View Single Post
Old 12th March 2009, 16:47
#229  
crescent.shadow
Registered Member
crescent.shadow is offline

Join Date: Feb 2009
Posts: 9
crescent.shadow is a new comer

Default

Quote:
Originally Posted by kepatuhan_internal View Post
kalau boss tidak setuju dengan penetapan harganya, boss bikin surat keberatan penetapan harga dan ditujukan kepada kepala kantor bea dan cukai soekarno hatta.
boss ki, akhirnya "selesai" juga urusan saya, paket sudah saya ambil hari ini di kantor pos.

intinya, kirim surat permohonan peninjauan ulang, dan adanya notul, itu cuma buang2 waktu n big joke banget....

kronologis nya:

- tanggal 21 januari barang saya (kosmetik) dikirim dari korea via EMS.
- tanggal 23 januari (jumat), barang saya tiba di indonesia.
- tanggal 24, 25, 26 januari adalah hari libur.
- tanggal 27 januari BC SH kirim surat meminta nomor registrasi POM supaya barang saya bisa dikeluarin. surat ini baru saya terima 2 minggu kemudian, tanggal 8 februari (hari minggu).
- tanggal 12 februari saya faks surat pernyataan bahwa kosmetik tersebut untuk pemakaian pribadi, karena itu tidak memerlukan nomor POM.
- tanggal 13 (jumat) saya konfirmasi kembali ke BC, dan mereka bilang faks sudah diterima, barang saya akan di handover ke pos.

disinilah "petualangan" dimulai.

- seminggu kemudian saya menerima PPKP tertanggal 14 februari, senilai hampir 92ribu.

walaupun angka ini tidak besar, tapi karena saya merasa isi paket saya dibawah USD50 dan seharusnya bebas bea, saya meminta saran dari boss ki dan ditanggapi dengan cepat.

- tanggal 25 februari, saya faks surat permohonan peninjauan ulang bea, beserta invoice dan PPKP.
- hari itu juga, dibuatkan nota pembetulan (notul), bahwa benar paket saya bebas bea.

notul ini tidak pernah diterima pihak pos pasar baru, tempat paket saya berada.

berkali2 saya sampai crosscheck dengan boss ki, pihak BC SH, dan kantor pos. jawabannya selalu sama:
- pihak BC SH bilang sudah dibuatkan notul dan di faks ke pasar baru, bahkan 2x mem faks nya (entah alasan apa, ato asal ngomong, saya gak tau). dan dengan itu, tugas pihak BC sudah selesai. saya bicara dengan pak bambang.
- pihak kantor pos bilang gak ada notul sama skali.

akhirnya, karena tarik menarik yang udah keterlaluan lamanya (masa paket EMS perlu 1.5bulan untuk diterima!), pagi ini saya ke kantor pos pasar baru (yang tetep bilang gak ada notul), dan bayar bea nya 92k.
walaupun saya punya nomor notul nya, tetep aja gak ada surat nya, dan gak ada orang yang mau dan bisa men cek di kantor pos.

kesimpulan saya:
- 4 jempol untuk boss ki yang responsif dan sudah membantu memberikan saran2.
- pihak BC SH responsif susah dihubungi karena sibuk, tapi cepat dalam menanggapi faks2 saya.
- yang jadi masalah besar: handover notul nya ke pasar baru.

teman saya jg ngalamin masalah yang sama: ada PPKP dari BC tapi gak di handover ke pos. akhirnya paket dia berbulan2 mandek di pasar baru tanpa kejelasan.

entahlah itu 92k emang salah itung ato palak, saya ikhlaskan saja.
kalo emang sekedar salah paham, anggap aja itu duit ngopi buat 10 orang.
kalo emang niat nipu, moga2 makan karma karena korupsi.

saran saya, mohon diperbaiki masalah handover tagihan/notul ini.

sekali lagi thanks a lot buat boss ki.
Reply With Quote