View Single Post
Old 17th January 2016, 19:09
#224  
pawanketap
Mania Member
pawanketap is offline

Join Date: Aug 2014
Posts: 3,708
pawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legendpawanketap is a legend

Default

"Perang" faksi keadilan dan faksi sejahtera di pks ternyata BUKAN ISAPAN JEMPOL


NAH LOH !

Presiden PKS Pastikan Sikap Fahri Marahi Penyidik KPK Tak Wakili Fraksi
Minggu, 17 Januari 2016 | 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah sempat memarahi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang hendak menggeledah ruangan anggota Komisi V DPR Fraksi PKS, Yudi Widiana.

Meski demikian, Presiden PKS Sohibul Iman memastikan bahwa sikap Fahri yang akhirnya membuat penggeledahan tertunda itu bukanlah mewakili Fraksi PKS.

"Fraksi PKS yang diwakili sekretaris fraksi Saudara Sukamta jelas sangat kooperatif kepada penyidik dengan mempersilakan penyidik melaksanakan tugasnya di ruangan saudara Yudi Widiana. Semua berjalan lancar," kata Sohibul kepada Kompas.com, Sabtu (16/1/2016).

(Baca: Begini Panasnya Adu Mulut Fahri Hamzah dengan Penyidik KPK...)

Bahwa sebelum itu ada kejadian cekcok dengan penyidik, menurut Sohibul, itu merupakan kapasitas Fahri sebagai pimpinan DPR. Fahri yang ditemani politisi PKS lainnya, Nasir Djamil, tak terima karena penyidik KPK turut membawa personel Brimob dengan senjata laras panjang.

"Fahri yang saat itu ada di sana merasa berkewajiban menjaga tata aturan di DPR. Silakan diperdalam langsung kepada yang bersangkutan," ucap anggota Komisi X DPR ini.

Sohibul pun berharap Fahri dan pimpinan DPR lain bisa segera membicarakan prosedur penggeledahan ini kepada pimpinan KPK dan Kapolri. Dengan begitu,penegakan hukum diharapkan akan lebih baik, baik dari sisi substansi maupun sisi cara dan metode.

(Baca: Soal Protes Fahri Hamzah, Kapolri Sebut Polri Hanya Bantu KPK Sesuai Permintaan)

Penggeledahan pada Jumat (14/1/2016) siang itu dilakukan terkait penangkapan anggota Komisi V Fraksi PDI-P, Damayanti Wisnu Putranti, yang diduga menerima suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Setelah menggeledah ruangan Damayanti di lantai 6, sembilan penyidik KPK turut menggeledah ruangan anggota Komisi V Fraksi Partai Golkar, Budi Supriyanto, di lantai 13.

Setelah itu, penyidik turun ke lantai 3 untuk menggeledah ruangan Wakil Ketua Komisi V Fraksi PKS Yudi Widiana. Saat itulah adu mulut terjadi antara Fahri dan Christian.

Fahri yang juga politisi PKS ini tak menyebutkan peraturan yang melarang penyidik KPK membawa anggota Brimob saat melakukan penggeledahan. Tak jarang, keduanya saling bicara dengan nada tinggi dalam menyampaikan argumennya.

Namun, para penyidik KPK tetap konsisten untuk menggeledah ruang Yudi. Fahri pun akhirnya menyerah dan memilih menjelaskan permasalahan ini kepada awak media yang berada di lokasi.