DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Politik (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=49)
-   -   [solusi receh nan geblek] pemerintah terapkan biodisel B20 untuk kurangi import Migas (http://forum.detik.com/showthread.php?t=1798349)

ari2002 23rd September 2018 00:00

[solusi receh nan geblek] pemerintah terapkan biodisel B20 untuk kurangi import Migas
 
masih membahas soal neraca perdagangan yang masih saja minus.. lagi2 pemerintah membuat keputusan absurb.. dan lagi2 pula yang jadi korban pertamina...

pemerintah menetapkan B20 padahal pertamina belum siap.. mari kita simak beritanya :

Quote:


Pasokan Minyak Sawit Terbatas, Pertamina Sulit Terapkan Kewajiban B20


Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mendukung kebijakan mandatori Biodisel 20 persen (B20) yang dicanangkan pemerintah mulai 1 September 2018. Saat ini 112 terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina telah siap mengolah minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Esters (FAME) untuk dicampur ke Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar guna penerapan B20.

Namun dalam pelaksanaannya, Pertamina masih kekurangan pasokan FAME dari Badan Usaha yang memproduksi Bahan Bakar Nabati (BBN).

Dari 112 terminal BBM, baru 69 terminal BBM yang sudah menerima penyaluran FAME. Sementara sebagian besar daerah yang belum tersalurkan FAME berada di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Sulawesi.


"Seluruh instalasi Pertamina sudah siap blending B20. Namun penyaluran B20 tergantung pada suplai FAME, di mana hingga saat ini suplai belum maksimal didapatkan," kata Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (21/9/2018).

Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid menjelaskan, keberhasilan Pertamina untuk mendukung program pemerintah tersebut memang sangat bergantung keberlanjutan suplai FAME dari para produsen.

Dia mencontohkan, terminal BBM Plumpang di Jakarta sepanjang 15-20 September 2018 tidak bisa optimal memproduksi B20 karena kekurangan pasokan dari produsen FAME. Sementara di sisi lain, Pertamina tetap harus memproduksi BBM demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Pertamina punya 112 terminal BBM, kami siap semua untuk mengolahnya sepanjang suplai ada dari mitra yang produksi FAME. Begitu FAME datang bisa langsung kami di-blending dan jual," tegasnya.

Mas'ud menyebutkan, total kebutuhan FAME Pertamina untuk dicampurkan ke solar subsidi dan non subsidi yaitu sekitar 5,8 juta kiloliter per tahun."Total konsumsi solar subsidi dan non subsidi 29 juta kiloliter per tahun, " jelasnya.

Terkait adanya denda sebesar Rp 6.000 per liter bagi badan usaha BBM yang tidak melakukan pencampuran FAME, Mas'ud menyatakan pihaknya akan berdiskusi dengan pemerintah terkait hal ini.

"Denda ini kami dukung supaya disiplin. Tapi kalau kondisi di lapangan suplai FAME-nya tidak ada, kami juga tidak bisa mengolah dan menyalurkan B20. Jadi ini harus didiskusikan lagi dengan pemerintah," ujar dia.

Mas'ud menegaskan perseroan berkomitmen terus mendukung seluruh kebijakan pemerintah.

Pertamina berharap perluasan penggunaan B20 pada produk BBM Diesel ini dapat mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bagi kendaraan pribadi, sekaligus dapat mengurangi impor BBM sehingga akan berdampak pada perbaikan neraca perdagangan dan penggunaan devisa negara.

asal nggacor pemerintah yang nggak mikir panjang dan ngurusin receh akibatnya begini :)

pertamina pontang-panting..

bodong 23rd September 2018 00:08

Rejim ini sisa waktu nya tinggal enam bulan sebelum pilpres 2019


Kebijakan ini tak mungkin di implementasi kan secara efektif karena pemilik kebon kelapa sawit bukan pemerintah..

4e853460 23rd September 2018 00:13

luamayan, bisa mengurangi import berapa tong tuh.

ari2002 23rd September 2018 00:18

sebenarnya berapa Dollar US yang dihemat dari ini? yuk kita hitung...


anggap saja bahwa TARGET yang ditetapkan tersebut tercapai (meskipun nggak mungkin)... maka yang dihemat solarnya adalah 5,8 KL/tahun

jika dihitung dalam dollar dengan asumsi harga solat dunia di 85 US/barell

maka harga dolar yang dihemat = 5.800.000 KL x 85 us$/158.9873 = 3,1 m US$ (setahun) rata2 per bulan hanya 250 Juta US$

itupun dengan Asumsi SEmuanya bisa dipenuhi, kenyataanya masih dibawah 20% yang dipenuhi :) berarti masih di bawah angka 50 juta $

:)

ari2002 23rd September 2018 00:23

sebaliknya... dampak buat kendaraan :

Quote:

Suara.com - Pemerintah terus mendorong penggunaan bahan bakar minyak (BBM) biodisel dengan campuran nabati 20 persen (B20) untuk mengurangi ketergantungan impor minyak. Namun adakah dampak penggunaan B20 terhadap mesin kendaraan.

Dadi Hendriadi, Advisor Customer First Sub-Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa dampak penggunaan B20 yang akan paling terasa adalah berkurangnya tenaga dari mesin

“FAME (Fatty Acid Methyl Ester), bahan buat biodiesel, punya karakteristik berbeda yaitu nilai kalori yang enggak sebesar solar. Makanya, efeknya pada kendaraan adalah akan terjadi penurunan tenaga. Ini menjadi satu-satunya efek negatif yang sudah pasti dirasakan ketika menggunakan B20," ujar Dadi, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Dadi melihat mungkin ada dampak lain seperti fule filter yang tersumbat. Namun hal ini tergantung kondisi kendaraan itu sendiri.


buFFalo 23rd September 2018 07:43

Apa beda mesin kendaraan pakai premium dan B20 ?

Sama2 berkurangnya tenaga dari mesin dan fule (typo?) filter yang tersumbat.

buFFalo 23rd September 2018 07:43

Akhiri Boikot Minyak Sawit RI oleh Eropa, Luhut Bentuk Tim Negosiasi


All times are GMT +8. The time now is 11:15.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.