View Single Post
Old 27th October 2018, 14:50
#6  
masilham
Mania Member
masilham is offline

masilham's Avatar

Join Date: Oct 2009
Posts: 2,241
masilham is a new comer

Default

Quote:
Originally Posted by nurfitriaprilia View Post



Bali, gak selalu identik dengan lautnya, sunset dibibir pantai, dan keriuhan jalan legian yang dipenuhi bar serta outlet-outlet memanjakan mata. Bali juga punya segudang keindahan alam di ketinggian, kita bahas satu daerah ini yuk! Ubud, tempat damai yang cocok untuk merelaksasikan diri dari hiruk pikuk kota besar.

Cocok loh untuk menenggelamkan diri di ubud di akhir pekan ini!


1. Terasering Tegalalang



Terasering Tegalalang Ubud Bali adalah kawasan wisata eksotis yang menawarkan pemandangan sawah dengan sistem irigasi khas Bali. Hamparan sawah dengan padi hijau yang menyegarkan mata dipadukan dengan pohon nyiur disekelilingnya membuat eksotisme tempat ini semakin sempurna.

Menikmati makanan di restoran tradisional Bali yang menghadap langsung ke sawah berlereng ini adalah cara terbaik untuk menikmati pesona terasering Tegalalang. Jika belum puas menikmati sensasi hamparan sawah dari kejauhan, kamu bisa langsung turun di areal persawahan dengan menyusuri pematang sawah yang berundak dan berkelok.



2. Desa Visesa Ubud



Desa Visesa merupakan destinasi wisata yang cocok bagi masyarakat kota yang merindukan kedamaian pedesaan. Karena letaknya yang berada di tengah-tengah pedesaan, Resort mewah ini menyajikan suasana hening khas pedesaan yang penuh dengan kedamaian.

Tak hanya menawarkan fasilitas yang serba mewah, resort seluas 6,5 hektar ini juga menjunjung tinggi nilai budaya dan adat masyarakat setempat. Ketika mengunjungi Desa Visesa ini kamu akan merasakan pengalaman hidup layaknya masyarakat Bali.

Resort dengan konsep kontemporer Bali ini juga menawarkan berbagai kegiatan wisata ala masyarakat desa seperti, bercocok tanam di sawah, membajak sawah dengan sapi, memandikan sapi, mengangon bebek, hingga bersepeda keliling pedesaan yang tentunya tidak dapat kamu lakukan di perkotaan.


3. Air Terjun Tegenungan



Air Terjun Tegenungan merupakan satu-satunya air terjun di Bali yang letaknya di dataran rendah. Air terjun yang merupakan bagian dari aliran Sungai Petanu ini memiliki debit air yang begitu besar dengan ketinggian hanya sekitar 15 meter.

Tak hanya menikmati segarnya udara sambil berselfie ria, di sini kamu bisa sedikit menghilangkan penat dengan bermain air ataupun mandi di kolam kecil yang letaknya di dasar air terjun.

Air terjun ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan air terjun yang diapit oleh pepohonan rindang, kamu juga bisa menemukan pura untuk beribadah dan juga pancuran air yang berasal dari mata air alami.


4. Pasar Seni Ubud



Kamu shoppaholic sekaligus pecinta seni? Wajib hukumnya mampir ke Pasar Seni Ubud. Pasar yang terletak di Jalan Raya Ubud ini menawarkan berbagai macam oleh-oleh khas Bali seperti lukisan, ukiran, patung, tas anyaman, hingga pernak-pernik kecil yang tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Terletak di kawasan pariwisata dengan desain bercirikan ornamen-ornamen khas Bali merupakan nilai plus tersendiri bagi Pasar Seni Ubud. Dijamin gak bete deh kalo belanja di sini!


5. Desa Nyuh Kuning



Ingin mencoba sensasi tinggal di desa tradisional Bali? Yuk mampir ke Desa Nyuh Kuning. Kawasan dengan nuansa pedesaan dan budaya tradisional yang kental tanpa tersentuh modernisasi ini menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Puluhan rumah yang artistik dengan sesajen dan janur kuning menjadikan desa ini penuh dengan aura spiritual. Selain itu, jalanan sepanjang desa yang bersih dengan taman hijau dan Pohon Bunga Kamboja di kanan dan kiri jalan menjadikan Desa ini bak lukisan.

Di sini kamu bisa menginap di rumah warga setempat dan menyaksikan pertunjukan tari tradisional. Dengan begitu, kamu bisa berbaur dengan masyarakat lokal dan mengenal budaya Bali lebih dalam.


6. Agung Rai Museum of Art



Salah satu museum seni yang wajib dikunjungi ketika di Ubud adalah Agung Rai Museum of Art atau yang biasa disebut Arma Museum. Museum yang berlokasi di pusat jantung pariwisata Ubud ini dibangun diatas kontur tanah yang naik turun dengan nuansa alam khas Ubud.

Tidak seperti museum pada umunya, di Arma museum ini terdapat kebun khas Bali yang berisikan Lily Pound dan Bunga Anggrek yang tertanam rapi. Jadi bagi kamu yang mengunjungi museum ini dan bosan melihat-lihat patung dan berbagai macam lukisan di dalamnya, kamu bisa rehat di kebun sambil sesekali mengabadikan momen.



Yuk! mau atur itinerary gimana nih, gengs?

Cara mengencangkan payudara, menguatkan penis dan menghaluskan kulit secara alami...LIHAT DI SINI
Reply With Quote