View Single Post
Old 12th February 2020, 17:31
#1  
garpusomaybenhil
Addict Member
garpusomaybenhil is offline

Join Date: Feb 2019
Posts: 421
garpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legendgarpusomaybenhil is a legend

Default Kelamaan Pakai Masker, Wajah Perawat di China Jadi Seperti Ini

Quote:
Wuhan - Tenaga medis seperti perawat dan dokter harus bekerja sepanjang waktu merawat para pasien virus Corona yang jumlahnya sudah mencapai ribuan. Untuk mencegah tertular virus Corona, mereka pun harus memakai masker seharian bahkan bisa sampai 24 jam.

Memakai masker terlalu lama membuat kulit mereka lembap hingga lecet-lecet. Belum lama ini viral foto para perawat hingga dokter di China yang memperlihatkan kondisi kulit wajah mereka saat melepas masker.


Foto diunggah akun Twitter resmi media People's Daily, China, @PDChina. Ada empat perawat dengan wajah yang terlihat lecet di sekitar mata dan pipi mereka.

Tampak juga bekas tekanan masker pada dahi, tulang pipi dan tulang hidung. Mara mereka pun terlihat sembap dan berkantung.

"Para perawat melepas masker mereka setelah shift kerja yang sibuk untuk melawan novel #coronavirus, menyentuh hati jutaan orang China di media sosial. Salut kepada para malaikat ini!" tulis @PDChina.

Hingga kini postingan @PDChina telah di-retweet 1.900 kali dan mendapatkan 6.900-an like sejak diunggaj pada 6 Februari 2020. Dalam postingannya, akun tersebut juga menyelipkan tagar #EverydayHero.

Lecet pada hidung dan sekitar mata merupakan efek dari penggunaan masker terlalu lama. Karena tertekan terlalu lama, maka timbullah bekas lekukan dan cetakan di kulit.

Seperti diketahui, tenaga medis di China harus menggunakan masker jenis N95. Masker tersebut sangat terasa kencang ketika digunakan hingga membuat sulit bernapas.
Salut ke mereka, au berkorban waktu demi saudaranya. Cuma, di sisi lain kasihan melihat mereka. Resiko tertular virus juga sakit kecapean dan seperti pada foto. Wajah mereka jadi bermasalah karena kelamaan pakai masker.

Bingung juga, nggak mungkin mereka libur atau mengungsi. Itu memang tugas dari mereka. Harus ada penghargaan buat mereka. Atau ada pembagian waktu kerja.
Reply With Quote