DetikForum

DetikForum (http://forum.detik.com/index.php)
-   Malang Raya (http://forum.detik.com/forumdisplay.php?f=195)
-   -   [Malang]Malang Hari Ini... (http://forum.detik.com/showthread.php?t=91429)

finza 13th March 2009 09:56

[Malang]Malang Hari Ini...
 
dear Arek2 Malang....

trit ini berisi Info mengenai kota Malang & sekitarnya Update tiap hari, yg diambil dari beberapa media cetak maupun elektronik lokal Malang dan interlokal jg...memang'e wartel..:lol:

tujuannya agar temen2 Malang yg lagi berada nan jauh disana tetep bisa menga-update segala Info tentang kota tercintanya cukup dengan hadir di sini...

silahkan memberikan comment tetapi jangan terlalu OOT yg berlebihan...
karena OOT dapat menyebabkan tidak ngantuk,ketawa sendiri,lupa diri dan parahnya bisa2 hilang ingatan...:sweatdrop:

yang mau post & memberikan info..monggo kerr...:roses:

Shae-Lynn_Bourne 13th March 2009 09:57

Assssiikkkk...jd masiyo aku ga nang Malang...tp eruh kabar-e Malang yo...
Kereeeennn... :thumbsup:

:gembira:

finza 13th March 2009 10:01

Quote:

Logistik Pemilu Belum Beres
MALANG - Logistik pemilu untuk Kota Malang masih belum beres. Berdasarkan data KPUD Kota Malang, masih ada kekurangan 385 botol tinta untuk penanda jari pemilih. Semua jenis formulir untuk TPS (tempat pemungutan suara) juga belum datang. Termasuk bolpoin merah penanda kertas suara. "Itu tiga masalah logistik yang belum selesai. Kami hanya bisa menunggu," ungkap Wahyu Ida Herawati, anggota KPUD Kota Malang divisi logistik, kemarin.
Menurut dia, KPUD telah merencanakan distribusi logistik ke masing-masing PPK (panitia pemilihan kecamatan). Secepatnya, logistik itu dipak di dalam kotak suara sehingga bisa segera didistribusikan ke PPS (panitia pemungutan suara) tingkat kelurahan.
Namun, karena logistik belum lengkap, distribusi tidak bisa dilakukan sekaligus. Angkutan distribusi hanya menyebarkan logistik yang telah ada ke PPK. Antara lain surat suara, segel, kotak suara, bilik suara, dan sebagian tinta yang telah dikirim. Semua logistik itu mandek di tingkat PPK. Belum bisa didistribusikan ke PPS. "Tinta yang sudah ada 2.595 botol. Padahal kami perlunya 2.980 botol. Setiap TPS rencananya akan kami beri dua botol. Ya berhenti dulu," kata Ida.
Kemarin, proses pelipatan surat suara sudah beres. Sesuai prediksi, pelipatan beres dalam dua minggu. Itu karena KPUD merekrut lebih banyak orang untuk melipat. Dari 100 orang menjadi 200 orang per hari.
Jumlah surat suara DPRD Kota Malang 1.177 dus, DPRD Jatim 1.180 dus, DPD diperkirakan 1.180 dus, dan DPR RI diperkirakan 1.180 dus. Total diperkirakan ada 4.717 dus. Masing-masiong dus berisi 500 lembar surat suara. "Surat suara yang rusak tidak banyak. Kayaknya kok sedikit. Saya belum dapat laporannya," ujar Ida.
sumber..Jawa Pos Radar Malang Jumat,13 Maret 09

yourfriend 13th March 2009 10:09

Quote:

Originally Posted by finza (Post 6984148)
sumber..Jawa Pos Radar Malang Jumat,13 Maret 09

bagaimana kalau yang habis milih, kukunya dipotong sebagai ganti tinta. kayak sapi yang habis disuntik dipotong dikit kupingnya :lol:

finza 13th March 2009 10:14

Quote:

Pemkab Saling Lempar
Kasus Penarikan Mebelir Makin Runyam
KEPANJEN - Pemkab Malang tak bisa berbuat banyak menghadapi penarikan mebelir yang dilakukan pengrajin mebelir di sejumlah SD di Kabupaten Malang. Padahal mebelir berupa meja dan kursi itu sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar siswa. Apalagi, pada Mei mendatang, mereka akan menghadapi ujian nasional (UN).
Dinas Pendidikan Kabupaten Malang misalnya. Mereka mengaku tak mampu berbuat apa-apa karena pengadaan mebelir pada 2006 itu bukan jadi wewenang diknas. "Pengadaan mebelir itu agenda Bagian Perlengkapan Pemkab Malang. Seandainya itu wewenang kami, mungkin sudah sejak lama terselesaikan. Jadi, untuk saat ini kami tak bisa berbuat apa-apa," kata Suwandi, kepala Dinas Pendidikan Pemkab Malang.
Yang bisa dilakukan hanyalah mengimbau pada para pengusaha mebelir agar bersabar dan tak melakukan penarikan paksa. Karena penarikan itu bisa merugikan kepentingan ribuan siswa.
Sementara, Made Dewi Anggraeni, kabag Perlengkapan Pemkab Malang, pada saat pengadaan mebelir 2006 juga tak mau memberikan keterangan. "Saya masih sibuk," tandasnya.
Ketika ditanya soal banyaknya rekanan yang mendapat proyek untuk menggarap mebelir, Made juga enggan mengomentarinya. Dengan banyaknya rekanan yang diberi proyek oleh pemkab, kualitas mebelir menjadi beraneka ragam. Ada yang sesuai spesifikasi, tapi juga ada yang menyalahi spesifikasi. "Saya masih ada acara," ketus Made sambil menutup teleponnya.
Kasus mebelir itu sendiri terjadi pada 2006 yang menelan dana Rp 2,9 miliar. Proyek mebelir tersebut dikerjakan 33 rekanan untuk kebutuhan meja dan kursi 264 sekolah. Hingga saat ini pemkab masih belum membayar semua kewajibannya terhadap rekanan. Baik itu pada rekanan yang sudah mengerjakan proyek sesuai spesifikasi, ataupun rekanan yang menggarap proyek tak sesuai spesifikasi.
Karena pemkab tak juga memenuhi kewajibannya, maka pengrajin mebelir itu akhirnya mengambil secara paksa mebelir yang sudah ada di beberapa SD.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Malang Suhadi, mengatakan, seharusnya semua pihak termasuk eksekutif tidak saling mentang-mentang. Dia menganjurkan Bupati Sujud Pribadi segera memanggil semua pihak terkait. Terutama mantan kepala bagian perlengkapan pada 2006 lalu. Sehingga akar permasalahannya bisa diketahui. Termasuk juga mengapa Bagian Perlengkapan Pemkab Malang memberikan proyek pada banyak rekanan.
Dia juga minta pada eksekutif untuk bisa mengambil tindakan yang solutif. Yakni, tindakan yang menguntungkan bagi semua pihak. Menurutnya, pengusaha juga mempunyai hak untuk mengambil mebelir yang ada di sekolah. "Sebagai pengusaha mereka memang tak mau dirugikan. Itu hak mereka untuk mengambil, sebab mereka belum dibayar," terang Suhadi.
Namun, dia juga berharap agar pengusaha mebelir bisa bersikap bijak. Sebab ini menyangkut masalah kepentingan belajar mengajar. Karenanya, Suhadi berharap eksekutif secapatnya mengambil langkah. Tidak seperti saat ini yang hanya terkesan berpangku tangan dan saling menyalahkan. "Pengusaha jangan dikorbankan, siswa juga jangan dikorbankan. Kasihan siswa, mereka kan sebentar lagi menghadapi ujian," lanjutnya. (fir/war)


sumber....Jawa Pos Radar Malang, Jumat,13 Maret 09

yourfriend 13th March 2009 10:18

Quote:

Originally Posted by finza (Post 6984477)
sumber....Jawa Pos Radar Malang, Jumat,13 Maret 09

:bigcry::bigcry:
malang nian kotaku, sesuai namamu.

finza 13th March 2009 10:29

Hot News'e Arek2 Malang beberapa hari terakhir.....:sweatdrop:

Quote:

Tinjau Ulang Tarif PDAM

MALANG – Wali Kota Malang, Peni ‘Inep’ Suparto bertindak tegas. Terutama menyangkut perombakan struktur organisasi (SO) PDAM Kota Malang yang baru dan kenaikan tarif PDAM yang melebihi 30 persen. Jika keduanya dinilai tidak sesuai dengan aturan, harus ditinjau ulang.
Untuk mengkaji penerapan SO yang baru dan kenaikan tarif menyalahi aturan atau tidak, Inep masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kota Malang yang telah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja PDAM.
Tidak hanya dari laporan inspektorat, Inep juga meminta PDAM dan staf ahli wali kota, melakukan studi dan survei terkait penerapan SO yang baru. Terutama sekali menyangkut kenaikan tarif yang banyak dikeluhkan masyarakat.
‘’Peninjaun ulang dapat dilakukan setelah ada hasil studi dan survei yang dilakukan PDAM, inspektorat dan staf ahli wali kota. Semakin cepat akan semakin baik,’’ kata Inep kepada Malang Post, usai membuka sosialisasi Pemilu yang digelar Depkominfo di Hotel Grand Palace Malang, kemarin.
Seperti diketahui, penempatan pejabat baru struktur organisasi PDAM Kota Malang yang baru, berbau nepotisme. Keluarga direksi mendapatkan promosi jabatan yang cukup penting.
Dalam perubahan struktur yang baru, Retno Wulandari, istri Direktur Utama PDAM Kota Malang, Heryadi Santoso mendapatkan promosi jabatan sebagai manajer distribusi. Begitu juga dengan anaknya, Haryo Bagus Waskito mendapatkan jabatan sebagai Asisten Manajer (Asmen) bidang IT.
Menyoal kondisi tersebut, Inep mengaku belum mengetahui, apakah ada aturan yang dilanggar dalam penempatan pejabat baru di tubuh PDAM, dengan menempatkan garis keluarga dalam susunan direksi. Hal itu masih dalam evaluasi Inspektorat yang telah melakukan evaluasi beberapa waktu lalu.
‘’Tapi kalau dilihat dari etika, memang sangat tidak etis (menempatkan keluarga dalam SO PDAM, Red.). Kalau memang melanggar aturan, ya harus diubah,’’ ungkapnya.
Pasalnya, PDAM merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang melayani publik tingkat tinggi. Karena kebutuhan air adalah kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat dan perlu dikelola dengan profesional. ‘’Kalau memang dalam tubuh PDAM ada yang salah, harus segera dibenarkan. Tapi tidak perlu dibesar-besarkan,’’ tutur orang nomor satu di Pemkot Malang itu.
Soal kenaikan tarif air PDAM, Inep membantah jika kenaikan tarif air PDAM ditetapkan olehnya. Kenaikan tarif PDAM, ditetapkan anggota DPRD Kota Malang dalam rapat paripurna akhir tahun lalu. Sesuai dengan hasil keputusan dewan, kenaikan tarif PDAM sebesar 30 persen.
Dalam aturannya, eksekutif mempunyai hak untuk mengajukan konsep-konsep kepada legislatif dan yang berhak untuk menetapkannya dewan. Wali kota hanya mengesahkan hasil keputusan yang telah ditetapkan dewan.
‘’Jadi jangan sampai terbalik. Keputusan kenaikan tarif PDAM itu melalui rapat paripurna dewan. Saya hanya mengesahkannya saja. Keputusan dewan sama dengan keputusan rakyat,’’ tegas Inep.
Hanya saja, kalangan dewan menolak jika disebut mereka yang menentukan besaran kenaikan tariff. Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Syaiful Rusdi menyebut, dalam rapat paripurna DPRD Kota Malang, tidak pernah menetapkan kenaikan tarif air PDAM, apalagi sampai menetapkan besaran kenaikan hingga 30 persen.
Justru malah sebaliknya, dewan dalam pandangan umum masing-masing fraksi mendesak agar PDAM meninjau ulang kenaikan tarif air minum yang akan diberlakukan mulai tahun 2009.
Tidak hanya dalam rapat paripurna, dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2009, panitia anggaran DPRD Kota Malang menyampaikan hal yang sama. Yakni agar PDAM meninjau kembali kenaikan tarif yang mencapai 30 persen.
Adapula yang menyarankan agar kenaikan tarif dilakukan setelah pelaksanaan Pemilu. Kenyataanya, usulan dan desakan dari dewan hanya dianggap angin lalu.
‘’Tidak benar kalau penetapan tarif air minum PDAM ditetapkan dewan dalam rapat paripurna. Silahkan diperiksa dalam dokumen rapat paripurna dan rapat panggar dalam pembahasan PPAS dan KUA pada tahun lalu. Justru kami meminta untuk ditinjau ulang,’’ beber Syaiful Rusdi.
Kewenangan menaikan tariff, menjadi kewenangan PDAM yang ditetapkan kepala daerah. Sesuai dengan Permendagri No. 23 tahun 2006 tentang pedoman dan tata cara pengaturan tarif air minum, disebutkan dalam pasal 21, tarif ditetapkan oleh kepala daerah berdasarkan usulan direksi setelah disetujui oleh Dewan Pengawas. Berdasarkan penetapan tarif oleh kepala daerah, direksi menerbitkan keputusan besarnya tarif bagi setiap pelanggan.
‘’Aspirasi masyarakat meminta agar kenaikan tarif tidak dilakukan saat ini. Aspirasi itu sudah kami perjuangkan untuk membendung langkah PDAM, tapi PDAM tetap bersikukuh untuk menaikan tarif mulai awal Maret ini,’’ tandasnya. (aim/avi) (Muhaimin)




:nyerah:
sumber...Malang Post,Jumat 13 Maret 09

yourfriend 13th March 2009 10:35

walah, jik onok sing seneng ngono iku. sikat ae, seharusnya yang prof lah.

Bajak.Laut 13th March 2009 11:36

dilaporkan langsung oleh Finza dari studio 1 Makobu FM:music:

finza 13th March 2009 13:47

Quote:

Originally Posted by Bajak.Laut (Post 6986320)
dilaporkan langsung oleh Finza dari studio 1 Makobu FM:music:

weleh..malah ngomongno makobu sam...88,7 FM:gembira:

Beruduputih 13th March 2009 17:48

@ TS, info yang berharga....

Lumayan gak usah bawa pulang koran kantor :lol:

finza 13th March 2009 20:44

Quote:

Originally Posted by Beruduputih (Post 6992996)
@ TS, info yang berharga....

Lumayan gak usah bawa pulang koran kantor :lol:

alhamdulillah ternyata trit ini bisa mengurangi tindak kriminalitas di kota Malang...:sweatdrop:

finza 14th March 2009 10:02

Quote:

Banyak Pelanggaran di Sawojajar
NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST
LANGGAR PERWAKOT: Atribut parpol dan caleg yang dipaku di pohon banyak dijumpai di kawasan Sawojajar

MALANG – Berbeda dengan kawasan pusat kota yang sudah mulai bersih dari berbagai atribut kampanye yang terpaku di pohon, di kawasan Perumahan Sawojajar masih banyak dijumpai pelanggaran terhadap isi Perwakot Nomor 3 Tahun 2009 tersebut.
Pemakuan poster caleg maupun bendera parpol pada pohon ini banyak ditemukan di jalan kembar Sawojajar. Yakni mulai Jalan Danau Toba hingga Jalan Danau Kerinci. Meski tidak seramai yang terjadi di kawasan pusat kota beberapa waktu lalu, tetapi poster yang dipaku di pohon ini merusak lingkungan dan pemandangan kawasan tersebut.
Meski pelanggaran ini sudah cukup lama dilakukan, tetapi hingga kemarin belum ada satu tindakan apapun untuk melakukan penertiban. Menurut Kabid Operasional dan Pengawasan Satpol PP Kota Malang Handi Priyanto AP. S.Sos M.Si, untuk kawasan pemukiman dan perumahan, penertiban atribut kampanye yang melanggar merupakan tanggungjawab Panwascam di masing-masing wilayah.
“Dalam pertemuan sebelumnya, kewenangan melakukan penertibannya sudah dibagi-bagi. Untuk Satpol PP hanya menertibkan di wilayah perkotaan saja. Sedangkan untuk wilayah pemukiman dan perumahan, telah diserahkan kepada masing-masing Panwascam,” ujar Handi pada Malang Post.
Pernyataan Handi ini juga diperkuat oleh Anggota Panwaslu Kota Malang, Imam Rofii. Kewenangan untuk menertibkan atribut kampanye yang melanggar di wilayah kecamatan memang menjadi tanggungjawab pihak Panwascam. “Kalau di Sawojajar berarti tanggungjawab pihak Panwascam Kedungkandang,” kata Imam.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Panwascam Kedungkandang, Drs H Masduqi mengaku jika penertiban pernah dilakukan oleh pihaknya beberapa waktu lalu. Namun saat itu tidak bisa dilakukan dengan tuntas karena keterbatasan waktu. Bahkan karena tidak tuntas, sempat ada beberapa pihak yang protes kepada Panwascam karena dianggap pilih kasih pada saat penertiban berlangsung.
“Untuk penertiban selanjutnya, kami masih harus menunggu jadwal lagi dari tim gabungan yang berwenang. Sembari menunggu, kami sudah menurunkan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) untuk terus mengingatkan parpol ataupun caleg yang memaku pohon. Kalau kami langsung bertindak dikhawatirkan akan terjadi konflik. Sebab ini berkaitan dengan politik,” papar Masduqi. (nda/lim) (Adinda Zaeni)


finza 14th March 2009 10:11

Quote:

Tes IQ Siswa Aksel
Distandarkan
MALANG - Berbagai alat tes psikologi menyerupai permainan dipamerkan dalam pesta anak berkebutuhan khusus (ABK), anak bakat istimewa (BI) dan cerdas istimewa (CI) yang digelar di UMM Dome, kemarin. Para pengunjung pun bebas mencoba aneka permainan dalam ajang yang bertajuk Gelar Karya dan Prestasi Anak Bangsa se-Jatim dengan gratis. Termasuk para siswa ABK, CI dan BI yang baru saja pentas di atas panggung.

Jenis permainan yang bisa dicoba antara lain: gyroscope (miniatur prinsip baling-baling helikopter), lampu tes reaktif, pengukur konsentrasi, bujur sangkar ajaib, termasuk menggambar melalui cermin. Permainan-permainan itu melengkapi dua acara utama yang digelar, yakni gelar seni dan seminar nasional. "Saya coba gambar melalui cermin itu. Saya tarik ke atas, ternyata salah arah. Harusnya ke bawah," kata Kolifah, salah seorang mahasiswa UMM yang mencoba menggambar melalui cermin.

Salah seorang siswa tuna rungu binaan SLB Pelita Bangsa Jombang juga terlihat asyik mencoba gyroscope. Dia memegang tuas roda yang berputar kencang. Ketika roda dimiringkan ke kanan, maka kursi yang dia duduki berputar ke kiri. Begitu sebaliknya. "Ini prinsip baling-baling belakang helikopter," kata penjaga stan.

Menurut Wakil Ketua Panitia M. Shohib, peserta acara ini adalah pendidikan khusus (PK) dan pendidikan layanan khusus (PLK). Pendidikan khusus adalah sekolah yang mendidik siswa ABK, CI, dan BI. Siswa ABK biasanya sekolah di SLB atau inklusi. Kalau siswa CI dan BI biasanya adalah siswa program akselerasi. Sedangkan, yang disebut PLK adalah sekolah yang biasanya didirikan di lokasi-lokasi bencana.

"Ada sekitar 60 sekolah yang ambil bagian. Mereka menampilkan prestasi-prestasi yang mereka raih. Tadi ada sulap, main musik, menari," kata pembantu dekan III Fakultas Psikologi ini.

Dalam acara hasil kerja sama dengan Ditjen Pembinaan SLB Depdiknas ini, juga diresmikan Acenas Assesment Center. Dirjen PSLB Eko Jatmiko berkesempatan meresmikan pusat standarisasi tes psikologi ABK, BI dan CI ini. Menurut Eko, nantinya Acenas ini akan membuat standar tes psikologi yang dipakai secara nasional. Sehingga, anak-anak CI dan BI yang saat ini bersekolah di program akselerasi bisa punya nilai IQ dan EQ standar. "Selama ini, yang melakukan tes beragam biro dengan beragam variabel. Ke depan, variabelnya standar," kata Eko. (yos/lia)

Jawa Pos Radar Malang,Sabtu 14 Maret 09

moni_tea 14th March 2009 10:14

Quote:

Originally Posted by finza (Post 6999082)
Jawa Pos Radar Malang,Sabtu 14 Maret 09

Mhm jan rak payu koran lek ngini iki
:gembira::gembira:

Beruduputih 14th March 2009 12:33

Quote:

Originally Posted by finza (Post 6995125)
alhamdulillah ternyata trit ini bisa mengurangi tindak kriminalitas di kota Malang...:sweatdrop:

:cekakakan: :cekakakan:

mallproperti 14th March 2009 22:25

http://www.laymark.com/i/m/m022.gif

finza 15th March 2009 00:16

arema Nganem kerr.....:gembira:

finza 16th March 2009 09:22

Quote:

[ Senin, 16 Maret 2009 ]
Tekan Golput, Gelar Dangdut Keliling
BATU - Upaya untuk menekan angka golput (golongan putih) dalam pemilu legislatif pada 9 April nanti terus digencarkan KPU Kota Batu. Salah satunya, mereka menyosialisasikan kampanye melalui pertunjukan musik dangdut. Acara itu dikemas dengan tajuk Dangdut Keliling Tjap KPU mBatu.
Pemandangan tersebut terlihat siang kemarin (15/3) di Jl Raya Selecta. Sejumlah petugas KPU menyosialisasikan pemilu dari atas kendaraan roda empat yang sudah dikemas menjadi panggung musik. Di sela-sela itu, tampil artis lokal Batu membawakan lagu dangdut. Praktis, pertunjukan jalanan tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan raya yang melintas di kawasan wisata tersebut.
"Cara ini juga terhitung efektif karena kami menjadi pusat perhatian," kata Bagyo Prasasti dari divisi kampanye dan sosialisasi KPUD Batu. Menurut dia, dangdut keliling itu merupakan salah satu rangkaian kampanye menyukseskan pemilu. Sebelumnya, KPU sudah melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan pemilu serta teknis pencontrengan, baik dengan instansi pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, maupun sejumlah lembaga lainnya.
Kampanye dangdut keliling tersebut diadakan di titik-titik keramaian. Selain kawasan wisata, sasaran lain adalah pasar, terminal, lapangan, dan persimpangan jalan. (yak/yos/jpnn/end)

finza 16th March 2009 09:30

Quote:

[ Senin, 16 Maret 2009 ]
Dirut PDAM Bantah Kolusi

MALANG - Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Malang Heryadi Santoso tak lagi tertutup soal polemik internal di perusahaan yang dipimpinnya. Kemarin dia malah blak-blakan di depan forum dialog publik. Heryadi tidak hanya bicara kenaikan tarif, tapi juga penataan personel dalam SO (struktur organisasi) baru yang melibatkan istri dan anaknya.

Dalam dialog publik di aula Radio Citra Malang itu, Heryadi ditemani beberapa jajaran pimpinan PDAM. Di antaranya Dirtek (Direktur Teknik) Bambang Purdjito dan Dirum (Direktur Umum) Suroto. "Masalah KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) ini silakan diperiksa boleh atau tidak," kata Heryadi menanggapi kritikan seorang warga bernama Aldi soal komitmen pemberantasan KKN di PDAM.

Menurut dia, sejak 2007, PDAM telah mencari unsur pimpinan yang mampu bekerja baik. Berkali-kali terjadi pergantian pimpinan. "Terus terang, kami mengalami kesulitan dalam memenuhi standar karyawan. Kalau memang tidak boleh menempatkan istri dan anak, ya silakan," ujar Heryadi.

Dia membantah bahwa pengangkatan istrinya, Retno Wulandari, menjadi manajer distribusi serta anaknya, Yoyok, sebagai asisten manajer IT (teknologi informasi) bermotif kolusi. Kata Heryadi, penempatan istri dan anaknya murni didasarkan hasil assessment atau penilaian lembaga di luar PDAM. Dan, satu hal yang tidak banyak diketahui publik bahwa sebenarnya Retno adalah istri kedua. Kebetulan, wanita ini karyawan di PDAM sejak lama. "Memang baru menikah. Belum tahunan. Saya mohon maaf kepada publik. Istri saya ini sudah bekerja lama dan menjadi unsur pimpinan. Pertimbangan lain agar tidak bias gender," beber dia.

Seperti diberitakan, PDAM didera beragam persoalan. Berawal dari kenaikan tarif 30 persen yang ditentang kalangan dewan. Kemudian kabar mundurnya Suroto yang akhirnya batal karena ditengahi oleh dewan pengawas dan wali kota. Lalu, pensiun dini 17 karyawan, termasuk jajaran kepala bidang. Yang terbaru, PDAM kabarnya akan merasionalisasi 173 karyawan lagi karena jumlah pegawai sangat banyak. Yaitu sekitar 473 orang. Belum lagi soal penempatan istri dirut menjadi manajer distribusi serta sang anak sebagai asisten manajer IT. Termasuk pembentukan SO baru yang menghilangkan satu posisi manajer, 12 posisi asmen, dan 14 posisi kepala unit.

Tentang pemangkasan struktur organisasi, Heryadi mengatakan telah diusulkan sejak 2007. Sebab, sejak dia masuk di PDAM, sulit mencari pimpinan staf karena 80 persen karyawan hanya lulusan STM, SMA, dan SMEA. Sampai akhirnya, SDM (sumber daya manusia) seperti itulah yang masuk daftar kepangkatan. Karyawan senior dan berusia tua otomatis memegang jabatan tinggi. Tetapi, soal kualitas jauh memenuhi. "Kami lalu berpikir kalau seperti ini terus, tidak mungkin PDAM bisa maju," tandasnya.

Dari 80 persen karyawan yang lulusan SMA sederajat itu, hanya 40 persen yang memenuhi standar pegawai. Menyikapi hal itu, PDAM sempat menggandeng beberapa perguruan tinggi untuk jenjang S1 bagi karyawan. "Jadi, perampingan organisasi dan rasionalisasi karyawan tidak serta merta dilakukan sekarang. Tapi bertahap sejak empat tahun lalu," ujarnya.

Soal rasionalisasi, Heryadi menandaskan bahwa manajemen akan terus melakukan rasionalisasi karyawan hingga lima tahun ke depan. Caranya, dengan menunggu masa pensiun pegawai tiba. Atau jika memungkinkan, dilakukan terobosan pensiun dini pada unsur pimpinan dan karyawan yang telah mendekati pensiun. Itu pun dengan penawaran lebih dulu. Memilih pensiun dini dengan pesangon atau turun jadi staf dengan kompensasi tidak ada tunjangan. "Ini akan terus kami lakukan. Karena itu, lima tahun ke depan PDAM tidak akan merekrut karyawan baru," ujarnya.

Keluhan warga terkait besarnya beban pembayaran juga ditanggapi. Misalnya ada warga yang mengeluh karena menanggung biaya sewa meteran, retribusi sampah, biaya langganan, dan harga air. Di sisi lain, warga juga tetap dibebani dana jika meteran rusak.

Menyikapi soal itu, Dirtek Bambang Purdjito menambahkan, uji kir meteran PDAM memang belum bisa dilakukan optimal. Dalam satu hari, PDAM hanya mampu menera 50 meteran. "Soal ini kami juga masih bingung. Sebab, secara fungsi, yang lebih berwenang dalam tera ulang meteran adalah badan meterologi. Badan meterologi sendiri belum punya alat tera meteran air," kata dia.

Suroto menambahkan, pembebanan berbagai retribusi dalam pembayaran PDAM itu didasarkan pada peraturan wali kota. Retribusi sampah adalah kebijakan pemkot. Sedangkan biaya langganan dan meteran merupakan kebijakan internal PDAM. Alasannya, mengalirkan air ke rumah warga butuh dana. "Sebenarnya, kalau ada meteran rusak, langsung lapor ke PDAM. Pasti akan dibenahi dan bebas biaya," ucap Suroto.

Terkait kajian penundaan tarif baru, Suroto mengaku sangat sulit dilakukan. Jika bisa, kemungkinannya kecil. Kecuali jika pemkot mau menurunkan PAD (pendapatan asli daerah) yang dibebankan pada PDAM, dari Rp 8 miliar menjadi Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar. (nen/yn)

finza 16th March 2009 09:41

yg mau kasi info lain monggo....:thatsrite:

Beruduputih 16th March 2009 16:27

Hari ini di Malang ada kampanye terbuka, jadi awas kena macet pas lewat jalan besar...


Sumber : ngarang.com

finza 17th March 2009 09:53

Quote:

[ Selasa, 17 Maret 2009 ]
Kecelakaan, Sekretaris KPUD Ditahan

Malang - Sekretaris KPUD Kabupaten Malang Bambang Prayitno kemarin resmi menjadi tahanan Satlantas Polres Malang. Bambang ditahan dalam kasus kecelakaan pada Kamis (5/3) di Jl Raya Genengan, Pakisaji. Penahanan itu setelah seharian kemarin Bambang menjalani pemeriksaan petugas penyidik.

Menurut Kanitlaka Polres Malang Iptu I Made Suardana, dalam pemeriksaan Bambang mengakui lalai. Pasalnya, saat kecelakaan terjadi dia dalam kondisi melamun. Dia mengaku lelah setelah mengikuti rapat seharian. "Konsentrasinya tidak penuh karena kelelahan," kata Made kemarin.

Bahkan, kata Made, Bambang tidak ingat apakah dia sedang menyalip atau tidak. Tapi, fakta dari tiga saksi, kendaraan yang dikemudikan Bambang saat itu menyalip sepeda motor. Akibatnya, mobil yang dikemudikan berbenturan dengan truk dari arah berlawanan. Kendaraan Bambang berputar hingga 180 derajat dan menabrak kendaraan roda dua.

Seperti diberitakan, kecelakaan karambol yang melibatkan kendaraan roda dua, roda empat, dan truk, terjadi pada Kamis (5/3) pukul 16.45. Akibat kecelakaan beruntun tersebut, pengendara Suzuki Smash N 5006 FK, Panji Supratman, 22, tewas di lokasi kejadian.Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan, yakni Toyota Avanza N 1027 DP yang dikemudikan Bambang, truk N 8527 C, Suzuki Smash N 5006 FK dan Honda CB N 4337 FN. (bb/jpnn/end)


Jawa Pos Radar Malang

finza 17th March 2009 09:59

Quote:

[ Selasa, 17 Maret 2009 ]
Siswa SMA Tertangkap Bawa Ganja

KEPANJEN - Peredaran narkoba jenis ganja di kalangan pelajar masih terjadi di Kabupaten Malang. Buktinya, Satreskoba Polres Malang, Sabtu (14/3) lalu berhasil menangkap Muhammad Syafiq, 15, siswa kelas III di salah satu SMA PGRI di Lawang. Selain Syafiq, petugas juga menangkap Bayu Prasetyo, 28, warga Jl Sumbersekar gang Dahlia, Lawang.

Tertangkapnya kedua tersangka yang memiliki narkoba jenis ganja tersebut setelah petugas mendapat informasi dari warga. Informasi itu menyebutkan Rofiq baru saja melakukan transaksi ganja. Selesai melakukan transaksi, Rofiq menuju ke tempat nongkrongnya di kawasan Pujasera, Lawang.

Dari informasi tersebut, petugas pun bergerak menuju ke lokasi yang dimaksud. "Setelah kami yakin, anggota melakukan pengeledahan terhadap Rofiq," kata Kasat Reskoba Polres Malang AKP Napitupulu, saat ditemui kemarin. Saat pengeledahan dilakukan, petugas menemukan tiga poket ganja kering yang disimpan di saku celana samping kanan.

Rofiq mengaku, ganja kering tersebut didapatnya dari Bayu Prasetyo. Mendapat nama dan alamat pemasoknya, petugas pun langsung bergerak menuju rumah Bayu. Hasilnya, Bayu yang berada di dalam rumah langsung ditangkap. Saat melakukan penangkapan, petugas juga menemukan dua poket ganja dan dua linting sisa ganja yang diisap Bayu.

Bayu mengaku ganja tersebut dibelinya seharga Rp 200 ribu. Rencananya akan digunakan bersama teman-temannya.

Sedangkan ganja itu didapatnya dari Kota Batu. "Kami memang bertemu langsung dengan pemasoknya. Tetapi saya tidak begitu mengenal dia," beber Bayu, kepada petugas. (bb/ziz)

Jawa Pos Radar Malang

MataPanah 17th March 2009 10:15

Quote:

Originally Posted by Beruduputih (Post 7026656)
Hari ini di Malang ada kampanye terbuka, jadi awas kena macet pas lewat jalan besar...


Sumber : ngarang.com

gak kampanye ae wis macet opo maneh kampanye...?

ulil09 17th March 2009 11:25

Quote:

Originally Posted by MataPanah (Post 7035866)
gak kampanye ae wis macet opo maneh kampanye...?

lha wong BP ngarang pol.. alias nggedabrus poll..
pasar nde endi2 yo macet n rame ker :lol:

Beruduputih 18th March 2009 09:19

Jangan lewat Jalan Raya Tlogomas, ada kemacetan di sekitar Terminal Landungsari...


sumber : Pemakai jalan

finza 18th March 2009 09:44

Dosen Kurang Ajar...:thatsrite:

Quote:

[ Rabu, 18 Maret 2009 ]
Jiplak, Dua Dosen Kena Sanksi

MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) kian ketat mengawasi penelitian para dosennya. Sebab, sudah dua kali kampus yang berlokasi di Jalan Surabaya itu mendapati dua dosennya menjiplak penelitian karya mahasiswa. Akibatnya, dua dosen tersebut dihukum dua tahun tidak boleh melakukan penelitian apa pun.

Menurut data Lembaga Penelitian (Lemlit) UM, ada seorang dosen yang ketahuan menjiplak tesis karya mahasiswa yang dibimbingnya. Karya jiplakan itu diajukan ke Ditjen Dikti untuk mendapatkan dana penelitian block grant 2009.

Akibat penjiplakan itu, UM meminta proposal penelitian yang telah dikirimkan oleh dosen X ke Jakarta itu dibatalkan. Sedangkan kasus satu dosen lainnya yang menjiplak terjadi pada 2008 dan dia sudah dihukum.

"Jangan disebut namanya. Ini menyangkut masa depannya. Yang jelas, kini kami memberlakukan aturan yang ketat bagi para dosen yang mengajukan dana block grant untuk penelitian. Karya penelitian harus orisinal, tidak boleh menjiplak, haram hukumnya," kata Kepala Lembaga Penelitian (Lemlit) UM Prof Drs Achmad Fatchan pada Senin lalu (16/3).

Menurut dia, proposal penelitian dosen yang menjiplak itu diketahui setelah lemlit mendapat informasi. Selanjutnya, tim lemlit menelusuri kebenaran informasi tersebut. Tim lemlit akhirnya menemukan bahwa karya itu memang murni menjiplak milik salah seorang mahasiswa.

Fatchan mengatakan, tahun ini UM mendapatkan anggaran untuk penelitian berbentuk block grant dari Dikti sebesar Rp 5,4 miliar. Dana sebesar itu hanya untuk melakukan penelitian 54 judul. Sehingga, setiap proposal yang disetujui mendapatkan dana Rp 100 jutaan. "Jika penelitian dilakukan seorang dosen, anggaran itu ya untuk satu dosen itu," kata dia. (lid/jpnn/zen)



Jawa Pos Radar Malang, 18 Maret 09

Shae-Lynn_Bourne 18th March 2009 09:48

Quote:

Originally Posted by finza (Post 7051677)
Dosen Kurang Ajar...:thatsrite:
Jawa Pos Radar Malang, 18 Maret 09

Ya ampun...dosen saiki kok ky gitu yo...:nyerah:
Opo ga isin njiplak ide mahasiswane....ckckckckck...

moni_tea 18th March 2009 10:11

Quote:

Originally Posted by Shae-Lynn_Bourne (Post 7051741)
Ya ampun...dosen saiki kok ky gitu yo...:nyerah:
Opo ga isin njiplak ide mahasiswane....ckckckckck...

Pasti korban copy paste dhek office :sweatdrop::sweatdrop:

finza 18th March 2009 11:06

Quote:

Originally Posted by moni_tea (Post 7052167)
Pasti korban copy paste dhek office :sweatdrop::sweatdrop:

moni kok tau..??
pengalaman pribadi yak..:lol:

moni_tea 18th March 2009 14:12

Quote:

Originally Posted by finza (Post 7053355)
moni kok tau..??
pengalaman pribadi yak..:lol:

Lha iya lah copi paste adalah teknologi yang sangat bermanfaat buat kita semua, asal penggunaannya hati2 lho :sweatdrop::sweatdrop:

mallproperti 18th March 2009 14:17

Iki mesti copy paste lali ngganti model huruf ambek sizese...
Dadie ketemon ... :cekakakan::cekakakan::cekakakan:
Quote:

Originally Posted by moni_tea (Post 7052167)
Pasti korban copy paste dhek office :sweatdrop::sweatdrop:


finza 18th March 2009 14:27

Quote:

Originally Posted by moni_tea (Post 7057003)
Lha iya lah copi paste adalah teknologi yang sangat bermanfaat buat kita semua, asal penggunaannya hati2 lho :sweatdrop::sweatdrop:

setubuuuuuuhh......:gembira:

moni_tea 18th March 2009 16:47

Quote:

Originally Posted by mallproperti (Post 7057091)
Iki mesti copy paste lali ngganti model huruf ambek sizese...
Dadie ketemon ... :cekakakan::cekakakan::cekakakan:

Quote:

Originally Posted by finza (Post 7057279)
setubuuuuuuhh......:gembira:

Para pelaku copi paste yang belum tertangkap :sweatdrop::sweatdrop:

mallproperti 18th March 2009 18:41

Masanya sudah lewat mon .... ora bakal ketemon ... :gembira::gembira::gembira:
http://www.laymark.com/i/m/m022.gif

Quote:

Originally Posted by moni_tea (Post 7060605)
Para pelaku copi paste yang belum tertangkap :sweatdrop::sweatdrop:


finza 19th March 2009 10:17

Quote:

[ Kamis, 19 Maret 2009 ]
Telapak Kaki dan Wajah Jadi Kuas

MALANG - Penampilan Ki Iswandi, pengasuh Padepokan Gunung Ukir Kota Batu dalam acara Simpatetik Musik 2009 di Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ) kemarin malam, membuat decak kagum para penonton. Maklum, seniman berambut gondrong ini melukis dalam keadaan kesurupan.
Diiringi sepuluh seniman cilik yang berdiri berjajar seolah menjadi pagar yang mengelilingi Ki Iswandi yang asyik menorehkan kuas ke dalam kanvas. Ia menumpahkan cat-cat ke dalam kanvas berukuran 3 x 2 meter yang dibeber di lantai. Yang unik, dia tidak hanya melukis dengan tangan kosong, tetapi juga menggunakan telapak kaki, wajah serta rambut yang digunakan sebagai kuas.
Suasana semakin seru ketika musik tradisional mulai dimainkan. Diiringi musik seruling dan gong, seniman yang dikenal sebagai pelukis roh ini tampil sekitar satu jam. Lukisan yang digarap dengan cara tidak wajar itu menjadi tiga bagian gambar abstrak.
Andre Hansen, ketua panitia Simpatetik Musik 2009 mengatakan, penampilan sejumlah kesenian dan musik daerah itu untuk menunjukkan bahwa keindahan bunyi musik itu tidak hanya pada alat-alat musik barat. "Kesenian daerah dengan alat musik sederhana pun juga memiliki keindahan yang tidak kalah," tuturnya.
Dia berharap kesenian daerah ini bisa membendung budaya instans yang kini semakin meracuni anak-anak. Akibatnya anak-anak tidak suka lagi dengan musik dan kesenian daerah, tetapi kerajingan dengan playstation. Untuk itu, dalam acara kemarin juga ditampilkan pentas seni yang dimainkan oleh para siswa SDN Sisir 2 Kota Batu. Menurut dia, jika sejak kecil anak-anak sudah suka dengan seni budaya, maka diharapkan bisa menjadi generasi penerus kesenian. (lid/lia)

Jawa Pos Radar Malang,19 Maret 09

finza 19th March 2009 10:21

@ smua temen2 di Malang...

aku cuma mau minta maaf sebesar-besarnya klo selama ini ada salah2 kata & sampek menyinggung perasaan kalian...
aku sama sekali ga bermaksud untuk berbuat seperti itu,aku cinta Malang aku sayang kalian semua....

jadi klo ada yg menganggap aku musuh,janganlah punya dendam denganku..apalagi sampek menyangkut ke temen2 yg lain,

klo pun ada yg tidak berkenan dengan postinganku selama ini silahkan lapor ke momod ato bisa PM ke aku langsung..mungkin bisa diselesaikan lebih terbuka...

thx..

I love U all..:roses:

moni_tea 19th March 2009 10:56

Quote:

Originally Posted by finza (Post 7069130)
@ smua temen2 di Malang...

aku cuma mau minta maaf sebesar-besarnya klo selama ini ada salah2 kata & sampek menyinggung perasaan kalian...
aku sama sekali ga bermaksud untuk berbuat seperti itu,aku cinta Malang aku sayang kalian semua....

jadi klo ada yg menganggap aku musuh,janganlah punya dendam denganku..apalagi sampek menyangkut ke temen2 yg lain,

klo pun ada yg tidak berkenan dengan postinganku selama ini silahkan lapor ke momod ato bisa PM ke aku langsung..mungkin bisa diselesaikan lebih terbuka...

thx..

I love U all..:roses:

Luv u 2 finza :kiss:

Shae-Lynn_Bourne 19th March 2009 10:58

Quote:

Originally Posted by finza (Post 7069130)
@ smua temen2 di Malang...

aku cuma mau minta maaf sebesar-besarnya klo selama ini ada salah2 kata & sampek menyinggung perasaan kalian...
aku sama sekali ga bermaksud untuk berbuat seperti itu,aku cinta Malang aku sayang kalian semua....

jadi klo ada yg menganggap aku musuh,janganlah punya dendam denganku..apalagi sampek menyangkut ke temen2 yg lain,

klo pun ada yg tidak berkenan dengan postinganku selama ini silahkan lapor ke momod ato bisa PM ke aku langsung..mungkin bisa diselesaikan lebih terbuka...

thx..

I love U all..:roses:

Finza, adikku Sayang... :kiss:


All times are GMT +8. The time now is 23:15.


Powered by vBulletin
Copyright © 2000 - 2006, Jelsoft Enterprises Ltd.