View Single Post
Old 23rd February 2009, 13:41
#130  
kepatuhan_internal
Addict Member
kepatuhan_internal is offline

Join Date: Jan 2009
Posts: 494
kepatuhan_internal is a new comer

Default

Quote:
Originally Posted by _Bir_ View Post
Sorry pak nanya lagi:
1. Maksudnya cuma diberikan kesempatan sekali impor gimana?
soalnya saya mau beli barang dari LN (hongkong) tapi 3 jenis barang yg
berbeda dan 3 tempat yg berbeda
2. Maksudnya tidak melalui jasa courier itu gimana jadi pakai apa importnya?
atau pakai EMS bisa tidak? supaya dapat potongan yang 5% tadi

trims lagi pak
1. sistem impor di customs cengkareng menggunakan modul PIB EDI (Electronic Data Interchange), jadi yang bisa impor adalah importir yang telah diregistrasi di kantor pusat Customs di jl. jend. a. Yani (By Pass).
untuk orang yang bukan merupakan importir asli, mereka biasanya menggunakan jasa courier untuk kegiatan impornya. courier ini harus memiliki ijin PJT dari Deperidag. dan untuk orang / PT yang bukan merupakan importir asli ini bila mereka hendak memasukkan barang (impor) tanpa melalui PJT berarti mereka harus punya pasword (nomor register) untuk melalukan pengiriman data melalui PIB EDI. jika mereka tidak memiliki pasword atau nomor resgister maka sistem computer hanya memperbolehkan satu kali pengimporan. jika di kemudian hari ditemukan lagi pengirim tersebut melakukan importasi, mereka akan terblokir (harus mengurus registrasi dulu).
2. yang tidak pakai jasa courier ini namanya importir asli (orang yang kegiatannya importasi barang). jadi PT. ini telah memiliki ijin baik dari deperindag (API/APIT) dan ijin dari custom (register). jadi mereka melakukan pembelian barang dari buyer di LN dan dialamatkan ke PT ini di Indonesia. Mereka melalui jasa fowarding agent untuk membawa barang itu, semisal kalau di sini melalui Pesawat Garuda, Airasia, Value Air, Cathay Pacific dsb.
sama seperti jika boss kirim barang melalui jasa pesawat garuda, boss datang ke bandara di bagian pengiriman domestik kemudian daftarkan tuh barang yang hendak dikirim. habis itu kirim no SMU (kalau untuk impor namanya AWB) ke penerima di tempat sana. nah, nanti penerima akan menerima data SMU / AWB di tempat penerimaan dan mereka melakukan kegiatan importasi spt aturan.
pakai EMS bisa boss, EMS itu sama spt pengiriman melalui jasa DHL or TNT or Fedex. Cuma EMS itu kantor pos.
PPh 2,5 itu khusus untuk importir yang memiliki API/APIT yang dikeluarkan oleh Deperindag boss.

kalo Anda dipersulit oleh bea cukai di cengkareng, pm gue. kalo mau tanya2 dan ingin tahu tentang aturan langsung ke Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi di no 021-5501309 or 021-33065906
Reply With Quote