kata dia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (19/11). Namun, dia tidak menyebutkan siapa saja orang-orang yang dimaksud ada di Petral dan ISC.

Dia menganggap apa yang telah dilakukan Petral selama ini adalah merugikan negara. Anggapan ini berdasarkan analisanya beberapa tahun lalu yang mengatakan ada mafia migas yang bermain di Petral. "Pasti merugikan negara. Tidak pakai audit saja (sudah terlihat) merugikan negara," ujarnya.

Rizal juga sempat mengusulkan hasil audit forensik yang dilakukan auditor asal Australia Kordamentha untuk dibawa ke proses hukum. Agar jelas siapa yang harus bertanggung jawab terhadap anggapan bahwa kegiatan yang dilakukan Petral merugikan negara. (Baca: Audit Petral Tak Temukan Bukti Korupsi dan Keterlibatan Mafia Migas)

Berbeda dengan anggapan Rizal, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menyatakan beralihnya tugas dan fungsi Petral ke ISC menghasilkan efisiensi yang cukup besar. Hingga kuartal III tahun ini tercatat ada efisiensi sebesar US$ 103 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun dari pengadaan minyak dan bahan bakar minyak (BBM).

“Untuk perkuatan ISC kami bersyukur telah terus menunjukkan tren positif, di mana dapat dilihat dari peserta tender yang semakin variatif, harga lebih kompetitif, bargaining position yang semakin tinggi,” ujar Dwi.

Pertamina secara resmi akan melikuidasi Petral dan semua anak usahanya setelah menindaklanjuti hasil audit forensik terhadap perusahaan tersebut. Likuidasi Petral dan Zambesi Investment Ltd, diperkirakan akan tuntas pada akhir Januari 2016, sedangkan Pertamina Energy Services Pte (PES) akan tuntas pada akhir Maret 2016.

Selanjutnya, ujar Dwi, Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan perkuatan fungsi ISC. Tahapan penting yang sudah dilakukan untuk perkuatan tersebut adalah menaikkan kembali level jabatan untuk pimpinan ISC dari Vice President menjadi Senior Vice President. (Baca: Reorganisasi ISC Bisa “Hidupkan” Lagi Petral)

Sekadar informasi, Pertamina membubarkan atas permintaan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan mengacu kepada hasil rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas.

Tugas dan fungsi Petral dalam kegiatan ekspor dan impor minyak dan BBM kemudian dialihkan kepada ISC sejak Januari 2015. Bersamaan dengan itu, Daniel Purba, yang merupakan salah seorang anggota Tim Reformasi, ditunjuk sebagai Vice President ISC menggantikan Tafkir Husni.
http://katadata.co.id/berita/2015/11...nya-masih-sama

tinung 11th January 2016 07:20

Quote:

Originally Posted by penumpas_kodok (Post 32855974)
ndak ada itu petral bubar, cuma mindah kantor doang :P;

Ganti ke ISC hanya berpindah induk saja, dalam pergantian rezim biasalah itu, masalah efisiensi itu hanya klaim doang, karena efisiensinya seperti apa hanya mereka yg tau...

Nah, kalo masalah ketegasan penenggelaman kapal, biarlah Jokowi berebut citra dgn Susi, siapa yg bener, hanya mereka yg tau, hehehe... :cool001:

Yg jelas, Jokowi bagaikan anak kecil yg membuat pembelaan dibilang gak belajar karena nilainya jeblok sambil mewek agar dibela....

:nyengir:

ceploktelor 11th January 2016 07:45

Quote:

Originally Posted by -famousefreedoom- (Post 32855709)
Minggu, 10/01/2016 18:45 WIB
Bubarkan Petral dan Bom 107 Kapal, Jokowi: Masih Bilang Saya Nggak Tegas?
Elza Astari Retaduari - detikFinance

http://images.detik.com/content/2016...jpg?w=300&q=90

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku masih ada pihak-pihak yang masih meragukan ketegasannya selama memimpin Indonesia, hampir 1 tahun 3 bulan. Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat membuka Rakornas PDIP di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).

"Ada yang bilang Presiden Jokowi nggak tegas. Banyak mengatakan tidak berani," kata Jokowi.

Ia menjawab keraguan tersebut dengan beberapa bukti. Salah satunya ialah penenggelaman kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia. Jokowi melalui Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti telah mengebom 107 kapal nelayan pelaku illegal fishing. Pengeboman salah satu kapal kemudian juga ditunjukkan di depan peserta Rakornas PDIP.

"Mana ada nggak tegas, sudah menenggelamkan sampai 107 kapal," ungkap Jokowi yang langsung disambut tempuk tangan.

Selain di sektor pemberantasan illegal fishing, Jokowi juga menugaskan Menteri ESDM, Sudirman Said untuk membubarkan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) pada 13 Mei 2015 lalu. Petral dibubarkan karena dinilai sebagai sarang mafia migas.

"Petral tahun lalu dibubarkan, kalau nggak diperintah mana berani menterinya," jelasnya.

Jokowi siap untuk mengambil langkah tegas bila ada sesuatu yang tidak beres. Ia berani menanggung risiko dari ketegasannya.

"Kalau disitu saya anggap benar, nggak ada kata nggak berani. Pasti akan saya lakukan dengan resiko apapun," tegas Jokowi.


(feb/mkl)

http://m.detik.com/finance/read/2016...ya-nggak-tegas

ada atau gak ada petral bensin ttp mahal. sarang mafianya dibuang, isinya gak ikut dibakar

a-b-c-a 11th January 2016 07:49

Berani mencabut nyawa orang yang gak bisa melawan



https://pbs.twimg.com/media/CDssT8WWIAEjUwU.jpg

tinung 11th January 2016 08:07

Quote:

Originally Posted by a-b-c-a (Post 32856108)
Berani mencabut nyawa orang yang gak bisa melawan



https://pbs.twimg.com/media/CDssT8WWIAEjUwU.jpg

Kalo gue sbg presiden pun, begitu putusan sdh inkrah, bandar2 narkoba itu secepatnya ane eksekusi, karena itu gampang kok, gak ada implikasi apa2, cuma anehnya, kenapa sekarang kok pemerintah gak lagi mengeksekusi mati terpidana narkoba yg putusannya sdh inkrah, ada apa nih??? :cool001:

craig.jessel 11th January 2016 08:14

Quote:

Originally Posted by a-b-c-a (Post 32856108)
Berani mencabut nyawa orang yang gak bisa melawan



https://pbs.twimg.com/media/CDssT8WWIAEjUwU.jpg


Hihihihihiiii omongan undur undur kurapan di counter undur undur psikopat.


:cekakakan:


Quote:

Originally Posted by tinung (Post 32856180)
Kalo gue sbg presiden pun, begitu putusan sdh inkrah, bandar2 narkoba itu secepatnya ane eksekusi, karena itu gampang kok, gak ada implikasi apa2, cuma anehnya, kenapa sekarang kok pemerintah gak lagi mengeksekusi mati terpidana narkoba yg putusannya sdh inkrah, ada apa nih??? :cool001:


bajar 11th January 2016 08:15

Quote:

Originally Posted by tinung (Post 32856180)
Kalo gue sbg presiden pun, begitu putusan sdh inkrah, bandar2 narkoba itu secepatnya ane eksekusi, karena itu gampang kok, gak ada implikasi apa2, cuma anehnya, kenapa sekarang kok pemerintah gak lagi mengeksekusi mati terpidana narkoba yg putusannya sdh inkrah, ada apa nih??? :cool001:

presiden mana jaman sekarang yang begitu? bisa kondang sak dunia seperti kim jong un.

a-b-c-a 11th January 2016 08:19

Quote:

Originally Posted by tinung (Post 32856180)
Kalo gue sbg presiden pun, begitu putusan sdh inkrah, bandar2 narkoba itu secepatnya ane eksekusi, karena itu gampang kok, gak ada implikasi apa2, cuma anehnya, kenapa sekarang kok pemerintah gak lagi mengeksekusi mati terpidana narkoba yg putusannya sdh inkrah, ada apa nih??? :cool001:


alasan mas kowi menbantai orang orang tersebut hanya satu yaitu -----> Indonesia sudah dalam darurat narkoba....

gak ada yang akan membantah ini.....dan aqupun gak menentang hukuman berat terhadap penjahat narkoba bahkan hukuman mati sekalipun...

..tapi kita tahu bagaimana sistem peradilan di Indonesia....

permohonan ampun semua orang yg dicabut nyawanya itu seharusnya di pelajari satu persatu dan secara hati hati....gak bisa main pukul rata. Apalagi hanya untuk pencitraaan atau hanya ingin dibilang berani dan tegas......


https://pbs.twimg.com/media/CDssT8WWIAEjUwU.jpg


All times are GMT +8. The time now is 06:42.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.