View Single Post
Old 15th July 2014, 00:10
#52  
kuya_batok_2010
Mania Member
kuya_batok_2010 is offline

Join Date: Apr 2014
Posts: 3,204
kuya_batok_2010 is a divo/diva wannabekuya_batok_2010 is a divo/diva wannabekuya_batok_2010 is a divo/diva wannabekuya_batok_2010 is a divo/diva wannabekuya_batok_2010 is a divo/diva wannabe

Default

Agan,

Kita tahu bahwa ada form C-1 dari KPU yang dipublish bisa akses oleh masyarakat umum agar semua komponen bangsa ini bisa mengawal perhitungan suara secara jujur.

Saat ini sudah ada sistem/platform yang memungkinkan perhitungan real count yang dilakukan oleh para relawan dan datanya saat ini sudah dipublish di www.kawalpemilu.org.

Berikut adalah tampilan screen shoot homepage nya:




Agan agan bisa mengklik nama Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan. Ini contohnya ini tampilan dilevel Provinsi dengan contoh Sumatera Selatan:



Dan ini tampilan dilevel Kabupaten dengan contoh Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur



Dan ini tampilan dilevel kecamatan dengan contoh Kecamatan Martapura


Tampilan dilevel Desa adalah langsung ke level TPS. Berikut adalah contoh di Dusun Martapura


Jika agan klik halaman 1, halaman 2, halaman 3 dan halaman 4, maka akan link ke web site KPU yang menyimpan form C-1. ini gambarnya
http://scanc1.kpu.go.id/viewp.php?f=001949400104.jpg




Jika agan ada yang menemukan data salah entri atau tidak akurat ... silahkan kontak ke https://www.facebook.com/pages/Kawal...52601258341836

Quote:
Originally Posted by sikupluk View Post
Bogor - Pasangan capres-cawapres nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) unggul dalam berbagai quick count Pilpres. Jokowi pun meminta agar semua pihak mengawal hasil tersebut.

"Ini kan (quick count) sesuai dengan data ini kan tergantung survei mana yang dipakai. Tapi nanti tanggal 22 Juli 2014 akan menerima hasilnya. Kita kawal," tutur Jokowi di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/7/2014).

Jokowi kemudian meminta para relawan untuk terus mengawal hasil Pilpres hingga ada keterangan resmi dari KPU. Menurut dia potensi kecurangan masih tetap ada.

"Harus dikawal kalau dibiarkan bisa saja terjadi. Proses itu harus dijaga. Kalau dibiarkan ya bisa saja ada kecurangan, oleh sebab itu harus dijaga dan dikawal," imbuh Jokowi.

Sebelumnya Jokowi dan JK menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas. Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu membicarakan mengenai Pemilu damai.

Presiden SBY didampingi oleh Menkopolhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Seskab Dipo Alam. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Ketua DPP Maruarar Sirait dan Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko.
======================
akan tetapi bilamana, jikalau, seakan akan
ngmong apa sih bos?
data quick count ga akan dipake di KPU, suwerrrr deh..............
Reply With Quote