Thread: Amri Tambunan
View Single Post
Old 24th February 2013, 16:55
#1  
forshare
Registered Member
forshare is offline

forshare's Avatar

Join Date: Jan 2013
Posts: 5
forshare is a new comer

Default Amri Tambunan

Lebih dekat dengan Drs Haji Amri Tambunan.

Drs H Amri Tambunan, salah seorang kepala daerah di Sumatera Utara yang layak dan patut diacungkan jempol karena keberhasilannya dalam membangun Deli Serdang.

Namun keberhasilan Drs H Amri Tambunan tidak diraih dengan serta merta, melainkan lewat perjuangan yang gigih dan kerja keras. Lahir di lingkungan keluarga pejuang. Ayahnya almarhum Mayor (T) H.Djamaluddin Tambunan, SH dan ibunya almarhumah Lettu Hj. Nurbanun Siregar, keduanya dimakamkan berdampingan di Makam Pahlawan Medan.


Pejuang & Birokrat Sejati

Alm. H. Djamaluddin, SH tidak saja pejuang, beliau juga merupakan seorang birokrat sejati, pernah menjabat beberapa jabatan penting di pemerintahan seperti Wedana Tanjung Balai (1946), Patih di Kabupaten Asahan (1947). Bupati Kabupaten Labuhan Batu (1949), Walikota Pematang Siantar (1957), Bupati Kabupaten Simalungun (1959), Gubernur Muda Sumut kemudian merangkap Sekwildasu (1973), Gubernur Jambi (1974), Kabanlitbang Depdagri (1980). Sedangkan di bidang politik beliau pernah sebagai anggota DPR/MPR (1982) dan Wakil Ketua Fraksi Karya Pembangunan DPR/MPR (1987).

Keberhasilan sang ayah ternyata menjadi patron dan semangat bagi Drs H Amri Tambunan. Titisan darah pejuang dan birokrat yang diwarisi dari ayahnya mengalir kencang di dalam diri Amri. Kegigihannnya dalam menempuh hidup sudah teruji dalam berbagai hal.

Semasa SD, Amri menimba ilmu di Kota Pematang Siantar dan tamat tahun 1961. Kemudian, melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kota Medan. Selanjutnya Amri yang mulai tumbuh dewasa menuntut ilmu di Kelas 1 SMA Negeri 1 Medan, lalu hijrah duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 1 Sipirok hingga menamatkan SLTA-nya di SMA Negeri 2 di Kota Pematang Siantar.

Sempat menimba ilmu di Fakultas Teknik USU Medan, kemudian memilih untuk menekuni ilmu pemerintahan di APDN Medan dan mendapatkan gelar Sarjana Muda pada tahun 1977. Sekali maju pantang mundur itulah prinsip Amri ketika itu. Beliau pun memperdalam ilmu di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) jurusan Sosial Politik di Jakarta hingga tamat tahun 1983 dan mendapatkan gelar Strata 1 (S1).
Sebagai seorang intelektual dan berpendidikan, menempah kepribadiannya menjadi kuat hingga Amri dikenal sebagai seorang yang patriotis, nasionalis dan menghargai pluralisme di tengah keanekaragaman suku, agama dan budaya.

Perjalanan Karier

Mengawali karier, Amri mendapat amanah sebagai Pelaksana Lurah dan Kaur Pembinaan Masyarakat Kantor Camat Medan Johor (1979). Sukses menimba ilmu di IIP, Amri dipercaya menjadi kepala pemerintahan (Camat) di Kecamatan Tanjung Morawa (1984). Karena karakter sebagai pemimpin semakin teruji, selanjutnya Amri kembali dipercaya untuk memegang jabatan Asisten II Setwilda Deli Serdang di tahun 1988. Titisan darah pejuang dan birokrasi sejati dari sang ayah, membuat Amri semakin terpacu untuk terus berkarir, hingga pada tahun 1995, Amri menduduki jabatan sebagai Pembantu Bupati Deli Serdang Wilayah IV (1995). Kematangannya dalam dunia birokrasi semakin handal dan teruji. ia kembali mendapat kepercayaan menjabat Kepala Subdis Restribusi Dispenda Tk I Sumut, pada tahun 1997.

Waktu boleh berlalu, namun bagi Amri waktu adalah perjuangan. Beliau terus melaju dan melejit. Selanjutnya Amri memegang tampuk pimpinan yang strategis di birokrasi sebagai Kepala Biro Humas Setdaprov Sumut (1997), kemudian menjabati Sekda Kota Medan (1999) dan Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Provinsi Sumut (2002).

Selain di bidang birokrasi, sosok Amri juga dikenal sebagai tokoh masyarakat di Sumut. Beliau pernah menjabat Ketua KAPPI Pematang Siantar (1967-1968), Ketua Kokarmindagri di Medan (1974-1977). Kemudian dipercaya menjabat Ketua PC NU Deli Serdang (1988-1995) dan Wakil Ketua PW NU Sumut (1999-2003). Wakil Ketua Dewan Paripurna Pemuda Panca Marga Sumut (2008-2012), Ketua IKAPTK (Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan) Sumut (2010-sekarang), Mustasyar PW NU Sumut (2007-sekarang) dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Sumut (2011-2016).

Berbekal kemampuan di bidang pemerintahan dan pengalamannya memimpin sejumlah organisasi ini, Amri tampil mencalonkan diri sebagai Bupati Deli Serdang. Hasilnya, beliau dipilih rakyat dan diamanahkan memimpin Bupati Deli Serdang periode (2004-2009).

Keberhasilannya memimpin Kabupaten Deli Serdang tidak sia-sia. Bahkan membuahkan hasil yang maksimal lewat konsep gerakan kebersamaan dan semangat kegotongroyongan yang diaplikasikan melalui program Gerakan Deli Serdang Membangun atau yang dikenal dengan GDSM.
Program yang mensinerjikan tiga pilar kekuatan pembangunan ini berhasil merealisasikan karya-karya nyata, terutama pada prioritas pembangunan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan. Akhirnya Drs H Amri Tambunan kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai bupati periode kedua.

Karya Besar

Sejak awal kepemimpinan Drs H Amri Tambunan mengayuh bahtera kabupaten Deli Serdang telah menghasilkan berbagai karya besar yang bermanfaat bagi masyarakat luas di kabupaten tersebut.

Lewat ide cemerlang Amri dengan konsep Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) untuk percepatan pembangunan wilayah di bidang infrastruktur membuat kemajuan di Kabupaten Deli Serdang, dan hasilnya kini telah dinikmati masyarakat.

Konsep program GDSM yang dirintis tahun 2006, mengandalkan tiga pilar kekuatan pembangunan, artinya, pembangunan tidak bisa berjalan secara sendiri-sendiri. Namun pembangunan dapat lebih nyata jika digabung antara pemerintah, masyarakat dan dukungan sektor swasta.

Hasilnya, jalan di Kabupaten Deli Serdang sejak dulu hingga tahun 2004 hanya mampu menerobos sejauh 1.317,6 Km. Saat ini, selama Amri dipercaya menjabat Bupati Deli Serdang sudah menembus hingga mencapai 3.372,92 Km. Begitu juga dengan pembangunan jembatan hingga kini telah mencapai 13.677,95 M dengan jumlah 4.096 unit.

Di bidang pendidikan, Drs H Amri Tambunan berhasil merehab 621 unit gedung SD Negeri yang mengalami kerusakan berat melalui pola kebersamaan dengan menggalang kekuatan tiga pilar pembangunan daerah yakni pemerintah, partisipasi masyarakat dan dukungan sektor swasta. Konsep tersebut dikenal dengan sebutan Konsep “CERDAS” (Percepatan Rehabilitasi Dan Apresiasi Terhadap Sekolah). Bayangkan, hanya dalam kurun waktu 2 tahun (2005-2007) Kabupaten Deli Serdang bebas dari sekolah yang tidak layak pakai.

Di sektor kesehatan, Amri mewujdukannya melalui program “CERIA” (Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Anak). Ide konsep ini merupakan suatu gerakan dalam upaya mendorong pemberdayaan perempuan, keluarga dan masyarakat. Grand strategi yang diterapkan untuk mencapai hal tersebut dilakukan lewat Forum Komunikasi Perubahan Perilaku (FKPP).

Dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dari 33 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan, sebanyak 17 Puskesmas telah ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Rawat Inap. Begitu juga pembangunan Puskesmas pembantu yang jumlahnya kini mencapai 104 unit serta Poskesdes dengan jumlah 150 unit.

Sekalipun ide besarnya terkadang mendapat tantangan dari berbagai pihak yang tidak memahami semangat perubahan yang dicetuskannya, Drs H Amri Tambunan terus berjalan demi masyarakat yang dipimpinnya. Masih mengandalkan dukungan swasta dan partisipasi masyarakat, 1 Maret 2011, beliau kembali mencanangkan satu gebrakan dan inovasi besar. Terobosan ini merupakan gerakan moral dan kemanusiaan yang dikenal dengan “Gerakan Bedah Rumah”. Hasilnya, hingga kini sudah1.300 lebih rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh pelosok Deli Serdang telah “Menjelma” menjadi rumah layak huni. Diharapkan pada tahun 2014 nanti tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Deli Serdang.

Dengan berbagai inovasi dan kebijakannya dalam memacu percepatan pembangunan, Amri sebagai bupati sukses menekan angka kemiskinan. Kini Deli Serdang merupakan kabupaten/kota yang paling rendah angka kemiskinannya hanya 5,34% (Data BPS 2011).

Kepedulian dan komitmen Drs H Amri Tambunan dalam membangun sektor pertanian, dapat dilihat dari fakta pada bulan Desember 2011 yang lalu, beliau telah menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) dari Presiden RI.

Suatu hal yang patut dibanggakan adalah penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dari Presiden RI DR H Susilo Bambang Yudhoyono kepada Drs H Amri Tambunan pertengahan Juli 2012 baru-baru ini. Penghargaan itu diberikan karena Kabupaten Deli Serdang berhasil meningkatkan produksi padinya sebesar 20,68% jauh diatas target yang ditetapkan pemerintah sebesar 5%.
Dibidang olahraga, PSDS Junior baru saja menorehkan Tinta Emas menjadi Juara Nasional (Piala Suratin 2012) setelah SUMUT minus Prestasi Tingkat Nasional selama puluhan tahun. Besar harapannya jika dipercayakan Masyarakat SUMUT menjadi Gubernur SUMUT bersama Wagub Bapak Dr. Rustam Effendy Nainggolan, MM pada periode 2013-2018, Maka tidak berlebihan jika kita manaruh harapan besar, Pada era kepemimpinannya kita dapat melihat Kembalinya Keangkeran Taji Ayam Kinantan dan Tim Sepakbola yang ada di SUMUT hingga lebih disegani di kancah nasional sekaligus mengembalikan marwah persepakbolaan SUMUT yang selama ini cukup disegani di Tingkat Nasional.
Kandidat Gubsu
Kepiawaian Drs H Amri Tambunan dalam memimpin Kabupaten Deli Serdang selama dua periode ini menjadikannya tepat dan patut melangkah di kancah Provinsi. Keberhasilannya dalam memimpin Kabupaten Deli Serdang sudah menjadi modal awal untuk mengabdi ke Sumatera Utara.


Amri - RE 4 SUMUT BETTER

FORSHARE
#Amri-Rustam
#Amri-RE